Pelatihan Teknisi di Pasuruan untuk Persiapkan Lulusan SMK yang Unggul

Efa Trapulina - Jumat, 23 Februari 2024
Program pendampingan dan pelatihan Sharp Class menargetkan siswa /i SMK yang ingin berkarir sebagai teknisi setelah lulus dari SMK (Foto: Ist)
Program pendampingan dan pelatihan Sharp Class menargetkan siswa /i SMK yang ingin berkarir sebagai teknisi setelah lulus dari SMK (Foto: Ist)
A A A

Tingkat pengangguran di berbagai kota Indonesia, termasuk Pasuruan, Jawa Timur masih cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di kota Pasuruan sebesar 5,64% di tahun 2023. Umumnya hal itu dipicu oleh kurang nya pelatihan kerja serta kurang nya kemampuan soft skill yang dimiliki oleh calon pekerja.

Untuk mendukung program pelatihan kerja pemerintah, PT Sharp Electronics Indonesia menggelar program Sharp Class di SMKN 1 Sukorejo. Program ini merupakan program pendampingan dan pelatihan yang menargetkan siswa /i SMK yang ingin berkarir sebagai teknisi setelah lulus dari SMK.

Penandatanganan MoU kerjasama program dihadiri oleh Erwan Tjahjono, AMd., S.H., M.M, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Mukarromah, S.ST., M.T, Kasi SMK Cabdin wilayah Pasuruan, Drs Yudianto, S.H., M.M Camat Sukorejo, Kapten Arh, Nanang Sugito Kapolsek Sukorejo, dr Agus Tri Cahyono, Kepala Puskesmas Sukorejo.

Diungkapkan oleh Lise Tiasanty, S.IP, MM, Head of Customer Satisfaction Division, PT Sharp Electronics Indonesia, program ini nantinya akan berjalan selama 2 bulan dengan jumlah siswa sekitar 25 siswa. Mereka akan diberikan pembelajaran serta pelatihan dari teknisi profesional Sharp Indonesia.

“Diharapkan setelah mengikuti program ini para siswa menjadi lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan SMKN 1 Sukorejo, karena dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia khususnya tingkat SMK,” ucap Lise Tiasanty dalam keterangan tertulisnya.

Program Sharp Class pertama kali dijalankan tahun 2012 hingga saat ini telah dilakukan di 17 sekolah di 16 kota di seluruh Indonesia. Saat ini memiliki lulusan sekitar 745 siswa/i, 83 lulusan nya saat ini bekerja di PT Sharp Electronics Indonesia sedangkan sisa-nya bekerja di perusahaan swasta lainnya baik skala nasional maupun internasional.

Guna menunjang proses belajar berjalan lancar dan nyaman, mereka juga memberikan 1 unit smart TV, 1 unit AC dan peralatan praktik yang digunakan selama program berlangsung.

“Tidak hanya memberikan materi berupa pelatihan sebagai teknisi, kami juga akan memberikan pengetahuan dan pelatihan profesional dunia kerja, seperti sikap dan perilaku serta kepemimpinan. Bagi siswa yang bertalenta akan diberikan kesempatan magang bahkan bekerja di perusahaan,” tutup Lise.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Ingin Mulai Berinvestasi? Catat 5 Tipe Investasi yang Cocok Berdasarkan Karakter
img
Stress Awareness Month: Cara Melawan Stres di Media Sosial
img
Prediksi Esports 2024: Hilang atau Semakin Gemilang?
img
No Mbak, No Worries! Hadapi Lebaran Tanpa Bantuan ART di Rumah!