Bayar Tol Tanpa Berhenti dan Tanpa Uang Tunai, Ini Caranya

Novita Sari - Rabu, 29 Mei 2024
Ki-ka: Shafinaz Nachiar (MC), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Direktur Utama PTRoatex Indonesia Toll System (RITS), Attila Keszeg. Foto: Novi
Ki-ka: Shafinaz Nachiar (MC), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Direktur Utama PTRoatex Indonesia Toll System (RITS), Attila Keszeg. Foto: Novi
A A A

Tahukah, Moms and Dads? Nantinya, jika kita melewati jalan tol, nggak harus lagi tuh berhenti untuk tap kartu di gerbang-gerbang tol. Itulah yang akan segera terwujud dengan hadirnya sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Teknologi canggih ini akan membuat perjalanan kita di jalan tol lebih lancar, hemat waktu, dan hemat biaya.

Bagaimana caranya?

  • Kita hanya perlu mendaftarkan kendaraan dan menginstal aplikasi CANTAS di smartphone.
  • Di dalam aplikasi tersebut, kita dapat menambahkan saldo dan mengaktifkan e-OBU (electronic on-board unit).
  • Saat memasuki jalan tol yang sudah menerapkan MLFF, saldo kita akan otomatis terpotong sesuai dengan jarak yang ditempuh.
  • Tidak perlu lagi berhenti di gardu, kita bisa melaju tanpa hambatan.

Apa keuntungannya?

  • Hemat waktu: Kita tidak perlu lagi antre di gardu tol, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat.
  • Hemat biaya: MLFF menggunakan teknologi yang lebih hemat biaya dibandingkan dengan sistem tol tradisional.
  • Lebih praktis: Kita tidak perlu lagi membawa uang tunai atau kartu tol.
  • Meningkatkan transparansi: Transaksi MLFF tercatat secara elektronik, sehingga lebih transparan dan akuntabel.
  • Ramah lingkungan: Mengurangi emisi gas buang karena kendaraan tidak perlu berhenti di gardu tol.

Nah, MLFF telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN) dan ditargetkan untuk mulai diterapkan di Tol Mandara Bali pada Oktober 2024. Setelah itu, MLFF akan diperluas secara bertahap ke jalan tol lain di seluruh Indonesia.

Semua kendaraan dapat menggunakan MLFF, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan komersial. Hanya perlu mendaftarkan kendaraan dan menginstal aplikasi CANTAS.

Ya, komitmen pemerintah dalam mempercepat implementasi sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF), bukan isapan jempol. Hal ini terlihat dari kebijakan yang dibuat pemerintah dalam beberapa pekan terakhir. 

Setelah menetapkan MLFF dalam proyek strategis nasional (PSN) non-APBN, pemerintah baru saja menerbitkan PP Nomor (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol. Melalui revisi PP Jalan Tol tersebut, MLFF resmi menjadi salah satu sistem transaksi jalan tol di Indonesia.

Direktur Utama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), Attila Keszeg mengapresiasi langkah progresif yang ditempuh pemerintah. "Terbitnya PP tersebut menjadi landasan hukum sekaligus pelaksanaan sistem MLFF yang dinantikan bukan saja oleh kami, tetapi juga kalangan industri dan para pemangku kepentingan. Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mewujudkan sistem transportasi masa depan demi menuju cita-cita Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Lebih lanjut Atilla mengatakan, perusahaannya sebagai badan usaha pelaksana (BUP) program MLFF, telah siap untuk mengimplementasikan sistem tersebut sesuai jadwal yang ditargetkan pemerintah, yaitu mulai kuartal keempat tahun ini. Namun demikian, MLFF berbasis global navigation satellite system (GNSS) bukanlah solusi "plug-and-play" yang dapat dioperasikan secara mandiri. MLFF merupakan sistem yang sangat kompleks yang harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari teknologi, regulasi maupun kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Demi keberhasilan implementasi MLFF, kami terbuka dan berharap adanya kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, mulai dari badan usaha jalan tol, otoritas keuangan dan regulator sistem pembayaran digital, hingga kepolisian terkait dengan penegakan hukum,” seru Attila.

Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono yang juga berkesempatan hadir di JCC, mengatakan, tidak akan ada perubahan tarif tol meskipun MLFF diterapkan. "Tarifnya kan sudah termasuk biaya collecting. Jadi tidak ada perubahan," ujarnya. 

Menteri Basuki mengungkapkan, dari hasil uji coba pada Desember 2023 di ruas tol Bali Mandara, masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi termasuk teknis dan manajerial. "Kita akan tata secara bertahap, step by step," tandasnya.

MLFF adalah solusi masa depan untuk transaksi tol di Indonesia. Dengan MLFF, perjalanan di jalan tol akan menjadi lebih lancar, hemat waktu, dan hemat biaya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Galang Dana untuk Penuhi Hak Anak-anak, Pesepeda Bike To Care 2024 Lintasi Sumba Sejauh 270 Km
img
Pertama di Indonesia, Detergen Tumbuhan dengan Softener Alami Aloe Vera 
img
Rayakan Momen Idul Adha 1445 H, Berbagi 373 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah di Indonesia
img
Konsisten Dukung Pemberdayaan Ekonomi Perempuan lewat Supplier Diversity, Perusahaan Ini Kembali Hadirkan ANJANI