Gen Z Banyak yang Menganggur, Ini Program Kuliah 2,5 Tahun dan Gapai Karier Lebih Awal

Novita Sari - Kamis, 30 Mei 2024
BINUS UNIVERSITY Bekasi berpartnership dengan 2000 perusahaan agar mahasiswa bisa menggapai karier lebih awal. Foto: Ist
BINUS UNIVERSITY Bekasi berpartnership dengan 2000 perusahaan agar mahasiswa bisa menggapai karier lebih awal. Foto: Ist
A A A

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2023, mencatat ada sebanyak 9,9 juta anak muda Indonesia berusia 15 hingga 24 tahun atau Gen Z yang tidak bekerja atau bahkan mendapatkan pelatihan. Berdasarkan data tersebut, sekitar 9,9 juta Gen Z di Indonesia saat ini menganggur dan tidak sedang mengejar pendidikan formal. Angka ini menunjukkan tantangan serius dalam penyerapan tenaga kerja dan ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan pasar.

Padahal di berbagai sektor industri sedang berkembang secara cepat dan dinamis, sekaligus menciptakan beragam tantangan serta peluang yang harus dicermati bersama. Saat perubahan terus terjadi, sebenarnya kemampuan akademis bukan lagi satu-satunya faktor penentu keberhasilan individu dalam berkarir di industri mana pun.

Kini keberhasilan seseorang juga mengandalkan kemampuan adaptif, wawasan global, kemampuan memberikan dampak positif kepada masyarakat. Maka, penerapan sistem pembelajaran yang fokus pada pengembangan keterampilan yang dibutuhkan saat ini jadi isu hangat.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan strategi yang tepat guna mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja. Menghadapi tantangan ini, BINUS UNIVERSITY Bekasi hadirkan berbagai solusi, seperti:

Pendidikan Lebih Singkat, SDM Siap Kerja

Dalam dunia yang bergerak serba cepat, industri membutuhkan sumber daya manusia siap kerja yang terampil apalagi di generasi saat ini.

Maka, permintaan terhadap program pendidikan lebih singkat dan fokus pada keterampilan praktis pun muncul. Dengan begitu, mahasiswa tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus memulai karier lebih awal lewat peluang masuk dunia kerja lebih cepat.

Memahami kebutuhan tersebut, mereka menawarkan jalur pendidikan yang lebih efisien. Sebagai upaya memberikan alternatif pendidikan yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan industri saat ini, dengan inovasi yaitu kuliah 2,5 tahun, langsung gapai karier melalui enrichment program.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, terutama di bidang teknologi, layanan, dan bisnis. Melalui program enrichment, kami memastikan mahasiswa bisa mulai lebih awal dan siap bersaing di pasar kerja," ujar Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE., Direktur Kampus BINUS Bekasi saat media gathering, Rabu, 29 Mei 2024.

Dengan pendekatan pendidikan yang inovatif ini, mereka memberikan solusi efektif untuk mengatasi pengangguran di kalangan Gen Z. Mereka mempersiapkan generasi muda untuk tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan.

Mulai Karier Lebih Awal

Berangkat dari sistem pembelajaran yang holistik, sebagai perguruan tinggi Indonesia berkelas dunia, dihadirkan enrichment program dimana mahasiswa dapat berkarier lebih awal karena hanya melakukan perkuliahan selama 2,5 tahun saja.

Program ini dirancang agar mahasiswa dapat memperoleh peluang kerja lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas pendidikan. Mahasiswa bisa memilih ingin menjadi profesional atau entrepreneur, maupun melanjutkan studi, baik di dalam atau luar negeri.

Sistem pembelajaran holistik ini mengembangkan kemampuan siap-terap mahasiswa dengan memilih salah satu dari tujuh track yang ada. Ketujuh track tersebut mencakup internship, research, entrepreneurship, study abroad, community development, further study, dan specific independent study. Hal ini menjadikan BINUS Bekasi sebagai perguruan tinggi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri sehingga mahasiswa bisa memperoleh keterampilan yang relevan. Tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Melalui enrichment program mahasiswa memiliki kesempatan untuk memulai karier mereka lebih awal. Pengalaman ini memberikan keuntungan kompetitif bagi mereka saat memasuki pasar kerja. Mereka lebih siap, memiliki jaringan profesional yang lebih luas, dan sering kali sudah memiliki pengalaman kerja yang dapat diandalkan oleh calon pemberi kerja,” ujar Gatot.

Pendekatan tersebut mewakili komitmen mereka dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang fokus pada pengembangan entrepreneurial skills dan employability. Jadi, mahasiswa sudah memiliki landasan kokoh untuk bersaing dan berinovasi di dunia kerja yang terus berkembang.

“Kami peduli pada kesuksesan karier mahasiswa dan berkomitmen kuat mendukung mereka mencapai tujuan kariernya melalui adanya partnership dengan 2000 perusahaan supaya mereka bisa menggapai karier lebih awal,” pungkas Gatot.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Galang Dana untuk Penuhi Hak Anak-anak, Pesepeda Bike To Care 2024 Lintasi Sumba Sejauh 270 Km
img
Pertama di Indonesia, Detergen Tumbuhan dengan Softener Alami Aloe Vera 
img
Rayakan Momen Idul Adha 1445 H, Berbagi 373 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah di Indonesia
img
Konsisten Dukung Pemberdayaan Ekonomi Perempuan lewat Supplier Diversity, Perusahaan Ini Kembali Hadirkan ANJANI