Menikmati Pengalaman Kuliner Elegan Baru di Tengah Ibu Kota Jakarta
Di tengah jadwal sekolah anak, pekerjaan yang menumpuk, dan rutinitas rumah yang tak ada habisnya, sering kali momen makan bersama keluarga jadi terasa langka. Padahal, meja makan adalah salah satu ruang terbaik untuk membangun kedekatan, berbagi cerita, sekaligus mengenalkan nilai-nilai sederhana pada anak.
Nah, ada kabar segar dari kawasan Menteng: sebuah restoran baru hadir dengan konsep yang bisa menjadikan waktu makan bersama lebih bermakna. Namanya A.RA.SA Restaurant & Bar, sebuah ruang bersantap elegan di pusat Jakarta yang mengajak tamunya merayakan “rasa” dalam arti yang lebih luas, bukan hanya soal lidah, tetapi juga tentang budaya, cerita, dan kebersamaan.
Restoran ini membawa filosofi sederhana: setiap hidangan adalah sebuah kisah. Dari bahan lokal berkualitas hingga teknik masak modern, semua dirangkai agar tamu tidak hanya sekadar makan, tapi juga merasakan perjalanan yang tersimpan di baliknya. Ada sentuhan Indonesia yang kental, berpadu dengan inspirasi internasional, sebuah cara menarik untuk menghadirkan kebanggaan sekaligus membuka perspektif baru tentang kuliner.
Berlokasi di jantung Menteng, ruang bersantap ini memadukan interior modern dengan nuansa budaya Jakarta. Hasilnya adalah atmosfer yang elegan namun tetap bersahabat, cocok untuk keluarga yang ingin makan bersama dengan tenang, atau pasangan yang mencari suasana berbeda untuk quality time.
Alfredo Denage, General Manager Ascott Menteng Jakarta, menyampaikan: “Kami sangat antusias memperkenalkan restoran ini sebagai wujud komitmen kami dalam menghadirkan
pengalaman kuliner. Restoran ini bukan sekadar sebuah ruang bersantap, tetapi juga merupakan perjalanan cita rasa sekaligus perayaan seni kuliner,” ujarnya saat ditemui dalam acara gathering peluncuran restoran, Selasa (23/9).
Di balik kreasi menunya, ada tangan seorang chef berpengalaman lebih dari 15 tahun di dunia di hotel bintang lima dan restoran fine dining, baik di Indonesia maupun mancanegara. Visi kulinernya jelas: setiap sajian harus punya rasa yang kaya sekaligus kisah yang bisa diceritakan. “Tujuan kami adalah menciptakan pengalaman di mana setiap hidangan menceritakan sebuah kisah, kaya akan rasa, berakar pada budaya, dan dibuat dengan penuh perhatian,” imbuh Chef Eksekutif Alfrantra Medantara.
Ia mencontohkan salah satu menu andalan mereka, yakni Bebek Madura. Dada bebek diolah dengan proses panjang: terlebih dulu diasap selama 12 jam menggunakan kayu rambutan dan apel, sehingga aromanya lembut dengan sentuhan manis alami. Setelah itu, daging dimasak kembali dengan teknik braising dan sous vide ala Prancis, menghasilkan tekstur empuk sekaligus rasa yang kaya. Bumbu andalannya tentu saja bumbu hitam khas Madura, dibuat dari kluwek asli Jawa Timur. Inilah yang menjadi jembatan antara cita rasa lokal dengan teknik masak modern barat.
“Inspirasinya datang dari street food,” jelas sang chef. “Di Jakarta Timur ada satu tempat legendaris yang sudah lama menjual nasi bebek Madura. Dari situ saya mencoba mengangkat makanan khas Indonesia tersebut, lalu mengolahnya dengan memadukan metode memasak western ala Prancis. Jadi, bukan hanya soal rasa otentik Madura, tapi juga bagaimana kita bisa ‘menaikkan kelasnya’ melalui teknik dan pemilihan bahan yang lebih detail,” terang Chef Alfrantra.
Selain Bebek Madura, restoran ini menyediakan aneka ragam menu mulai dari hidangan lokal hingga mancanegara seperti: Sate Maranggi, Sate Ikan, Ayam Panggang Taliwang, Ikan Kakap Jimbaran, Semur Sumsum Tulang, Rib Eye Steik, Beef Bolognaise, dan banyak lagi. Tersedia pula berbagai macam dessert seperti Mango Cheesecake, Klepon Mousse, Forrest Dark Chocolate Mousse. Jadi, Moms dan Dads, siap mencoba?