ads

Menyusui Itu Perjuangan Bersama, Yuk, Jaga Keberlanjutannya Demi Masa Depan Anak Indonesia

Novita Sari - Kamis, 30 Juli 2026
Kita tidak selalu harus membuat hal baru, melainkan merawat dan memperkuat berbagai dukungan yang selama ini sudah terbukti berhasil membantu para Ibu menyusui. Foto: Tangkapan Layar
Kita tidak selalu harus membuat hal baru, melainkan merawat dan memperkuat berbagai dukungan yang selama ini sudah terbukti berhasil membantu para Ibu menyusui. Foto: Tangkapan Layar
A A A

Setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus, dunia memeringati Pekan Menyusui Dunia (PMD). Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk kembali mengingatkan kita semua bahwa memberikan ASI kepada buah hati bukan sekadar tugas seorang Ibu, melainkan tanggung jawab bersama.

Menyambut PMD 2026, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengusung tema “Perkuat yang Sudah Berjalan: Bersama AIMI Mewujudkan Keberlanjutan Menyusui”.

Pesan utamanya sederhana namun mendalam: kita tidak selalu harus membuat hal baru, melainkan merawat dan memperkuat berbagai dukungan yang selama ini sudah terbukti berhasil membantu para ibu menyusui.

Lebih Dari Sekadar Kesehatan Ibu dan Bayi

Selama ini, proses menyusui sering kali hanya dipandang sebagai urusan gizi antara Ibu dan Anak. Padahal, dampaknya jauh lebih luas dari itu.

Menyusui adalah investasi jangka panjang untuk bangsa. Praktik pemberian ASI yang optimal terbukti menjadi benteng utama dalam:

  • Mencegah stunting dan malnutrisi pada anak.
  • Menekan angka kesakitan pada bayi maupun ibu.
  • Menghemat pengeluaran keluarga untuk biaya kesehatan dan formula.
  • Memperkuat ketahanan pangan keluarga sejak hari pertama kehidupan.

Dalam sesi konferensi pers secara online, Rabu, 29 Juli 2026, Ketua Umum AIMI, Nia Umar, menegaskan bahwa keberhasilan menyusui sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

"Menyusui bukan hanya isu kesehatan Ibu dan Anak. Kita tidak selalu harus memulai sesuatu yang baru, sering kali kita hanya perlu memperkuat praktik yang sudah terbukti berhasil," ungkap Nia Umar.

Ibu Tidak Boleh Berjuang Sendirian

Proses laktasi bukanlah jalan mulus tanpa hambatan. Bayang-bayang kelelahan, baby blues, hingga tekanan sosial sering kali membuat para Ibu merasa tertekan. Disitulah pentingnya konsep Warm Chain of Support atau Rantai Hangat Dukungan Menyusui.

Seorang Ibu butuh lingkungan yang hangat, aman, dan bebas dari penghakiman. Agar pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat berlanjut hingga anak berusia 2 tahun atau lebih, Ibu membutuhkan:

  • Dukungan penuh dari suami dan keluarga di rumah (berbagi tugas domestik dan memberikan rasa nyaman).
  • Fleksibilitas di tempat kerja (tersedianya waktu dan fasilitas ruang laktasi yang layak).
  • Dukungan dari tenaga kesehatan sejak masa kehamilan hingga persalinan.
  • Perlindungan regulasi dari pemasaran produk pengganti ASI yang agresif.

Merangkai Dukungan Agar Tak Jalan Sendiri-Sendiri

Sejatinya, Indonesia sudah memiliki banyak sarana pendukung, seperti Posyandu, Puskesmas, Fasilitas Kesehatan Sayang Bayi, hingga Kelas Ibu Hamil dan Menyusui.

Namun, tantangan terbesarnya adalah menyelaraskan semua fasilitas ini agar terhubung secara harmonis dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dalam kesempatan ini, Divisi Advokasi AIMI, Gina Sabrina (Monik), menambahkan bahwa kebijakan pemerintah juga harus terus dikawal agar benar-benar memihak hak laktasi Ibu dan Anak.

"Menyusui hingga 2 tahun adalah hak otonomi tubuh Ibu dan hak Anak atas standar kesehatan tertinggi. Pemerintah harus memastikan kebijakan yang hadir saling mendukung, bukan justru mengganggu proses laktasi alami," tegas Monik.

Mengenal AIMI: Teman Perjalanan Para Ibu Menyusui

Sejak berdiri pada 21 April 2007, AIMI konsisten menjadi kelompok pendukung (support group) sesama Ibu. Berawal dari gerakan kepedulian, kini AIMI telah tersebar di 19 provinsi dan 14 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Lewat berbagai program seperti konseling (daring maupun tatap muka), kelas MPASI rumahan berbasis bahan lokal, edukasi di posyandu dan tempat kerja, AIMI hadir memastikan tidak ada Ibu yang merasa sendirian dalam memperjuangkan hak ASI Anak.

Mari Mengambil Peran!

Keberhasilan menyusui adalah cermin dari kepedulian sebuah bangsa terhadap anak-anaknya. Baik sebagai suami, keluarga, rekan kerja, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum, kita semua bisa mengambil peran.

Mari bersama-sama merawat, memantau, dan memperkuat rantai dukungan menyusui demi mewujudkan anak Indonesia yang sehat, tangguh, bebas stunting, dan sejahtera!

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Menyusui Itu Perjuangan Bersama, Yuk, Jaga Keberlanjutannya Demi Masa Depan Anak Indonesia
img
Lebih dari 135.000 Porsi Sarapan Gratis Dibagikan, Ajak Keluarga Indonesia Bangun Kebiasaan Sarapan Bersama
img
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Edukasi bagi Orang Tua Perlu Diperkuat
img
Anak Tantrum Saat Ponsel Diambil? Mengenali Tanda Kecanduan Gadget dan Cara Menanganinya Secara Sehat