3 Langkah Mudah dari Ahli Desain Interior Agar Rumah Selalu Rapi
Siapa sih yang nggak mendambakan rumah nyaman dan tertata rapi? Apalagi buat kita para Moms modern yang super sibuk, melihat rumah berantakan rasanya auto bikin stres, ya kan?
Padahal, merapikan rumah itu bukan cuma soal estetika, tapi juga punya dampak besar untuk kesehatan mental dan mood seisi rumah.
Tahukah, Moms? Menata rumah itu bisa jadi fun dan nggak pakai ribet, cukup dimulai dari perubahan kecil yang hasilnya wow!
Rumah yang bersih dan rapi, selalu berawal dari good organization. Rumah yang tertata baik, dipercaya bisa meningkatkan kualitas hidup. Rumah yang rapi adalah kunci well-being kita sekeluarga, lho.
Amanda Margia Wiranata, S.Psi, M.Psi, seorang psikolog klinis menjelaskan, "Kondisi lingkungan rumah secara langsung memiliki hubungan yang kuat dengan kondisi mental dan emosional kita. Lingkungan yang positif, aman, dan mendukung, dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.”
Amanda juga menekankan bahwa Decluttering (proses memilah dan menyingkirkan barang tak terpakai) itu bisa menjadi magic buat mental kita. Manfaatnya, mulai dari mengurangi stres dan kecemasan, hingga meningkatkan fokus dan produktivitas.
“Secara psikologis, ruang yang bersih dan tertata, dapat meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur. Kegiatan merapikan juga membantu menjaga keharmonisan rumah,” terang Amanda.
3 Langkah Simpel ala Ahli Desain Interior Agar Rumah Selalu Rapi:
Mau punya rumah yang rapi tanpa drama? Melina Hadiatmodjo, seorang ahli Interior Design, membagikan trik super praktis yang bisa Moms langsung coba. Intinya, decluttering itu harus sederhana, nggak perlu langsung semua ruangan!
Langkah 1: Start Small dan Siapkan Kotak Sortir Simpel
Pilih satu area kecil yang gampang dirapikan, misalnya satu laci di dapur, meja rias, atau rak buku. Ini penting biar hasilnya langsung kelihatan, bikin Moms semangat!
Setelah itu, siapkan empat kotak atau kantong dan labeli:
- Simpan: Barang yang rutin dipakai atau punya nilai sentimental.
- Sumbang: Barang masih bagus tapi nggak terpakai lagi.
- Jual: Barang berharga yang sudah nganggur.
- Buang: Barang rusak, kedaluwarsa, atau sudah tak layak pakai.
Langkah 2: Bersihkan, Atur Ulang Berdasarkan Fungsi
Setelah barang terpilah, bersihkan area tersebut. Lalu, kembalikan hanya barang yang berlabel Simpan ke tempatnya dengan rapi. Atur berdasarkan fungsi (misalnya, semua alat tulis di satu tempat, skincare di laci khusus).
"Pada dasarnya, decluttering dapat dimulai dari hal sederhana, dimana perubahan kecil menjadi lebih bermakna dan bertahan lama," kata Melina.
Langkah 3: Segera Singkirkan dan Jadikan Kebiasaan
Don't wait! Segera singkirkan kotak Sumbang, Jual, dan Buang dari rumah. Kalau ditunda, clutter akan balik lagi.
Terakhir, jadikan merapikan ini kebiasaan. Lakukan quick tidy-up sedikit demi sedikit setiap minggu. Hindari menyembunyikan barang berantakan di dalam lemari.
Solusi Storage yang Aesthetic dan Fungsional
Untuk mendukung lifestyle minimalis dan terorganisir ini, Moms bisa memanfaatkan sistem penyimpanan yang fungsional dan chic. Misalnya, rak penyimpanan serbaguna yang bisa disesuaikan dengan insert dan kotak-kotak lucu, atau rak buku modular yang bisa ditumpuk saat koleksi buku bertambah.
Bahkan, troli beroda pun bisa jadi solusi storage ekstra yang hemat tempat dan gampang banget dipindah-pindah!
Intinya, menciptakan rumah yang nyaman dan tertata itu adalah investasi bagi well-being seisi keluarga. Yuk, mulai langkah kecil hari ini!
Bagaimana Moms, siap decluttering hari ini juga? Mulai dari laci mana dulu, nih?