Menyebarkan Kebaikan si Kecil di Rumah Bisa Jadi Donasi untuk Anak Yatim di Bulan Ramadan
Moms, di bulan Ramadan ini mungkin banyak momen-momen kecil di rumah yang kadang luput disadari, misalnya anak yang berhasil bangun sahur sendiri, kakak yang membantu adiknya menyiapkan piring, atau si kecil yang mencoba puasa lebih lama dari biasanya.
Bagi banyak orang tua, momen sederhana seperti itu sebenarnya menjadi bagian penting dalam proses membentuk karakter anak. Ramadan memang sering dianggap sebagai waktu yang tepat untuk menanamkan nilai kebaikan, mulai dari disiplin, kepedulian, hingga kebiasaan berbagi.
Ade Savitri, Head of Marketing PT Flora Food Indonesia, mengatakan bahwa kebaikan kecil yang terjadi di rumah setiap hari bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang jika dibagikan. Melihat pentingnya hal itu, BlueBand menghadirkan inisiatif #SatuSendokSeribuKebaikan, sebuah gerakan yang mengajak keluarga Indonesia untuk menceritakan kebaikan dan kehebatan anak selama Ramadan melalui media sosial.
Menurut Ade, cerita yang dibagikan tidak harus berupa hal besar. Bahkan hal sederhana pun bisa menjadi bagian dari pembelajaran anak.
“Misalnya anak yang biasanya puasa setengah hari sekarang mencoba puasa penuh, kakak membantu adiknya belajar Al-Qur’an, atau anak yang membersihkan kamar yang biasanya berantakan. Hal-hal kecil seperti itu sebenarnya adalah kebaikan yang layak dirayakan,” jelasnya saat ditemui di sela-sela peluncuran #GerakanSatuSendokKebaikan di Jakarta, Jumat (6/3).
Melalui gerakan tersebut, setiap unggahan cerita kebaikan keluarga akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp10.000 yang disalurkan kepada anak-anak yatim binaan Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim. Skema ini membuat partisipasi masyarakat tidak hanya berhenti pada berbagi cerita di ruang digital, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Kolaborasi ini juga diwujudkan dalam kegiatan buka puasa bersama 1.000 anak yatim bertajuk “10.000 Senyum 1 Hati” yang diselenggarakan pada 6 Maret di Senayan City, Jakarta.
Direktur Utama Rumah Yatim, Nugroho Bejo Wismono, menyebut bahwa keterlibatan banyak keluarga dalam gerakan seperti ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi anak-anak yatim. “Ramadan selalu menjadi momen penuh harapan. Ketika banyak keluarga terlibat, anak-anak merasakan bahwa ada begitu banyak tangan yang ikut menyemangati mereka untuk terus melangkah maju,” ujarnya.
Di sisi lain, Ade melihat antusiasme para orang tua cukup tinggi sejak inisiatif ini diperkenalkan. Ia menyebut sudah ada ribuan unggahan yang masuk dalam waktu singkat. Banyak ibu yang langsung tertarik untuk ikut berbagi cerita tentang keseharian anak mereka selama Ramadan.
Selain mengajak keluarga menyebarkan kebaikan, BlueBand juga menyoroti pentingnya pemenuhan nutrisi anak selama menjalani puasa. Menurut Ade, salah satu tantangan yang masih dihadapi banyak keluarga Indonesia adalah memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi, terutama saat pola makan berubah selama Ramadan.
Ade menjelaskan bahwa satu porsi penggunaan margarin sekitar 15–20 gram dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan nutrisi harian anak, termasuk Omega 3 dan Omega 6. Dalam formulasi terbaru, kandungan vitamin juga ditingkatkan dari enam menjadi sepuluh jenis vitamin untuk mendukung kebutuhan gizi keluarga.
“Banyak anak yang asupan gizinya belum selalu seimbang dari makanan sehari-hari. Karena itu penting juga memastikan makanan yang disiapkan di rumah bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi mereka,” kata Ade.
Kesibukan orang tua saat Ramadan juga menjadi pertimbangan lain. Waktu memasak sering kali terbatas, terutama menjelang sahur yang biasanya hanya berlangsung singkat. Untuk membantu para ibu, perusahaan juga menghadirkan sekitar 30 resep baru yang dirancang khusus untuk Ramadan. Resep-resep tersebut dibuat sederhana dengan bahan yang mudah ditemukan serta mengikuti tren menu yang sedang populer, seperti masakan Jepang, Korea, hingga nasi kandar. Resep ini dirancang agar praktis dimasak di rumah, terutama bagi orang tua yang memiliki waktu terbatas untuk menyiapkan menu sahur maupun berbuka.
Ade menjelaskan bahwa inspirasi resep tersebut juga dibagikan melalui media sosial, terutama TikTok, agar lebih mudah diakses oleh para ibu yang mencari ide masakan praktis selama Ramadan.
Selama lebih dari satu abad, BlueBand telah menjadi bagian dari meja makan keluarga Indonesia. Melalui kampanye #SatuSendokSeribuKebaikan, merek margarin ini ingin mengingatkan kembali bahwa kebaikan sering kali dimulai dari hal-hal kecil di rumah—mulai dari cara orang tua mendidik anak, kebiasaan makan bersama, hingga cerita sederhana yang dibagikan kepada orang lain.
Ade menegaskan bahwa semangat yang dibawa kampanye ini tidak hanya berhenti di Ramadan. “Kebaikan itu bisa datang dari banyak hal: dari nutrisi, dari pola asuh orang tua, dari kebiasaan makan di rumah. Kami berharap semangat berbagi ini bisa terus dilakukan, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga seterusnya,” tutup Ade.