Keringat Lebih Banyak dan Isu Bau Badan Saat Pubertas, Pentingnya Remaja Merawat Diri agar Tetap Pede
Moms, memasuki usia remaja awal, anak akan mulai berada dalam fase transisi. Mereka semakin aktif dan mengeksplorasi banyak hal, sekaligus mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional. Seiring masa pubertas tersebut, perubahan hormon dapat membuat anak mulai lebih mudah berkeringat dan mengalami bau badan. Bagi remaja yang semakin aktif di sekolah, berolahraga, dan bersosialisasi, kondisi ini bukan sekadar persoalan kebersihan. Rasa tidak nyaman karena khawatir bau badan tercium orang lain juga dapat memengaruhi kepercayaan diri.
Karena itu, kebutuhan untuk menjaga tubuh tetap bersih, fresh, dan nyaman menjadi semakin relevan dalam keseharian mereka. Dalam hal ini, orang tua perlu membantu anak memahami bahwa perubahan tersebut merupakan bagian alami dari pertumbuhan. Bersamaan dengan itu, anak juga dapat mulai dikenalkan pada kebiasaan merawat tubuh yang sesuai dengan kebutuhannya.
Memahami Perubahan Tubuh Saat Pubertas
Psikolog sekaligus Child & Family Expert Roslina Verauli, M.Psi., menjelaskan bahwa pubertas merupakan proses biologis yang lebih luas daripada sekadar perubahan pada organ reproduksi. Pada fase ini, pertumbuhan berlangsung cepat, komposisi tubuh berubah, hormon mengalami perubahan, dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif sehingga bau badan dapat terasa lebih kuat.
“Memasuki usia pubertas, remaja tidak hanya mengalami perubahan fisik, juga menjadi semakin sadar tubuhnya dan bagaimana orang lain melihat dirinya. Apa yang semula dianggap sepele, seperti; keringat atau bau badan, mulai dapat membuat anak merasa kurang nyaman, malu, atau lebih self-conscious,” ujar Roslina dalam talkshow bertajuk “Growing Up with Confidence: Understanding the Emotional & Physical Changes of Growing Teens" yang digelar di Mall Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (29/9).
Roslina menyarankan orang tua tidak menunggu sampai anak mendapat komentar negatif atau merasa malu terlebih dahulu. Sejak tanda-tanda pubertas mulai muncul, anak dapat diajak memahami perubahan tubuh sekaligus membangun kebiasaan kebersihan diri (personal hygiene) secara bertahap.
Tujuannya bukan membuat anak merasa tubuhnya bermasalah, melainkan membantu mereka belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan semakin mandiri dalam merawat tubuh.
Ketika Kebutuhan Perawatan Tubuh Ikut Berkembang
Pengalaman mengalami perubahan tersebut juga dirasakan Sandy Kristian Waluyo, peserta Clash of Champions Season 1. Saat memasuki SMP dan di masa SMA, ia merasakan tubuh lebih mudah berkeringat, terutama setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang cukup banyak.
“Ada momen-momen ketika merasa kurang fresh atau khawatir kalau bau badan tercium orang lain, dan itu bisa bikin agak nggak nyaman saat berinteraksi sama teman-teman. Dari pengalaman itu, aku jadi sadar bahwa menjaga kebersihan dan merawat diri bukan cuma soal penampilan, tapi juga supaya kita merasa nyaman dan lebih percaya diri dalam menjalani berbagai aktivitas,” katanya.
Kebutuhan terhadap perawatan tubuh yang semakin beragam juga terlihat dari data konsumen. Berdasarkan Brand Health Tracking IPSOS 2024, sebanyak 32,9% responden menyebut kemampuan mengurangi keringat dan bau badan secara efektif sebagai faktor penting dalam memilih sabun kesehatan. Sementara itu, IFF Global Market Digest Personal Wash Indonesia 2025 menunjukkan bahwa produk personal wash semakin dikaitkan dengan perasaan segar, nyaman, bahagia, dan percaya diri.
Menjawab kebutuhan tersebut, NUVO Family, brand sabun keluarga dari WINGS Group Indonesia, resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, NUVO Family DeoCare, bagian dari Care Series yang memadukan manfaat Deo Care dan Skin Care Benefit dalam satu rutinitas mandi sehari-hari.
Produk sabun mandi ini tersedia perdana melalui Watsons sebagai launch partner, sebelum kemudian diperluas ke berbagai channel secara lebih luas.
“Ketika anak mulai masuk usia remaja, mereka semakin aktif dan eksploratif. Di sisi lain, perubahan tubuh juga membuat keringat dan bau badan lebih terasa. Karena itu, kami ingin menghadirkan perawatan yang membantu tubuh tetap fresh sekaligus memberikan manfaat perawatan kulit,” jelas Mita Ardiani, Marketing Manager Personal Care Category WINGS Group Indonesia.
Rangkaian tersebut hadir dalam dua varian, yaitu Deep Hydration yang mengandung Lavender Oil dan Allantoin Extract yang membantu menjaga kelembapan kulit sehingga terasa lebih segar dan nyaman. Sementara itu, Skin Nourish mengandung Frangipani Flower Extract dan Glycolic Acid yang membantu merawat kulit agar terasa lebih halus, tampak lebih cerah, dan sehat.
Keduanya dilengkapi Odor Fighter Technology yang diklaim efektif melawan Staphylococcus aureus (S. aureus), bakteri yang berkaitan dengan bau badan.
Meski kebutuhan ini mulai terasa saat pubertas, produk ini tidak hanya terbatas ditujukan untuk remaja melainkan dapat digunakan oleh anggota keluarga lainnya yang ingin menjaga tubuh tetap fresh dan kulit tetap terawat dalam rutinitas mandi sehari-hari.
Dengan pendekatan yang tepat, persoalan keringat dan bau badan tidak perlu menjadi sumber rasa malu. Justru, hal tersebut dapat menjadi kesempatan bagi remaja untuk mengenal tubuhnya, membangun kebiasaan personal hygiene, dan belajar merawat diri dengan lebih mandiri.
Dengan tubuh yang terasa bersih, segar, dan nyaman, remaja pun dapat lebih bebas menjalani aktivitas dan tumbuh dengan rasa percaya diri. Keringat Bau Badan Gone, Pede On!