ads

Bukan Hanya Kulit, Pakaian Kini Juga Perlu Perlindungan dari Sinar Matahari

Efa Trapulina - Senin, 30 Maret 2026
Acara Royale by SoKlin Sun Day Fest mengundang 1000 wanita aktif untuk beraktivitas olahraga di luar ruangan dan melakukan experience perendaman pakaian dengan pelembut pakaian teknologi UV serum (Foto: Efa)
Acara Royale by SoKlin Sun Day Fest mengundang 1000 wanita aktif untuk beraktivitas olahraga di luar ruangan dan melakukan experience perendaman pakaian dengan pelembut pakaian teknologi UV serum (Foto: Efa)
A A A

Paparan sinar matahari selama ini lebih sering dikaitkan dengan perlindungan kulit. Namun di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, ada “lapisan” lain yang juga tak luput dari dampaknya: pakaian. Aktivitas harian mulai dari perjalanan menggunakan transportasi umum, paparan polusi, hingga terik matahari kerap membuat pakaian kehilangan kesegarannya.

Banyak orang familiar dengan kondisi ini: berangkat di pagi hari dengan pakaian yang rapi dan wangi, namun saat tiba di tujuan, kesegaran itu perlahan memudar. Bau matahari, apek, hingga aroma tak sedap akibat polusi menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang aktif berpindah tempat sepanjang hari.

Berbicara tentang menjaga penampilan tetap fresh dan on-point di bawah terik matahari, Sheryl Sheinafia, Musisi sekaligus Sports Enthusiast, yang hadir dalam acara yang digelar oleh pelembut pakaian konsentrat produksi WINGS Care bertajuk “Royale by SoKlin Sun-Day Fest” pada Minggu, 29 Maret 2026 di Senayan Park, menceritakan definisi penampilan versi dirinya.

“Menurutku, penampilan yang fresh dan on-point itu adalah yang bisa membuat kita merasa extremely good, bisa tampil percaya diri, dan bebas bergerak di bawah terik matahari. Karena aktivitasku cukup padat dan dinamis, aku lebih memilih outfit yang bisa mengikuti ritme keseharianku. Pakai pakaian yang nyaman, tetap wangi, nyaman, dan nggak bikin aku harus berpikir lebih soal penampilan. Jadi, selama aku merasa being good dengan pakaian yang aku pakai, energi rasanya juga ikut terangkat. Itu definisi penampilan on-point menurut aku,” ujar Sheryl yang juga aktif berolahraga outdoor dalam kesehariannya.

Selain Sheryl, aktris Mentari De Marelle, turut membagikan cerita tantangan yang sering ia hadapi saat harus tetap terlihat on-point di tengah polusi dan cuaca yang panas.

mentari
Mentari De Marelle, Aktris dan Brand Ambassador (Foto: Efa)

“Sebagai seorang aktris, tentu tantangan terbesarnya adalah menjaga first impression penampilan. Kami dituntut harus terlihat fresh di berbagai situasi, dari meeting, fitting, sampai shooting. Tapi realitanya, cuaca yang panas dan polusi itu lumayan challenging. Baru keluar sebentar aja, baju bisa terasa kurang nyaman, bau apek, atau nggak se-fresh pas pertama dipakai. Itu pasti bakal ngaruh sama first impression kita ke orang lain, apalagi kalo ketemu sama orang baru. Jadi sekarang aku lebih concern sama bagaimana pakaian aku bisa tetap konsisten segar, nyaman, dan wangi lebih lama, meski terpapar sinar matahari sekalipun,” imbuh Mentari.

Kondisi-kondisi di atas membuat perawatan pakaian tak bisa lagi berhenti di tahap mencuci saja. Fenomena ini yang kemudian mendorong hadirnya pendekatan baru dalam perawatan pakaian. Dalam kesempatan yang sama, Meliana Sri Rahayu Widodo, Marketing Manager Fabric Conditioner Category WINGS Group Indonesia, memperkenalkan inovasi terbaru Royale by SoKlin dengan teknologi UV Serum pertama di Indonesia. Inovasi ini hadir sebagai respons atas tingginya mobilitas masyarakat yang sehari-hari terpapar asap kendaraan, polusi, dan aktif beraktivitas di bawah terik matahari.

“Banyak wanita aktif berangkat pagi dalam kondisi pakaian rapi, tapi saat sampai tujuan sudah tidak fresh lagi. Padahal mereka beraktivitas seharian, baik indoor maupun outdoor,” jelasnya. Meliana menekankan bahwa proses setelah mencuci —seperti perendaman dengan pelembut pakaian—menjadi langkah penting untuk menjaga kesegaran pakaian agar tetap awet wangi seharian.

Meliana
Meliana Sri Rahayu Widodo, Marketing Manager Fabric Conditioner Category WINGS Group Indonesia

Menurutnya, kondisi pakaian yang berbau apek tidak hanya disebabkan oleh keringat, tetapi juga paparan lingkungan seperti sinar matahari dan polusi. Karena itu, konsep yang digunakan dalam inovasi pelembut pakaian ini mengadaptasi pendekatan yang sudah dikenal dalam perawatan kulit.

“Kalau kita bicara serum, biasanya untuk perlindungan wajah. Konsep perlindungan ini yang kita turunkan untuk melindungi baju. Inovasi UV serum dihadirkan sebagai solusi inovatif yang membantu melindungi pakaian dari partikel penyebab bau yang menempel pada serat kain. Jadi UV Serum ini melindungi pakaian dari bau matahari, bau apek maupun polusi,” jelas Meliana.

Ia menambahkan, perlindungan UV Serum tersebut ditujukan untuk menunjang aktivitas sepanjang hari. “Baju bisa dipakai dari pagi sampai malam, bahkan hingga 24 jam, tetap terasa wangi dan fresh,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan cara merawat pakaian sehari-hari. “Perawatan pakaian itu penting sekali dan harus diperhatikan langkah - langkahnya. Step pertama, pakaian dicuci bersih menggunakan deterjen 2in1. Step kedua, pakaian yang sudah dicuci, harus langsung direndam dengan pelembut pakaian konsentrat. Pakaian jadi wangi dan lembut sepanjang hari,” saran Meliana.

Menariknya, kesadaran untuk melindungi pakaian juga mengubah cara orang memandang rutinitas domestik yang sederhana, seperti mencuci baju. Bagi Mentari, aktivitas ini justru menjadi bentuk kontrol sekaligus self-care.

Keseruan Kegiatan Experience Merendam Handuk
Keseruan kegiatan experience merendam handuk dalam acara Sun-Day Fest

“Aku tetap pilih cuci sendiri, karena lebih percaya hasilnya. Ada baju yang memang butuh treatment khusus,” ujar Mentari yang juga merupakan Brand Ambassador. Pengalaman kurang menyenangkan dengan laundry—mulai dari pakaian rusak hingga aroma yang tidak tahan lama—membuatnya lebih selektif.

Dalam kesehariannya, Mentari mengaku memiliki kebiasaan khusus dalam merawat pakaian. “Kalau aku, setelah pakaian dicuci, direndam sebentar sekitar 10 menit dengan pelembut pakaian supaya wanginya terjamin, dikeringkan dan langsung dijemur, jangan dibiarkan lama,” katanya.

Ia juga menyoroti bahwa aroma pakaian memiliki peran penting dalam interaksi sehari-hari. “Menurut aku wangi itu penting banget, apalagi kalau ketemu langsung. Itu bisa memengaruhi first impression,” tambahnya.

Di sisi lain, cara berpakaian pun ikut beradaptasi. Alih-alih terus membeli yang baru, Mentari memilih memaksimalkan koleksi yang ada. “Aku nggak masalah pakai baju berulang, tinggal styling-nya saja yang beda,” katanya. Baginya, rasa bersih dan wangi jauh lebih penting daripada sekadar tren.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa cara pandang terhadap perawatan pakaian mulai berubah. Tidak lagi sekadar bersih, pakaian kini juga diharapkan mampu “bertahan” menghadapi paparan lingkungan sehari-hari—mulai dari sinar matahari hingga polusi—agar tetap nyaman dipakai dan mendukung rasa percaya diri sepanjang hari.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Bukan Hanya Kulit, Pakaian Kini Juga Perlu Perlindungan dari Sinar Matahari
img
Menelusuri Jejak Ketangguhan Perempuan Mesir Melalui Mode Muslim Modern
img
Merayakan Hangatnya Kebersamaan dalam Balutan Gaya Modern
img
Ramadan: Season of Togetherness & TreatYourself untuk Tetap Tampil Ceria Sepanjang Hari