ads

Kembali Hadir, Eco Echo Trail Run 2026 Ajak 1.000 Pelari Menjaga “Rumah Terakhir” Gajah Sumatra

Efa Trapulina - Senin, 15 Juni 2026
Konferensi pers Eco Echo Trail Run 2026, ajang charity lari lintas alam yang mengajak masyarakat untuk berlari sambil berkontribusi menjaga habitat Gajah Sumatra (Foto: Efa)
Konferensi pers Eco Echo Trail Run 2026, ajang charity lari lintas alam yang mengajak masyarakat untuk berlari sambil berkontribusi menjaga habitat Gajah Sumatra (Foto: Efa)
A A A

Moms dan Dads suka lari? Saat ini, lari bukan lagi dipandang sekadar olahraga atau gaya hidup sehat. Di tangan berbagai komunitas dan organisasi, aktivitas lari sering dijadikan cara efektif untuk mengajak masyarakat peduli terhadap isu sosial maupun lingkungan.

Dari tren ini pula, lahir sebuah ajang lari lintas alam yang menggabungkan semangat olahraga dengan misi konservasi satwa liar. Melalui Eco Echo Trail Run 2026, WWF-Indonesia dan SalingJaga (Kitabisa) mengajak masyarakat untuk berlari sambil berkontribusi menjaga habitat Gajah Sumatra, salah satu satwa endemik Indonesia yang keberadaannya semakin terancam. Mengusung tema Every Step Echoes Conservation, ajang charity trail run ini menjadi ruang bagi publik untuk memahami bahwa setiap langkah kecil dapat memberikan dampak bagi kelestarian alam.

Kegiatan tersebut akan digelar pada 21 Juni 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tahun ini, penyelenggara menargetkan partisipasi sekitar 1.000 pelari dari berbagai komunitas dan kalangan masyarakat. Eco Echo Trail Run sendiri bukan baru pertama diselenggarakan. Setelah sebelumnya sukses digelar di Bandung pada 2025, lari lintas alam ini kembali hadir dengan membawa pesan yang sama, yakni menghubungkan gaya hidup sehat dengan aksi nyata untuk konservasi lingkungan.

Kali ini, fokus utama program adalah mendukung upaya perlindungan Gajah Sumatra sekaligus pemulihan Lanskap Peusangan di Aceh. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu habitat penting sekaligus jalur jelajah alami bagi Gajah Sumatra yang berperan menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Populasi gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) sendiri di Provinsi Aceh diperkirakan berkisar antara 500 hingga 600 individu. Angka ini menjadikan Aceh sebagai wilayah dengan populasi Gajah Sumatra terbesar di Indonesia, yang tersebar di beberapa kantong habitat utama dan jalur jelajah alam.

Ironisnya, laporan data tahun 2020 yang dicatat Forum Konservasi Gajah Indonesia memperkirakan bahwa selama 10 tahun terakhir, sekitar 700 ekor Gajah Sumatra mati karena diburu. Itulah mengapa, edukasi dan kesadaran isu lingkungan termasuk keberadaan Gajah Sumatra yang semakin langka dan selayaknya dilindungi, harus digencarkan!

Menurut Rusyda Deli, Direktur People and Growth WWF-Indonesia, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini turut membawa pesan konservasi yang lebih luas. “Setiap langkah yang diambil peserta bukan sekadar perjalanan menuju garis finish, tetapi juga kontribusi nyata untuk menyuarakan pentingnya pelestarian habitat Gajah Sumatra,” ujarnya dalam konferensi pers di Atrium Central Park 2, Jakarta, Sabtu (13/6).

Populasi manusia yang terus bertambah membuat kebutuhan akan ruang hidup semakin besar. Di sisi lain, keseimbangan ekosistem tetap harus dijaga agar manusia dan satwa liar dapat hidup berdampingan secara berkelanjutan. Melalui Eco Echo Trail Run, WWF-Indonesia dan SalingJaga ingin menunjukkan bahwa masyarakat dapat berkontribusi menjaga keseimbangan tersebut melalui berbagai cara, termasuk lewat olahraga.

Eco Echo Trail Run

Keberadaan Lanskap Peusangan tidak hanya penting bagi satwa liar, tetapi juga bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada berbagai jasa lingkungan dari kawasan tersebut. Karena itu, perlindungan habitat gajah dinilai memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar menjaga satu spesies.

Rusyda menjelaskan bahwa Gajah Sumatra merupakan spesies payung yang menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan. Konservasi,  katanya, bukan sekadar upaya melindungi spesies yang terancam punah, tetapi bagian dari upaya menjaga sistem penyangga kehidupan yang mendukung kesejahteraan manusia. “Gajah Sumatra adalah spesies payung yang keberlangsungan hidupnya mencerminkan kesehatan ekosistem hutan Sumatra. Ketika habitatnya terjaga, maka keanekaragaman hayati, sumber air, dan fungsi ekologis yang penting bagi masyarakat juga turut terjaga,” imbuh Rusyda.

Melalui pendekatan olahraga, isu konservasi diharapkan dapat lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda dan komunitas pelari yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Selain menjadi sarana kampanye lingkungan, partisipasi peserta juga akan berkontribusi pada program konservasi Gajah Sumatra serta upaya mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar.

Eco Echo Trail Run 2026 sekaligus menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak selalu harus dilakukan melalui aksi besar. Kolaborasi antara komunitas olahraga, organisasi lingkungan, sektor swasta, media, dan masyarakat umum dapat menjadi kekuatan bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

“WWF-Indonesia percaya bahwa perlindungan Gajah Sumatra dan habitatnya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat, komunitas, sektor swasta, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan lanskap penting seperti Peusangan tetap terjaga bagi satwa liar maupun manusia yang bergantung pada jasa lingkungan yang sama,” tutur Rusyda.

Melalui Eco Echo Trail Run 2026, WWF-Indonesia dan SalingJaga ingin memperluas keterlibatan masyarakat dalam upaya konservasi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian, yakni olahraga. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat dukungan publik terhadap perlindungan Gajah Sumatra sekaligus menjaga keberlanjutan lanskap penting yang menjadi penopang kehidupan satwa liar dan masyarakat sekitar.

Peserta juga dapat memantau laporan dampak sosial dari kontribusi mereka melalui Beyond The Game, platform olahraga berbasis amal (charity) yang mendukung transparansi dan keterlibatan publik dalam berbagai program sosial dan lingkungan. Yuk, Moms, kita dukung ajang lari lintas alam ini. Semoga dari satu langkah lari, gaung konservasi dapat menjangkau lebih banyak orang dan membantu menjaga rumah terakhir Gajah Sumatra untuk generasi mendatang!

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Self Love Tak Harus Rumit, Kepercayaan Diri Bisa Dimulai dari Rutinitas Mandi
img
Cantikmu, Ceritamu: Saatnya Perempuan Indonesia Berani Merayakan Keberagaman dan Menemukan Versi Terbaik Diri Sendiri
img
Kembali Hadir, Eco Echo Trail Run 2026 Ajak 1.000 Pelari Menjaga “Rumah Terakhir” Gajah Sumatra
img
Menolak Menyerah Sejak Usia Sebelas Tahun, Rafa Jafar Konsisten Mengawal Isu Limbah Elektronik