Belajar dari Masa Kecil Sherina Munaf, Ini, Lho, Moms Cara Eksplorasi Bakat yang Menyenangkan Bak Permainan
Bagi generasi yang tumbuh di tahun 2000-an, melihat Sherina Munaf bernyanyi dan berlari bebas di layar kaca, tentu menjadi kenangan yang tak terlupakan. Namun, tahukah Moms bahwa di balik kelincahan dan bakat besarnya saat kecil, Sherina sama sekali tidak merasa sedang "bekerja" atau mengejar karier? Bagi Sherina kecil, setiap momen bernyanyi dan berada di dapur rekaman terasa layaknya sebuah permainan yang menyenangkan.
"Waktu kecil aku nggak mikir itu karier. Semua proses terasa seperti bermain. Di dapur rekaman aku merasa gembira, nyanyi pun gembira, jadi ekspresinya nggak bisa dibohongin. Orang tua aku selalu mengobservasi dan memfilter setiap kegiatan, memastikan ada nilai edukatifnya tanpa mengurangi rasa bahagianya," kenang Sherina saat konferensi pers Bebelac Little Star 2026, Jumat (24/07) di Jakarta.
Ya, perjalanan menemukan minat bukanlah proses yang kaku atau instan. Sosok penyanyi dan aktris Sherina yang menjadi salah satu pilar inspirasi dalam ajang ini, berbagi pengalamannya sewaktu kecil. Bagi Sherina masa kecil bukanlah soal "mengejar karier", melainkan masa eksplorasi yang dinikmati bak permainan.
Setiap anak terlahir dengan keunikan, minat, dan kecepatannya sendiri untuk bersinar. Namun, di tengah gempuran tren pencarian bakat dan tekanan untuk berprestasi, orang tua kerap kali dihadapkan pada satu pertanyaan mendasar: bagaimana cara mendampingi si Kecil menemukan potensinya tanpa memberikan beban?
Semangat inilah yang mengemuka dalam peluncuran Bebelac Little Star 2026. Lebih dari sekadar ajang unjuk bakat biasa, program ini hadir sebagai wadah inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak Indonesia untuk bereksplorasi, berekspresi, dan tumbuh menjadi pribadi yang Cerdas Sosial.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology (2023) menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan emosional merupakan kompetensi penting yang mendukung keberhasilan anak di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan penuh dari orang tua, salah satu cara untuk mengembangkannya adalah melalui aktivitas kreatif, seperti seni dan musik, yang memberi kesempatan bagi anak untuk belajar berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinteraksi sejak dini.
Pendekatan ini selaras dengan pandangan Psikolog Anak dan Keluarga, Ayoe Sutomo, M.Psi, Psi. Menurut Ayoe, kunci utama agar anak berani mencoba hal baru adalah hadirnya rasa aman secara emosional dari orang tua.
- Eksplorasi Sederhana: Stimulasi tak selalu harus lewat les yang menumpuk. Aktivitas harian seperti memasak bersama, bermain, dan mengobrol santai sudah menjadi bentuk stimulasi yang sangat bermakna.
- Mendengarkan dan Mengobservasi: Tugas orang tua adalah memaparkan anak pada berbagai kegiatan, lalu mengamati responsnya tanpa menghakimi (judging).
- Santai dan Tanpa Pressure: Ketika anak merasa tidak dituntut untuk selalu jadi pemenang atau terlihat "pintar", mereka akan menjalani setiap proses eksplorasi dengan rasa gembira.
Sinergi Nutrisi dan Ruang Berekspresi
Proses belajar dan bereksplorasi yang optimal tentu membutuhkan dukungan tubuh yang sehat. Ceasyalya Tahara, Marketing Manager Bebelac menegaskan bahwa nutrisi adalah fondasi bahan bakar agar stimulasi dapat bekerja secara maksimal. Nutrisi yang seimbang menjaga stamina dan daya pikir anak, sementara stimulasi emosional memicu kreativitas serta rasa percaya dirinya.
Memahami pentingnya kolaborasi antara nutrisi dan stimulasi, ajang ini hadir dengan skala yang lebih luas dan pengalaman yang lebih berdampak dibanding tahun sebelumnya.
Ceasyalya Tahara yang akrab disapa Alya menjelaskan bahwa di usia di bawah 10 tahun, anak-anak berada dalam fase aktif mencoba banyak hal, mulai dari seni tari, musik, olahraga, hingga akting. “Kami hadir memfasilitasi antusiasme tersebut agar setiap anak memiliki ruang untuk menunjukkan bakat uniknya,” tandas Alya.
“Melalui enam kategori bakat (menyanyi, menari, bermain musik, menggambar, olahraga hingga akting), kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi anak untuk mengeksplorasi minat dan mengekspresikan bakat mereka. Seluruh pengalaman ini didukung oleh Bebelac NutriGreat+ yang diperkaya dengan 3 Serat Penting (FOS, GOS, dan Inulin), 2x DHA lebih tinggi, dan 0 gram sukrosa yang bantu melengkapi stimulasi bermakna sebagai nutrisi terbaik untuk bekal si Kecil tumbuh bersinar dari dalam,” papar Alya.
Kemudahan Akses Nasional
Untuk memastikan program ini dapat menjangkau seluruh keluarga di Indonesia dari Aceh hingga Papua, dijalin kemitraan strategis dengan Alfamart.
General Manager Marketing Alfamart, Yosia Andika Pakiding, menyambut hangat sinergi ini. Dengan dukungan lebih dari 20.000 gerai yang tersebar hingga ke pelosok, para orang tua dapat dengan mudah mendapatkan produk nutrisi sekaligus memperoleh informasi lengkap mengenai pendaftaran ajang ini.
Alya menargetkan setidaknya 4.000 submission video dari seluruh Indonesia hingga 23 Agustus 2026. Program ini mengombinasikan audisi online dan rangkaian roadshow offline di 5 kota besar: Palembang, Bali, Bandung, Medan, dan Makassar. “Orang tua dapat mengikutsertakan si Kecil melalui 3 langkah mudah, rekam video saat si Kecil mengeksplorasi bakatnya bersama produk, upload ke Instagram atau TikTok, tag akun resmi kami dan sertakan hashtag-nya. Di akhir periode, akan dipilih 20 anak yang berkesempatan tampil dan berkolaborasi langsung bersama Sherina Munaf,” pungkas Alya.