Pulihkan Sekolah Wujudkan Harapan Anak-anak di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah
Saat ini kondisi sekolah di Sumatra pascabencana banjir sedang dalam tahap pemulihan intensif, dengan ribuan sekolah sempat rusak dan aktivitas pendidikan sempat terhenti. Meski pembelajaran kembali aktif sejak 5 Januari 2026 lalu, namun masih banyak yang menggunakan tenda darurat, beradaptasi dengan fasilitas terbatas, dan menerima trauma healing akibat dampak banjir.
Sebagai bagian dari kepedulian terhadap pemenuhan hak anak atas pendidikan, Super Indo berkolaborasi dengan Save the Children membantu mengembalikan akses belajar bagi anak-anak di kabupaten Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah yang berada dalam masa pemulihan pascabencana.
Yuvlinda Susanta, General Manager Corporate Affairs & Strategic Event Management Super Indo, menyebutkan melalui program “Pulihkan Sekolah, Wujudkan Harapan”, akan memberi bantuan pembangunan tiga sekolah sementara yang dilengkapi toilet dan alat belajar mengajar. Fasilitas ini bertujuan memastikan keberlanjutan proses belajar mengajar dengan menyediakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak terdampak. Selain dukungan infrastruktur pendidikan, sebanyak 400 paket back to school berupa alat belajar dan alat sholat juga akan diberikan sebagai bentuk dukungan moral dan sosial selama bulan Ramadan ini.
Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia, menyampaikan "Di tengah situasi di mana ribuan sekolah terdampak bencana di Sumatra, memastikan anak-anak bisa kembali belajar dengan aman bukanlah pilihan, ini adalah keharusan. Dukungan dalam menghadirkan tiga ruang belajar sementara yang aman dan fasilitas sanitasi yang layak di sekolah-sekolah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan langkah konkret yang berdampak langsung bagi ratusan anak. Selain itu, dukungan paket Ramadan bagi 400 anak turut menghadirkan kepedulian dan kehangatan di tengah masa pemulihan yang tidak mudah. Ini bukan sekadar pembangunan fisik atau bantuan sesaat, tetapi tentang memulihkan harapan, rasa aman, dan masa depan mereka. Kami percaya kolaborasi lintas sektor seperti ini adalah kunci untuk mempercepat pemulihan dan memastikan tidak ada anak yang tertinggal setelah bencana."
“Melalui kerjasama dengan para mitra strategis ini, kami berharap dampak positif yang tercipta tidak hanya dirasakan selama bulan Ramadan, tetapi juga dalam jangka panjang. Komitmen kami dalam menjalankan tanggung jawab sosial selaras dengan ambisi kami menjadi Perusahaan nomor satu di Indonesia yang berorientasi kepada pelanggan, dengan begitu kami dapat tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Yuvlinda.