ads

Menjadi Guru Pertama untuk Si Kecil, Mengapa Rasa Ingin Tahu Anak Adalah Kunci Masa Depan?

Novita Sari - Senin, 09 Maret 2026
Sekitar 54% orangtua Gen Z menyatakan bahwa tujuan utama pengasuhan mereka adalah membantu anak siap menghadapi kehidupan sebenarnya. Foto: Ist
Sekitar 54% orangtua Gen Z menyatakan bahwa tujuan utama pengasuhan mereka adalah membantu anak siap menghadapi kehidupan sebenarnya. Foto: Ist
A A A

Pernahkah Moms merasa harus mengatakan "kebohongan putih" demi kebaikan si Kecil? Dalam sebuah fragmen cerita film Na Willa, ada momen yang sangat mendebarkan sekaligus menyentuh.

Suatu hari, Mak (ibu Na Willa) terpaksa berbohong untuk melarang Na Willa pergi bermain ke dekat rel kereta api. Saat itu, Na Willa merasa kesal karena dilarang, namun siapa sangka, "kebohongan" kasih sayang Mak justru menyelamatkan Na Willa dari kecelakaan kereta api yang naasnya menimpa teman mainnya.

Kejadian ini menjadi titik balik bagi Na Willa untuk memahami bahwa di balik setiap larangan atau nasihat Ibu, ada perlindungan dan cinta yang luar biasa besar.

Kisah Na Willa bukan sekadar cerita anak biasa. Ia adalah cermin bagi kita para Ibu bahwa peran kita adalah benteng sekaligus jendela pertama bagi si Kecil untuk melihat dunia.

Mendukung Si Kecil yang Ingin Tahu

Sama seperti Na Willa yang penuh rasa ingin tahu dan imajinasi, anak-anak kita saat ini tumbuh di dunia yang bergerak sangat cepat.

Sebuah riset yang dilakukan Talker Research terhadap 2.000 orangtua dengan anak usia 0–6 tahun menunjukkan bahwa banyak orangtua Gen Z memandang pengasuhan sebagai proses mempersiapkan anak agar mampu bertahan dan beradaptasi di dunia nyata.

Bahkan, sekitar 54% orangtua Gen Z menyatakan bahwa tujuan utama pengasuhan mereka adalah membantu anak siap menghadapi kehidupan sebenarnya. Oleh Karena itu, peran ibu tidak hanya sebatas merawat, tetapi juga menjadi sosok pertama yang membentuk cara si Kecil belajar, berpikir, dan bermimpi melalui stimulasi yang tepat, kedekatan emosional, serta dukungan dalam setiap proses tumbuh kembangnya.

SGM Eksplor dan Visinema ajak anak Indonesia tumbuh optimal dengan nutrisi lebih. Foto: Ist
SGM Eksplor dan Visinema ajak anak Indonesia tumbuh optimal dengan nutrisi lebih. Foto: Ist

Melihat semangat ini, Visinema Studios menghadirkan film keluarga "Na Willa" yang akan tayang menghiasi layar bioskop mulai 18 Maret 2026, tepat saat libur Lebaran. Film ini didukung penuh oleh mitra nutrisi terpercaya keluarga Indonesia untuk membantu anak-anak tumbuh "lebih": lebih cepat tanggap, lebih tinggi, dan lebih berani bermimpi, yaitu SGM Eksplor.

“Kami memiliki misi untuk mendukung lahirnya Generasi Maju Indonesia dan bersama Bunda Indonesia telah menutrisi lebih dari 75 juta anak Indonesia. Karena masa depan bangsa bergantung pada kemajuan generasi penerusnya. Dukungan dalam film ini merupakan kerja sama strategis untuk menginspirasi para orangtua bahwa setiap anak bisa tumbuh lebih seperti Na Willa dengan nutrisi lebih. Kami melihat sosok Na Willa merupakan anak inspiratif, yang penuh rasa ingin tahu, ingin tumbuh lebih tinggi, aktif belajar, dan penuh imajinasi​,” ujar Anissa Ardiellaputri, Head of SGM saat konferensi pers, Minggu 08 Maret 2026 di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat.

Mengapa Ibu Adalah Guru Pertama?

Dalam kesempatan yang sama, Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, S.Psi, M.Psi.T, menjelaskan bahwa interaksi harian antara Ibu dan anak adalah sekolah pertama bagi mereka. "Dukungan emosional dan stimulasi yang tepat dari Ibu, membantu anak memahami lingkungan dan memecahkan masalah sederhana sejak dini," ungkapnya.

Ki-ka: Aninda, Anissa, Anggia, dan Novia Puspa Sari (Produser Film Na Willa). Foto: Ist
Ki-ka: Aninda, Anissa, Anggia, dan Novia Puspa Sari (Produser Film Na Willa). Foto: Ist

Namun, stimulasi saja tentu tidak cukup tanpa asupan yang mendukung kerja otak dan fisik si Kecil. Agar si Kecil bisa seaktif dan secerdas Na Willa, nutrisi harian harus menjadi perhatian utama. Dukungan asupan dengan Zat Besi 3x lebih banyak serta DHA 100% lebih banyak (yang diperkaya minyak ikan tuna) sangat penting agar anak Indonesia tidak hanya tumbuh sehat, tapi juga tumbuh lebih tinggi dan cepat tanggap.

“Kami berharap film ini bisa menjadi ruang bagi keluarga untuk berkumpul dan saling memahami. Di tengah minimnya tontonan ramah anak, Na Willa hadir sebagai tontonan yang jujur, hangat, dan sangat dekat dengan keseharian keluarga kita,” ucap Anggia Kharisma, Produser Film Na Willa dan Chief of Content Officer Visinema Studios.

Jadi, setelah sebulan penuh berpuasa, yuk ajak si Kecil merayakan kemenangan dengan menontonnya di bioskop. Jadikan momen ini sebagai waktu berkualitas untuk menginspirasi si Kecil agar terus berani bereksplorasi dan tumbuh menjadi generasi maju yang membanggakan.

Karena seperti Mak kepada Na Willa, dukungan Moms adalah fondasi utama bagi setiap langkah hebat si Kecil di masa depan.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Perkuat Tujuan dan Komitmen dalam Kesehatan Perempuan Lewat Program Her Health Grant
img
100.000 Ibu Indonesia Peluk Hangat Gerakan TULUS HATI, Terampil Pijat Bayi Mandiri, Perkuat Bonding dengan Buah Hati
img
Kolaborasi Lintas Generasi untuk Menjadikan Jakarta Kota Global yang Hangat dan Ramah untuk Warganya
img
Salah Pilih Deterjen Bisa Sebabkan Masalah Kulit, Dokter Tirta Sarankan Pilih Deterjen yang Bebas SLS dan Paraben