ads

Di Balik Cerita Misteri, Ada Ruang Anak Belajar dan Berimajinasi

Efa Trapulina - Senin, 29 Juni 2026
Kelap Kelip memperkenalkan Petualangan Klub Misteri, serial anak yang mengangkat rasa ingin tahu melalui petualangan dan misteri (Foto: Ist)
Kelap Kelip memperkenalkan Petualangan Klub Misteri, serial anak yang mengangkat rasa ingin tahu melalui petualangan dan misteri (Foto: Ist)
A A A

Sewaktu kecil, apakah Moms dan Dads adalah salah satu pecinta cerita misteri? Rasanya seru ya, penasaran hingga akhir! Tapi, ketika menjadi orang tua, banyak yang lupa kalau cerita misteri pernah menjadi kesukaan sewaktu kecil. Di era sekarang, banyak orang tua masih menganggap cerita misteri identik dengan hal-hal yang menakutkan. Hal ini wajar mengingat tren cerita misteri di kebanyakan film layar lebar atau televisi banyak yang mengangkat kisah horor dan hal gaib saja.  

Padahal, jika cerita misteri dikemas sesuai usia, cerita penuh teka-teki justru bisa menjadi sarana yang menyenangkan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, melatih berpikir kritis, sekaligus mengasah imajinasi anak, lho, Moms!

Pesan itulah yang mengemuka dalam acara “Berkenalan dengan Petualangan Klub Misteri” di Gramedia Jalma, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (22/6). Dalam kesempatan tersebut, rumah produksi Kelap Kelip memperkenalkan serial mini anak “Petualangan Klub Misteri” yang episode perdananya akan tayang pada 5 Juli 2026. Acara itu juga menjadi momen pertama pemutaran trailer serial tersebut di Musim Pertama Bagian I yang berdurasi 1 menit 20 detik sekaligus memperkenalkan karakter dan para pemerannya kepada media, keluarga, dan publik.

Kisahnya sendiri mengikuti petualangan tujuh anak, yakni Asa, Pijar, Bhumi, Gema, Kai, Kiara, dan Bita yang tergabung dalam Klub Misteri. Bersama Ednok, teman imajiner Asa berbentuk boneka, mereka berusaha membuat sebuah film horor yang terkenal dengan mengungkap berbagai hal misterius di sekitar mereka. Namun di balik berbagai misteri yang mereka hadapi, tantangan terbesar justru datang dari konflik, perbedaan pendapat, dan dinamika persahabatan di antara mereka sendiri.

Melalui diskusi bertajuk "Cerita Misteri Anak-Anak yang Aman dan Seru", Carmelia Riyadhni, S.Psi, Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini sekaligus Co-Founder Ruang Konseling Rumah Dandelion, menjelaskan bahwa rasa penasaran merupakan modal penting dalam proses belajar anak. “Rasa ingin tahu itu adalah salah satu modal penting dalam proses belajar anak. Cerita misteri yang dirancang dengan tepat dapat menjadi ruang yang aman bagi anak untuk mengeksplorasi pertanyaan, imajinasi, dan kemampuan berpikir mereka," ujarnya.

Diskusi
Diskusi bertajuk Cerita Misteri Anak-Anak yang Aman dan Seru

Senada dengan hal itu, Agnes Vidita, Editor Buku Anak Gramedia, mengatakan buku-buku misteri anak telah lama menjadi salah satu genre yang diminati karena mampu membuat pembaca terus mengikuti cerita hingga menemukan jawaban dari sebuah misteri atau petualangan. “Ayah Bunda suka sekali memilihkan anak-anaknya buku yang berbau misteri, karena menurut kami itu bisa mengasah kemampuan analitis mereka," kata Agnes.

Diskusi yang juga menghadirkan Noorlintang Suminar dan Nanda Rahmadya, Showrunner dan Sutradara Petualangan Klub Misteri sekaligus Co-Founder Kelap Kelip, menegaskan bahwa misteri bukan sekadar teka-teki yang harus dipecahkan, tetapi juga ruang yang aman bagi anak untuk mengamati, bertanya, dan memahami lingkungan sekitarnya.

"Melalui serial ini, kami ingin menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong anak-anak untuk terus bertanya, berimajinasi, dan melihat lingkungan di sekitar mereka sebagai ruang petualangan. Kami percaya bahwa rasa ingin tahu adalah salah satu pintu masuk terbaik bagi anak untuk belajar," ujar keduanya.

Pada kesempatan yang sama, Bhuana Ilmu Populer (BIP) bersama Kelap Kelip juga memperkenalkan untuk pertama kalinya mockup picture book Klub Misteri dan Hantu di Menara Merdu. Pengungkapan mockup tersebut menjadi langkah awal pengembangan Klub Misteri sebagai intellectual property (IP) yang tidak hanya hadir dalam bentuk serial audiovisual, tetapi juga melalui medium literasi, buku, aktivitas literasi, hingga berbagai pengalaman kreatif bagi anak dan keluarga.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan cast reveal yang memperkenalkan para pemeran, yakni Remi Arungasa Mahavra sebagai Asa, Zefano Aozora sebagai Pijar, Aksara Terabumi sebagai Bhumi, Gembira Ghilian S. sebagai Gema, Annika sebagai Bita, serta Altaaf Akavi dan Yasmine Aqeela sebagai saudara kembar Kai dan Kiara. Antusiasme anak-anak terlihat saat mereka berinteraksi langsung dengan para pemain dalam sesi tanya jawab. Acara juga menghadirkan lokakarya membuat poster film bersama rurukids yang mengajak peserta membuat poster berdasarkan buku-buku misteri anak pilihan Gramedia Jalma.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak konten anak Indonesia yang mampu merayakan rasa penasaran. Sebab ketika anak diberi ruang untuk bertanya, bereksplorasi, dan didampingi menemukan jawaban, di situlah rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan berpikir mereka tumbuh. Pada saat yang sama, orang tua pun diajak tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi teman berdiskusi yang menemani anak memahami dunia di sekitarnya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Di Balik Cerita Misteri, Ada Ruang Anak Belajar dan Berimajinasi
img
Ketika Program Beasiswa Menjaga Asa Pendidikan Keluarga Pengemudi dan Karyawan
img
Strategi para UMKM Toko Kue Legendaris Pontianak Jaga Kualitas Produk Tetap Segar Sampai ke Luar Kota
img
Slurp & Shine: Pentingnya Nutrisi Tepat dan Dukungan Orangtua dalam Membangun Rasa Percaya Diri dan Kecerdasan Sosial-Emosional Anak