Dari Mesin Arcade ke Podium Internasional, Cerita Willie dan Rifka Memenangkan Juara Pump It Up Asia Pacific Tournament 2026 di Korea Selatan
Siapa sangka langkah-langkah yang dulu dimulai di depan mesin arcade kini mengantarkan anak bangsa berdiri di podium internasional? Bagi sebagian orang, bermain game mungkin sekadar hiburan. Namun bagi Chresko Willie (Willie), Rizki Arifa (Rifka), dan Muhammad Arwan (Awang), hobi yang mereka tekuni sejak kecil justru menjadi jalan menuju prestasi dunia. Melalui ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 di Korea Selatan, Indonesia berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Speed Female dan Juara 2 Speed Male, mengalahkan peserta terbaik dari enam negara di kawasan Asia Pasifik. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketika minat dan bakat mendapatkan ruang yang tepat untuk berkembang, sebuah permainan dapat berubah menjadi panggung prestasi yang membanggakan bangsa.
Di balik medali dan kemenangan yang diraih, terdapat perjalanan panjang yang dimulai dari kecintaan sederhana terhadap musik, ritme, dan tantangan. Willie pertama kali mengenal Pump It Up saat berusia enam tahun. Sementara Rifka mulai menekuni permainan ini pada usia 17 tahun. Dari sekadar mencoba untuk bersenang-senang, keduanya terus berlatih, belajar, dan berkembang hingga akhirnya dipercaya mewakili Indonesia di tingkat internasional.
Perjalanan mereka juga tidak terlepas dari dukungan keluarga, komunitas, dan lingkungan yang memberikan kesempatan untuk bertumbuh. Menurut perwakilan komunitas PIUVORIA, yang telah menjadi rumah bagi para pecinta Pump It Up sejak 2002, permainan ini tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga melatih fokus, koordinasi, ketangkasan, disiplin, hingga kebugaran fisik. Melalui berbagai kegiatan komunitas, gathering, dan kompetisi yang rutin diselenggarakan, para pemain memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan mereka. Dukungan berkelanjutan inilah yang turut melahirkan talenta-talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.
Prestasi para delegasi Indonesia menunjukkan bahwa ruang bermain dapat menjadi ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang membangun kepercayaan diri. Tempat di mana anak-anak, remaja, hingga komunitas lintas generasi dapat bertemu, berinteraksi, mengembangkan minat, dan menemukan potensi terbaik mereka.
Keberhasilan tersebut dirayakan oleh Timezone Indonesia bersama komunitas Pump It Up Indonesia, PIUVORIA. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Timezone untuk terus menghadirkan ruang bermain yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu menjadi ruang tumbuh bagi komunitas, talenta, dan generasi muda Indonesia.
Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 merupakan kompetisi hasil kolaborasi eksklusif antara TEEG dan Andamiro yang mempertemukan pemain-pemain terbaik dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Singapura, Filipina, dan Vietnam.
Perjalanan menuju Korea Selatan dimulai dari serangkaian babak kualifikasi online dan offline yang diselenggarakan di berbagai negara. Di Indonesia sendiri, babak final nasional berlangsung di Main Atrium Emporium Pluit Mall dan berhasil menarik antusiasme luar biasa dengan total 242 peserta, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah peserta terbanyak dalam turnamen ini. Tidak hanya itu, Indonesia juga menjadi satu-satunya negara yang mengirimkan wakil pada kategori Freestyle untuk tampil di panggung utama PlayX4 di KINTEX, Korea Selatan.
Dari ratusan peserta tersebut, terpilih tiga delegasi terbaik yang mewakili Indonesia, yaitu Chresko Willie (Willie) untuk kategori Speed Male, Rizki Arifa (Rifka) untuk kategori Speed Female, dan Muhammad Arwan (Awang) untuk kategori Freestyle.
Di hadapan para pemain terbaik Asia Pasifik, para wakil Indonesia tampil gemilang dan berhasil membawa pulang gelar Juara 1 Speed Female serta Juara 2 Speed Male, sebuah pencapaian yang mendapat apresiasi dari komunitas dan pecinta Pump It Up dari berbagai negara.
"Keberhasilan Indonesia di Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 membuktikan bahwa ekosistem yang sehat antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang berdedikasi mampu melahirkan prestasi berkelas dunia. Kami percaya bahwa ruang bermain juga dapat menjadi ruang tumbuh untuk mengembangkan potensi diri. Karena itu, kami akan terus mendukung komunitas dan menyediakan wadah positif bagi generasi muda untuk berkembang serta meraih prestasi," ujar Naveen H, CEO TEEG Indonesia.
Semangat tersebut juga menjadi bagian dari komitmen dalam menyambut musim liburan sekolah tahun ini. Liburan sekolah adalah momen untuk beristirahat sekaligus mengeksplorasi hal-hal baru. Karena itu, Timezone ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, keterampilan sosial, hingga rasa percaya diri melalui aktivitas bermain yang positif. Selama periode 17 Juni hingga 19 Juli 2026, pelanggan dapat menikmati berbagai program spesial di seluruh gerai, mulai dari All Games Rp5.000 khusus pelajar, Bonus Double Tizo, hingga kesempatan mendapatkan berbagai hadiah langsung untuk pembelian paket tertentu.
Melalui rangkaian program tersebut, diharapkan semakin banyak keluarga Indonesia dapat menikmati liburan sekolah yang tidak hanya seru, tetapi juga bermakna. Karena terkadang, sebuah mimpi besar tidak selalu dimulai dari panggung megah. Bisa jadi, semuanya berawal dari satu langkah kecil di depan mesin arcade. Dan seperti yang dibuktikan para juara Pump It Up Indonesia tahun ini, hobi yang didukung oleh ruang yang tepat dapat tumbuh menjadi prestasi yang membanggakan hingga ke panggung dunia.