Kisah di Balik Benang: Dari Tasikmalaya hingga Finlandia, Panggung Mode Bergengsi Suguhkan Spektrum Mode Tanpa Batas
Panggung mode paling bergengsi di Indonesia kembali bergulir dengan deretan inovasi dan kolaborasi yang memukau. Hari kedua Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, menghadirkan energi segar melalui deretan desainer papan atas, jenama lokal, hingga sinergi lintas industri yang melibatkan sektor tekstil, ritel global, hingga tata ruang arsitektur.
Konferensi pers yang digelar pada Selasa (27/10/2026) di City Hall, PIM 3, Jakarta Selatan ini memaparkan berbagai kejutan koleksi dan kolaborasi menarik yang siap memanjakan para pecinta mode tanah air sepanjang penyelenggaraan JFW 2027.
Day 1 & Day 2 Highlights: Eksplorasi Desainer dan Jenama Unggulan
Rangkaian show dibuka oleh BTN yang mempersembahkan "The Dewi’s Luxe Market: Future Fan", menampilkan tiga jenama dengan karakter kuat:
- Glashka: Mengusung koleksi bertajuk "Di Sini Di Antara", jenama yang telah berjalan selama 8 tahun ini menggandeng para pengrajin bordir manual asal Tasikmalaya. Koleksi ini merefleksikan pergulatan batin perempuan modern dengan berbagai peran ganda dalam hidupnya, serta kolaborasi unik bersama Maristasan Indonesia yang mengubah leather cover fabric menjadi sepatu cantik.
- Natalia Kiantoro: Menghadirkan kontradiksi visual yang true to the brand, memadukan elemen lembut (soft) dan struktur tegas yang mencerminkan sisi dinamis perempuan masa kini.
- Suedeson by Kimberly Tandra: Membawa tema "Her Bloom", Kimberly mengeksplorasi ciri khas motif floral dan nuansa feminin dengan palet warna musim panas seperti turquoise dan warna-warna netral, merayakan ketangguhan perempuan untuk tetap bersinar di tengah tantangan.
Kolaborasi Berkelanjutan Bersama APR (Asia Pacific Rayon)
APR kembali memperkuat kehadirkan historisnya di JFW 2027 dengan membawa semangat pemanfaatan serat viscose dan lyocell yang ramah lingkungan dan flowy di berbagai kategori busana. Kolaborasi menarik yang dihadirkan meliputi:
- Cap Bali x Musa Widyatmodjo: Menghadirkan lini "Beyond Bali", desainer senior Musa Widyatmodjo memadukan motif khas Bali dengan konsep urban resort wear yang cocok untuk iklim tropis, dilengkapi aksesoris keramik hingga topi buatan UMKM lokal.
- Manzone & Minimal x Rama Dauhan: Mengusung konsep everyday essentials with a twist, kolaborasi ini menghasilkan busana timeless bergaya premium yang mudah dipadupadankan untuk aktivitas sehari-hari.
- Kami.: Menyoroti teknik layering dengan material yang nyaman dan jatuh sempurna.
Sentuhan Global dan Kurasi Ritel Raksasa
Panggung JFW 2027 juga diramaikan oleh kehadiran jenama internasional dan lokal berstandar global melalui kolaborasi strategis bersama pusat perbelanjaan ternama:
Sogo Department Store menghadirkan Marimekko, jenama ikonik asal Finlandia dengan karakteristik warna dan pola distingtif yang kini semakin mudah dinikmati oleh pencinta mode Indonesia tanpa harus berbelanja ke luar negeri.
Metro Department Store menggandeng jenama asal Bali yang paling diincar, The Story Of, dengan koleksi bertajuk "Romantis"—sebuah perwujudan seni berpakaian bagi perempuan modern yang percaya diri mengekspresikan karakter personal mereka melalui 24 looks eksklusif.
Sinergi Seni Ruang dan Malam Penuh Kejutan
Tidak hanya busana, JFW 2027 turut menggandeng Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), arsitek, serta penyedia material pendukung untuk menciptakan pengalaman spasial (spatial experience) dan tata panggung yang imersif. Dukungan dari berbagai pihak—mulai dari tata cahaya dramatis hingga pemilihan material ramah lingkungan—membuat suasana runway berubah 180 derajat antara siang dan malam hari.
Menjelang show pukul 9 malam, panggung JFW 2027 semakin dinanti lewat kolaborasi bertabur bintang seperti Cover Me Not x Manta Liberta ("Origins") yang memadukan nuansa laut dan kota, PEAU dengan tema "Why Not" yang berkolaborasi dengan musisi asal Rusia Mad Twinz, hingga Hotel dengan koleksi nomantic yang mengeksplorasi keindahan dari pakaian daur ulang atau worn pieces.
Dengan deretan inovasi, keberlanjutan material, dan kolaborasi lintas batas ini, JFW 2027 membuktikan posisinya sebagai kiblat mode utama yang tidak hanya merayakan estetika, tetapi juga pertumbuhan industri kreatif secara menyeluruh.