Mengasah Pena di Sekolah Sang Presiden: Semangat Menulis Kreatif di SDN Menteng 01 Pagi, Jakarta Pusat

Novita Sari - Rabu, 11 Maret 2026
Para siswa SDN Menteng 01 Pagi antusias dan mengaku senang karena mendapatkan banyak ilmu baru tentang dunia kepenulisan. Foto: Kiki Salwa
Para siswa SDN Menteng 01 Pagi antusias dan mengaku senang karena mendapatkan banyak ilmu baru tentang dunia kepenulisan. Foto: Kiki Salwa
A A A

Nama Sekolah Dasar Negeri (SDN) Menteng 01 di Jakarta Pusat selalu menyimpan aura istimewa. Bukan hanya karena lokasinya yang strategis, namun juga karena sekolah ini pernah menjadi tempat belajar Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama, di masa kecilnya.

Suasana sekolah semakin semarak dengan kehadiran tim dari Majalah Bilingual Kiko and Friends-Just for Kids yang menggelar kegiatan pelatihan menulis kreatif bagi siswa-siswi terpilih.

Kali ini, tepatnya pada Selasa, 09 Desember 2025, para siswa dilatih untuk menulis sebuah artikel berita.

Acara ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.

Ibu Wahyuni, Guru Kelas 3B SDN Menteng 01 Pagi, Jakarta Pusat. Foto: Kiki Salwa
Ibu Wahyuni, Guru Kelas 3B SDN Menteng 01 Pagi, Jakarta Pusat. Foto: Kiki Salwa

Ibu Wahyuni, Guru Kelas 3B SDN Menteng 01, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Majalah Kiko.

"Alhamdulillah, hari ini dari rekan-rekan Majalah Kiko hadir ke sekolah untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara menulis berita kepada anak-anak. Menurut saya, kegiatan ini sangat-sangat bermanfaat," ujar Ibu Wahyuni.

Grup Juara Satu dalam menulis artikel berita berkelompok. Foto: Salwa Kiki
Grup Juara Satu dalam menulis artikel berita berkelompok. Foto: Salwa Kiki

Ibu Wahyuni menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara hari ini saja, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan terhadap pembelajaran di sekolah.

"Jadi, hari ini kegiatan Majalah Kiko dengan pembelajaran di kelas itu sangat-sangat menyambung, sangat membantu. Saya harap mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya kali ini saja, tapi terus berlanjut sehingga anak-anak semakin terlatih untuk menulis," tambahnya.

Grup Juara Dua dalam menulis artikel berita berkelompok. Foto: Salwa Kiki
Grup Juara Dua dalam menulis artikel berita berkelompok. Foto: Salwa Kiki

Bagi Ibu Wahyuni, menulis adalah sebuah terapi. Melalui tulisan, anak-anak dapat mengeluarkan ide-ide cemerlang mereka. Pihak sekolah pun mengucapkan terima kasih kepada Majalah Kiko karena telah memberikan kesempatan berharga bagi siswa-siswa SDN Menteng 01 untuk mengembangkan kemampuan menulis yang kreatif.

Antusiasme terbesar datang dari para peserta didik. Mereka mengaku senang dan mendapatkan banyak ilmu baru tentang dunia kepenulisan.

Grup Juara Tiga dalam menulis artikel berita berkelompok. Foto: Salwa Kiki
Grup Juara Tiga dalam menulis artikel berita berkelompok. Foto: Salwa Kiki

Alesha Fadillah Kurniawan dari kelas 5A, berbagi kesannya dengan wajah ceria, "Hari ini tuh bener-bener seru banget, aku senang banget! Terus juga dengan adanya acara Majalah Kiko ini, kita yang terpilih bisa menulis kayak artikel gitu deh. Terus kita juga diajarin gimana cara buat artikel."

Alesha juga memamerkan prestasinya yang berhasil meraih juara ketiga dalam kompetisi menulis yang diadakan. "Yang bagus kita dapat hadiah, aku juara ketiga. Lumayan! Makasih Majalah Kiko, makasih!" serunya bangga.

Alesha Fadillah Kurniawan kelas 5A dan Radeva Danendra Diovi kelas 5B. Foto: Salwa Kiki
Alesha Fadillah Kurniawan kelas 5A dan Radeva Danendra Diovi kelas 5B. Foto: Salwa Kiki

Senada dengan Alesha, Radeva Danendra Diovi dari kelas 5B, juga mengungkapkan rasa senangnya, "Perasaan saya setelah Majalah Kiko mengunjungi sekolah saya, senang karena bisa diajarkan menulis artikel dan hal-hal penting untuk menulis artikel agar bisa lebih menarik. Terima kasih ya Majalah Kiko sudah mengajarkan saya menulis artikel. Saya senang sekali, terima kasih."

Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat literasi dan kreativitas di SDN Menteng 01, sekolah yang menyimpan sejarah global, terus dipupuk. Melalui bimbingan yang tepat, anak-anak Indonesia, pewaris masa depan, siap mengolah ide dan menyampaikannya dalam untaian kata yang menarik.

Latest Update
Explore more fun