Tren Belanja Ramadan 2026: Konsumen Mulai Incar Barang High Value untuk Hunian dan Gaya
Memasuki bulan suci Ramadan, suasana persiapan menyambut Idul Fitri sudah mulai terasa. Menariknya, perilaku belanja masyarakat Indonesia kini mengalami pergeseran. Tidak lagi sekadar berburu barang murah, konsumen tahun ini terlihat lebih cerdas dan terencana. Mereka lebih memilih berinvestasi pada produk berkualitas tinggi (high value) yang punya manfaat jangka panjang.
Laporan Jakpat Consumer dan Commerce Outlook 2026 mencatat 95% konsumen usia 17–55 tahun kini memilih berbelanja online, dengan 88% menjadikan eCommerce sebagai kanal utama. Tren ini turut diperkuat data Nielsen (2025) yang menunjukkan lonjakan belanja rumah tangga hingga 1,2x lipat saat Ramadan, didorong oleh promosi dan penawaran harga yang lebih kompetitif di kanal digital.
Menyambut tren ini, festival belanja 3.3 Ramadan Mega Sale siap memanjakan konsumen mulai 2 Maret (pukul 18.00 WIB) hingga 6 Maret 2026. Fokus utamanya? Memberikan pengalaman belanja yang tidak hanya menguntungkan secara harga, tapi juga memberikan kenyamanan total.
Pernah beli lemari atau TV besar tapi bingung cara pasangnya? Tahun ini, kendala tersebut hilang. Ada terobosan Layanan Instalasi Gratis yang pertama di dunia eCommerce. Jadi, setiap pembelian produk furnitur atau elektronik tertentu, tenaga profesional akan datang langsung untuk merakit dan memasangnya di rumah kamu tanpa biaya tambahan.
Saat konferensi pers, Jumat (27/02/2026) di Jakarta, Head of Business Growth & Operations, Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo mengatakan, “Kami senantiasa beradaptasi pada kebutuhan konsumen yang kini semakin cerdas dan terencana. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman belanja yang relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini, yang menggabungkan nilai, kualitas, dan kepercayaan dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi.”
Antusiasme pelanggan dalam berbelanja sudah mulai terlihat sejak fase awal Ramadan. Ada tren kenaikan pembelian yang signifikan, khususnya di kategori produk perlengkapan rumah, fesyen, serta kecantikan. Menariknya, di kategori fesyen, juga menangkap lonjakan spesifik pada pencarian busana pria dan anak, menandakan persiapan Lebaran yang lebih menyeluruh.
“Memasuki minggu kedua Ramadan, kami juga mencatat meningkatnya penjualan televisi yang diperkirakan akan terus meningkat di pertengahan hingga akhir Ramadan. Sementara sejalan dengan tren Ramadan tahun lalu, kami memperkirakan produk ponsel dan tablet juga akan terus mengalami peningkatan penjualan jelang hari raya Idul Fitri,” tambah Amelia.
Untuk urusan penampilan, dua brand lokal, turut ambil bagian. E-Commerce Management Lead, Klamby, I Dewa Ayu Ratih Utami menyatakan, “Kolaborasi lewat LazMall adalah langkah strategis karena memberikan jaminan keaslian yang krusial bagi pelanggan kami. Tahun ini, kami menghadirkan Nala Collection untuk menjawab tingginya minat busana sarimbit (seragam) keluarga yang elegan dan nyaman.”
Senada dengan hal tersebut, E-Commerce Business Acceleration Lead, ParagonCorp, Meinar Dyan Muslimah menambahkan, “Ramadan adalah momen refleksi diri. Kami memastikan konsumen Wardah dapat dengan mudah mengakses skincare halal dan terpercaya untuk menjaga kesehatan kulit selama puasa. Sepanjang Ramadan, berbagai penawaran menarik tersedia agar konsumen tetap percaya diri dan merawat diri sebagai bentuk syukur di bulan penuh keberkahan.”
Jadi, sudah siap memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran dengan lebih terencana?