ads

Wujudkan Mimpi dan Harapan Anak Pejuang Kanker Lewat Kolaborasi Seni

Novita Sari - Rabu, 06 Mei 2026
Ki-ka: Ira Soelistyo-Ketua YKAKI, Martha Haliman-President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Poppy Hayono Isman-Pencipta Karya Kreatif GITA CITRA CITA, dan Budi Widiastuti Suharto-Manajer Produksi Pergelaran. Foto: Ist
Ki-ka: Ira Soelistyo-Ketua YKAKI, Martha Haliman-President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Poppy Hayono Isman-Pencipta Karya Kreatif GITA CITRA CITA, dan Budi Widiastuti Suharto-Manajer Produksi Pergelaran. Foto: Ist
A A A

Kepedulian terhadap anak-anak pejuang kanker akan diwujudkan dalam sebuah pergelaran amal penuh makna bertajuk GITA CITRA CITA, yang akan digelar pada 20 Mei 2026 di The Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, atas inisiatif Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, dengan hasil penggalangan dana disalurkan untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, pergelaran ini merupakan gerakan solidaritas untuk mengajak publik mengambil bagian dalam perjuangan anak-anak penderita kanker yang membutuhkan pendampingan, rumah singgah, akses pengobatan yang berkelanjutan, serta dukungan psikososial bagi keluarga mereka.

Mengusung semangat bahwa seni dapat menjadi bahasa universal kepedulian, pergelaran ini akan menghadirkan 250 penampil lintas generasi dan profesi, mulai dari survivor kanker anak, paduan suara, musisi, tokoh masyarakat, hingga relawan kemanusiaan dalam 10 babak musikal yang merangkai kisah harapan, ketangguhan, dan gotong royong. 

Konsep pertunjukan dirancang sebagai perjalanan emosional yang mengangkat suara anak-anak pejuang kanker sekaligus menggerakkan dukungan publik secara nyata.

Di Indonesia, perjuangan melawan kanker anak masih menghadapi tantangan besar. Banyak keluarga datang dari luar kota untuk menjalani pengobatan jangka panjang, sering kali disertai tekanan ekonomi dan sosial yang berat. Dalam konteks inilah dukungan publik menjadi sangat penting.

Ketua YKAKI, Ira Soelistyo, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah undangan terbuka bagi masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari harapan. “Setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk sembuh, tumbuh, dan meraih masa depan. Melalui GITA CITRA CITA, kami ingin mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata. Ini bukan hanya tentang sebuah pergelaran, tetapi tentang menguatkan perjuangan anak-anak pejuang kanker dan keluarga mereka agar tidak merasa berjalan sendiri,” tutur Ira.

Dana yang dihimpun melalui kegiatan ini akan mendukung berbagai layanan YKAKI, termasuk pendampingan bagi anak dengan kanker dan keluarganya, dukungan kebutuhan harian di rumah singgah, serta upaya memastikan anak-anak tetap memiliki harapan hidup dan kualitas hidup yang lebih baik.

Sebagai penggagas kegiatan, President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Martha Haliman, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keyakinan bahwa kolaborasi sosial dapat menghadirkan dampak yang lebih luas. 

“Kami percaya pelayanan terbaik adalah yang memberi harapan. Kami mengajak masyarakat, komunitas, dan dunia usaha untuk bersama-sama menunjukkan bahwa kepedulian bisa menjadi kekuatan besar bagi anak-anak pejuang kanker. Ketika kita bergandengan tangan, kita membantu mereka bukan hanya bertahan, tetapi terus bermimpi,” ucap Martha.

Pergelaran ini digagas sebagai fundraising berbasis seni dan kolaborasi, menampilkan repertoar musik lintas genre, pembacaan puisi, orkestra, paduan suara, serta penampilan para tokoh dan musisi yang bergabung secara sukarela demi tujuan kemanusiaan.

Poppy Hayono Isman, Pencipta Karya Kreatif GITA CITRA CITA, menekankan bahwa pertunjukan ini dirancang bukan hanya untuk dinikmati, tetapi untuk menggerakkan kepedulian. 

“Pergelaran ini lahir dari keyakinan bahwa seni mampu menyentuh ruang yang sering tidak dijangkau oleh kata-kata. Kami ingin setiap lagu, setiap babak, menjadi jembatan empati yang menghubungkan panggung dengan aksi nyata membantu anak-anak pejuang kanker,” kata Poppy.

Sementara itu, Budi Widiastuti Suharto, Manajer Produksi Pergelaran, menjelaskan bahwa seluruh konsep artistik dirancang sebagai pengalaman yang menyentuh sekaligus bermakna. 

“Kami merancang pergelaran ini sebagai perjalanan rasa—tentang perjuangan, harapan, dan solidaritas. Setiap elemen produksi, dari narasi, musik, hingga kolaborasi lintas generasi, disusun untuk menghadirkan pertunjukan yang indah sekaligus menggerakkan orang untuk peduli dan terlibat,” sebut Widiastuti.

Sejumlah nama yang akan terlibat antara lain Prof. Aru Wisaksono Sudoyo, Ario Djatmiko, Eddy Tobing, Hayono Isman, Marlinda Adam, serta berbagai kelompok paduan suara dan komunitas yang selama ini menjadi bagian dari gerakan sosial lintas sektor.

Keunikan GITA CITRA CITA terletak pada perpaduan seni pertunjukan dengan pesan kemanusiaan. Setiap babak dirancang untuk merefleksikan perjuangan, persahabatan, empati, dan optimisme. Menjadikannya bukan hanya konser amal, tetapi pengalaman yang menggerakkan hati.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap kanker anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan publik yang lebih luas—individu, komunitas, filantropi, dan dunia usaha—untuk menciptakan dampak berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diundang tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi sebagai bagian dari gerakan memberi harapan. “Setiap Undangan yang dibeli, setiap dukungan yang diberikan, adalah kontribusi nyata untuk membantu anak-anak pejuang kanker bertahan dan melangkah maju. Kami percaya solidaritas adalah obat yang juga menguatkan,” tutup Martha.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Membawa Pesan Sejuk dari Pegunungan ke Angkasa
img
Wujudkan Mimpi dan Harapan Anak Pejuang Kanker Lewat Kolaborasi Seni
img
Memberdayakan Apoteker Masa Depan Melalui Sinergi Industri Akademisi Demi Peningkatan Layanan Pasien
img
Berawal dari Aksi Bersih Sungai, Prakosa Sukses Membangun Destinasi Wisata Berkelanjutan