Biru Jadi Tren 2026, Sentuhan Warna Legendaris untuk Ruang yang Lebih Tenang
Moms, rutinitas harian yang padat kadang membuat kita lupa untuk mengambil jeda. Bangun pagi, mengurus keluarga, bekerja, dan merapikan rumah, semua berjalan seperti putaran tanpa akhir. Tak heran jika rumah menjadi satu-satunya tempat untuk bernapas lega dan memulihkan energi. Namun, pernahkah Moms menyadari bahwa ketenangan di rumah tidak hanya tercipta dari ruangan yang rapi atau luas? Ternyata, warna juga punya peran besar dalam menciptakan suasana hati yang lebih tenang dan nyaman.
Dalam dunia psikologi warna, biru sudah lama dikenal sebagai warna yang membawa rasa damai, stabilitas, dan aman. Tak heran, paparan warna biru sering memicu respons emosional yang lebih rileks, menurunkan ketegangan, bahkan membuat ruang terasa lebih seimbang. Untuk Moms yang menjalani banyak peran —sebagai ibu, istri, sekaligus pekerja profesional— kehadiran nuansa biru di rumah bisa menjadi kunci untuk memulihkan energi dan menjaga “kewarasan” di tengah padatnya aktivitas.
Sudut Pandang Arsitektur dan Kesehatan Mental
Dari sisi desain, warna biru kini bukan sekadar soal estetika. Teguh Aryanto, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, menegaskan pentingnya kesejahteraan mental dalam mendesain ruang. “Dalam praktik desain saat ini, kami tidak lagi hanya memikirkan bentuk dan fungsi, tetapi juga bagaimana ruang memengaruhi kondisi mental penggunanya. Warna biru membantu menurunkan intensitas visual dan menciptakan rasa stabil, sehingga ruang terasa lebih tenang tanpa menjadi dingin atau pasif,” ujar Teguh dalam talkshow Tren Warna: Colours of The Year 2026 di Jakarta (27/1).
Biru sebagai Penyeimbang Stimulasi Visual
Pendapat serupa datang dari Sylvia M. Siregar, Founder & Board of Patrons Filoksenia Foundation. Ia menyoroti pentingnya lingkungan visual, khususnya bagi keluarga dengan anak-anak berkebutuhan khusus. “Bagi anak-anak dengan neurodiverse, lingkungan visual yang tepat dapat membantu menurunkan kecemasan, meredam overstimulasi, dan menciptakan rasa aman. Dalam pengalaman kami, warna biru sering menjadi penyeimbang emosional yang membuat anak lebih tenang dan fokus,” jelas Sylvia.
Ritme Hidup yang Berbeda, Biru untuk Semua
Setiap orang punya cara berbeda untuk menemukan ketenangan. Ada yang nyaman dengan suasana hening dan gelap, ada pula yang butuh ruang terang dan hidup.
Berangkat dari pemikiran ini, Dulux memperkenalkan Colours of The Year 2026 dengan tema Rhythm of Blues™, sebuah pendekatan warna yang dirancang untuk membantu masyarakat menemukan ketenangan melalui ruang di sekitarnya, dengan versinya sendiri.
Melalui kampanye #TemukanTenangmu yang lahir dari proses riset tahunan, inisiatif ini tidak hanya memperkenalkan satu warna tunggal, melainkan tiga nuansa biru yang merepresentasikan ritme hidup berbeda, yakni: Slow Swing™ (biru gelap yang menenangkan, cocok untuk kamar tidur atau ruang refleksi), Mellow Flow™ (biru terang yang lembut, pas untuk ruang keluarga atau area berkumpul agar terasa hangat dan seimbang), serta Free Groove™ (biru yang lebih ekspresif dan energik, ideal untuk ruang kreatif tanpa kehilangan rasa nyaman).
Menurut Niluh Putu Ayu Setiawati, Head of Marketing AkzoNobel Decorative Paints Indonesia, Rhythm of Blues™ lahir dari pemahaman bahwa setiap individu punya kebutuhan emosional berbeda. “Kami ingin mengajak setiap orang melihat warna bukan hanya sebagai elemen visual, tetapi sebagai bagian dari pengalaman ruang yang mendukung rasa aman, nyaman, dan seimbang. Lewat Rhythm of Blues, kami ingin menunjukkan bahwa ketenangan itu personal. Ada biru untuk setiap ritme hidup dan setiap ruang,” jelas Ayu.
Sentuhan Feng Shui untuk Rumah Seimbang
Pendekatan warna biru ini juga didukung oleh Jenie, Feng Shui Expert, yang menilai bahwa warna biru membawa karakter lembut dan menenangkan. Dengan pilihan nuansa Slow, Flow, dan Free dalam Rhythm of Blues, warna bisa disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan energi di rumah. “Pendekatan ini membantu menciptakan rumah yang lebih seimbang, personal, dan nyaman untuk ditinggali,” tutup Jenie.
Dari sisi psikologi, arsitektur, hingga feng shui, biru terbukti menjadi warna legendaris yang memberi ketenangan bagi tubuh dan pikiran. Jadi, Moms, sudahkah menemukan biru yang tepat untuk ritme hidup keluarga di rumah?