ads

Manisnya Silaturahmi, Sehatnya Hidup: Edukasi dan Gaya Hidup Sehat Kunci Cegah Diabetes

Efa Trapulina - Kamis, 30 April 2026
RS Premier Bintaro gelar Health Talk & Halal Bihalal dalam Rangka World Diabetes Day 2026 bertajuk “Manisnya Silaturahmi, Sehatnya Hidup” membahas risiko penyakit diabetes dan pencegahannya (Foto: Ist)
RS Premier Bintaro gelar Health Talk & Halal Bihalal dalam Rangka World Diabetes Day 2026 bertajuk “Manisnya Silaturahmi, Sehatnya Hidup” membahas risiko penyakit diabetes dan pencegahannya (Foto: Ist)
A A A

Peringatan World Diabetes Day 2026 yang jatuh pada bulan April menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan diabetes melalui edukasi dan perubahan gaya hidup. Untuk itu, RS Premier Bintaro kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.

Melalui kegiatan Health Talk & Halal Bihalal bertema “Manisnya Silaturahmi, Sehatnya Hidup!” yang digelar pada Minggu (19/4) lalu dalam memperingati Hari Diabetes Nasional, RS Premier Bintaro mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjalankan gaya hidup sehat dan memahami risiko diabetes serta langkah pencegahannya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman, yaitu dr. Ardy Wildan, Sp.PD, Subsp. E.M.D (K), M.Pd.Ked, Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes, serta dr. D. Chikih, Sp.KO, MKK (DMA), Spesialis Kedokteran Olahraga yang membagikan edukasi kesehatan terkait pengelolaan penyakit metabolik, pentingnya pola makan sehat, serta pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, suasana Halal Bihalal turut mempererat hubungan antara tenaga medis dan masyarakat.

CEO RS Premier Bintaro, dr. Relia Sari, MARS, menegaskan bahwa edukasi menjadi kunci utama dalam pencegahan diabetes. “Diabetes ini sebenarnya sangat erat dengan preventif dan edukasi. Jadi edukasi itu harus dilakukan berulang-ulang supaya masyarakat benar-benar paham,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya pergeseran usia penderita diabetes yang kini semakin muda. “Sekarang ini tidak hanya lansia usia 60-an tahun, justru sudah mengarah ke usia yang lebih muda. Kita juga melihat pasien usia 40-an sudah banyak yang datang dan bahkan sudah terdiagnosis,” ungkap dr. Relia.

Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari pola hidup masyarakat saat ini, khususnya di perkotaan. “Gaya hidup sekarang itu berpengaruh sekali. Kurang gerak karena semua serba gadget, pola makan juga tidak terkontrol, ditambah kebiasaan begadang dan konsumsi minuman kekinian,” terangnya. 

demo masak
Demo masak sehat oleh oleh tim F&B Department RS Premier Bintaro

dr. Relia menekankan bahwa pola hidup sehat bukan berarti harus menghindari semua hal tersebut secara total, melainkan perlu pengaturan yang bijak. “Bukan berarti tidak boleh sama sekali, tapi harus dibatasi. Misalnya konsumsi makanan atau minuman tertentu masih boleh, tapi jangan sering, mungkin seminggu sekali,” tambahnya.

Berdasarkan pengamatan di layanan kesehatan, jumlah kasus diabetes di Indonesia juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. “Kalau melihat data, angkanya bisa sekitar 25 persen, dan itu cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan,” dr. Relia menekankan.

Ia juga menyoroti bahwa banyak pasien datang dalam kondisi yang sudah disertai komplikasi. “Sekarang banyak pasien datang itu tidak hanya dengan diabetes, tapi sudah dengan komplikasi, misalnya serangan jantung. Padahal awalnya dari diabetes,” jelas dr. Relia.

Diabetes, lanjutnya, memang sering disebut sebagai penyakit yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan lain. “Diabetes itu sering disebut mother of diseases, karena bisa ke mana-mana—ke mata, ginjal, jantung, dan organ lainnya,” imbuh dr. Relia.

Untuk itu, melalui pendekatan edukasi yang berkelanjutan, RS Premier Bintaro juga mendorong masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. “Sebenarnya yang paling penting itu sederhana: menjaga berat badan, tetap aktif bergerak, dan menjaga pola hidup sehat. Itu yang paling dasar, tapi dampaknya besar,” tutup dr. Relia.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif seperti demo masak sehat oleh oleh tim F&B Department rumah sakit serta sesi konsultasi langsung peserta dengan tenaga medis. Kegiatan fisik seperti jalan pagi dan senam juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak.

Melalui kegiatan ini, RS Premier Bintaro berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh melalui pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, serta pemeriksaan kesehatan berkala, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Manisnya Silaturahmi, Sehatnya Hidup: Edukasi dan Gaya Hidup Sehat Kunci Cegah Diabetes
img
Pekan Imunisasi Dunia 2026; Dorong Perlindungan Kesehatan Lintas Generasi
img
3 Alasan Harus Lakukan Pemeriksaan Gigi 6 Bulan Sekali
img
Mengenal Terapi Regeneratif dan Stem Cell: Terobosan Baru untuk Kesehatan Keluarga