Inilah Tips Napas Tetap Segar Saat Berpuasa
Saat berpuasa, tidak sedikit orang yang mengeluhkan bibirnya pecah – pecah dan juga bau mulut. Hal ini normal terjadi karena selama berpuasa, kita tidak mengonsumsi makanan atau minuman apapun dalam periode waktu tertentu. Hal inilah juga yang menyebabkan mulut menjadi kering sehingga menyebabkan aroma tidak sedap.
Kondisi bau mulut saat puasa juga diperparah dengan menurunnya produksi air liur (saliva), yang berperan membilas kuman penyebab plak di dalam mulut. Alhasil, kuman akan terus berkembang biak dan menghasilkan gas berbau tak sedap dari dalam mulut.
Cara terbaik untuk mencegah bau mulut saat puasa adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rutin menyikat gigi saat sahur dan berbuka. Saat melakukannya, pastikan menyikat semua bagian gigi, terutama pada permukaan bagian dalam, permukaan luar, dan permukaan gigi yang dipakai untuk mengunyah. Tak kalah penting adalah menggunakan pasta gigi yang benar – benar bagus.
METOO brand pasta gigi dan perawatan mulut global mempunyai solusinya, karena setiap kandungan produknya memiliki teknologi inovasi yang sudah teruji secara klinis, bersertifikat halal dan BPOM. “Pasta gigi kami mengandung tetrasodium pyrophosphate, sodium phytate, dan hydrated silica yang bekerja dengan lembut dan aman untuk mengembalikan kilau alami gigi. Ketiganya mampu mengurangi noda pada gigi, termasuk noda nikotin dan kopi, serta mengembalikan warna putih alami gigi. Selain itu, pasta gigi ini juga dilengkapi dengan vitamin C dan E yang membantu memperkuat gigi dan gusi, serta probiotik yang efektif mengurangi bau mulut dan menekan pertumbuhan bakteri. Jadi, pasta gigi ini tidak hanya memutihkan, tetapi juga mampu mencegah gangguan pada mulut, seperti plak dan gigi berlubang,” jelas Aiko Angelique, Brand Director METOO Beauty Internasional.
Tidak hanya itu saja, Aiko menyebutkan HAP (Hidroksiapatit) yang merupakan kandungan penting dalam pasta gigi modern. Bahan ini berperan dalam menggantikan mineral yang terkikis pada enamel gigi, sehingga efektif untuk memperbaiki enamel gigi yang rusak akibat asam atau plak gigi. HAP juga dapat menutup pori-pori kecil di permukaan gigi, yang mana hal ini mampu mengurangi rasa ngilu dan melindungi gigi sensitif. HAP membantu menutup dentin terbuka dan mendukung regenerasi enamel gigi secara alami. HAP juga membangun kembali perisai enamel gigi, memperkuat enamel dan membentuk HAP Shield untuk mencegah sensitivitas berulang, memberi rasa lega yang cepat pada gigi sensitif.
“Cara terbaik menggunakan pasta gigi ini adalah dengan menyikat gigi selama 2 menit dan dilakukan sebanyak minimal 2 kali sehari, untuk napas lebih segar. Selama berpuasa kalian bisa melanjutkan step setelah menyikat gigi yaitu dengan berkumur menggunakan Probiotic Mouthwash. Dengan komposisi dasar Probiotik dan 0 persen Alkohol yang membantu menjaga keseimbangan ekosistem rongga mulut dengan membunuh bakteri jahat penyebab rasa asam dan bau tidak sedap pada mulut. Ekstrak lemon yang segar dapat membantu memutihkan gigi akibat noda rokok, kopi, dan teh. Sensasi Mint yang mild menghilangkan rasa asam pada mulut dan membuat napas segar dan nyaman selama berpuasa seharian. Langkah terakhir untuk napas segar selama berpuasa yaitu gunakan Probiotic Mouth Spray. Mouth Spray inovatif dengan kandungan teknologi 6 jenis probiotik yang dirancang untuk menyeimbangkan ekosistem mikrobioma mulut serta mengatasi bau mulut dari sumbernya. Kandungan 6 jenis probiotik pada mouth spray ini mampu mengatur mikro ekologi mulut dan memperbaiki bau mulut dan napas jadi lebih segar,” tutup Aiko.