Perjuangan Natasha Wilona dari Acne Survivor hingga Menemukan “Soulmate” Skincare untuk Kulit Sensitifnya
Moms pernah atau sedang berjuang melawan jerawat? Hmm, pasti tahu banget bagaimana rasanya. Muka merah-merah, perih disentuh, make-up susah nempel, dan yang paling nyesek: setiap bercermin kok perasaan makin parah, bukan membaik. Belum lagi komentar orang sekitar, yang kadang niatnya baik tapi bikin hati ambyar.
Siapa sangka, artis cantik Natasha Wilona juga pernah ada di fase itu, bukan sekadar satu atau 2 jerawat, tapi yang hampir menutupi seluruh wajah.
Saat ditemui di Pop-Up Experience SKIN1004 yang berlangsung di Kota Kasablanka Mall Jakarta, Kamis (27/11) dan di tengah suasana ramai pengunjung yang sedang mencoba produk dan konsultasi kulit, Wilona berbagi cerita panjang dan jujur tentang perjalanan kulitnya.
Ia mengaku mulai jerawatan sejak tahun 2018, saat kuliah. “Waktu SMP–SMA aku tuh malah gak jerawatan sama sekali, bersih banget. Jadi kayaknya mungkin telat puber atau apa, aku gak ngerti. Nah, pas 2018 aku inget banget, tiba-tiba aku jerawatan. Mulai dari bruntusan, dianggap sepele. Lama-lama ke pipi, lama-lama ke dagu, lama-lama satu wajah bener-bener sampe gak ada space, rapat,” ujar Wilona mengenang.
Wanita kelahiran 15 Desember 1998 ini lalu mencoba perawatan ke klinik dan dokter, namun kondisinya sempat semakin parah. “Tahun 2019 aku coba perawatan sana sini, tambah “hancur” malah. Coba perawatan ke dokter atau klinik, mungkin ada salah penanganan, mungkin juga gak cocok sama bahan yang dipakai, jadi (mukaku) lebih parah lagi,” katanya.
Puncaknya, di tahun yang sama ia memutuskan berangkat ke Korea Selatan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit di sana. “Dia bilang, ini kulit kamu, skin barrier-nya rusak, kulit kamu udah berontak. Don't put anything, jangan taruh apapun di wajah, jangan gunakan heavy product. Coba cari produk yang berbahan dasar natural dan yang paling ringan,” Natasha mengulang percakapan dengan dokter.
Dari situlah, proses pencarian skincare yang cocok untuk kulitnya dimulai. Ia bertekad belajar memahami kulitnya sendiri. Ia mencoba produk dari lokal hingga luar sampai akhirnya menemukan pola yang cocok. Menurutnya, acne survivor harus ekstra sabar dalam mencoba, mengamati, dan memberi waktu untuk kulit pulih.
“Aku cari sana sini, trial and error, coba produk dari lokal maupun luar negeri, segala macam, sampai akhirnya di tahun 2019 itu ketemu dengan SKIN1004 dan cocok. Jadi memang panjang perjalanannya,” imbuh Natasha Wilona yang tak disangka malah menjadi Brand Ambassador resmi brand kosmetik global asal Korea Selatan itu sejak bulan Oktober 2025 lalu.
Wilona lalu mengenang masa awal ia mencoba skincare ringan dan natural pada 2019. Ada dua produk yang langsung ia coba saat itu: Centella Ampoule dan Tea Trica B5 Cream. Keduanya mengandung bahan alami Centella Madagascar.
Bagi Wilona, kecocokan bukan hanya soal hasil cepat, tetapi apakah produk tersebut selaras dengan prinsip hidupnya sebagai pecinta hewan. “Aku selalu cari produk skincare yang kalau bisa vegan dan animal cruelty free, karena aku sayang binatang,” ujarnya.
Selain itu, ia hanya bisa menggunakan produk dengan tekstur ringan karena kulitnya sensitif. “Biasanya produk-produk yang ringan itu memang berbahan dasar natural. Nah, nyari produk yang berbahan dasar natural tuh gak gampang. Kebetulan Korea itu udah juaranya, mereka selalu menggunakan bahan-bahan natural misalnya dari tanaman atau buah, kayak sekarang dari Centella Madagascar. Jadi memang cari produk untuk acne survivor dan kulit super sensitif kayak aku tuh gak gampang. Makanya kalau aku udah ngerasa cocok, ya aku teruskan,” katanya.
Filosofi Skincare: Sederhana dan Lembut
Kini, setelah memahami karakter kulitnya, Wilona memegang satu prinsip utama yakni “Keep it simple, keep it gentle”. Ia tidak lagi mengikuti tren layering yang berlapis-lapis. Baginya, semakin sederhana, semakin baik terutama bagi yang memiliki kulit sensitif.
Ia tidak menampik bahwa jerawat pasti kapan saja bisa muncul kembali di wajahnya yang mulus. “Tadi malam ada muncul 1 nih,” katanya ringan sambil tertawa. Ia paham jerawat bisa muncul karena faktor hormonal, misalnya saat jelang dan masa menstruasi. “Kalau jerawat hormonal, aku ngerti, ya udah terima aja. Atau jerawat karena mungkin pola makan yang nggak bener atau mungkin dari make-up. Tapi kalau bruntusan, sudah nggak pernah lagi. Jadi aku percaya bahwa keep it simple, keep it gentle. Se-simple mungkin skincare-nya, jangan terlalu banyak layering (pakai produk berlapis-lapis). Cari produk yang se-gentle mungkin, dan kalau udah ketemu yang cocok, pakai aja terus. Jangan diganti-ganti. Kecuali suatu saat, kulit nunjukin tanda-tanda gak resistant, baru coba ganti atau shifting ke produk lain. Tapi biasanya, walaupun produk skincare lain aku cari dari brand yang sama tapi dari seri berbeda, sampai kulit benar-benar stabil,” saran Wilona yang mengaku bahwa rutinitas skincare wajib saat ini yang ia lakukan adalah double cleansing dan mengaplikasikan sunscreen.
Self Love itu Dibuktikan, Termasuk Merawat Kulit
Ketika ditanya soal self love, Wilona tegas menjawab, “Self love itu salah satunya dengan cara kita merawat diri bukan cuma bilang ‘love yourself’, tapi harus nunjukin,” ucapnya.
Self love bagi Wilona hadir dalam banyak bentuk: menjaga inner peace, memperluas wawasan, hingga mendengarkan apa yang kulit butuhkan. Ia menegaskan bahwa skincare bukan tentang mahal atau populer, tapi tentang kecocokan. “Carilah skincare yang cocok dan ramah sama kulit kamu, bukan yang harus mahal dan terkenal, tapi yang cocok dan bisa jadi soulmate kamu. Dengan kita taking care of ourselves kayak gitu, sebenarnya itu nunjukin self love kita,” tutupnya.
Dari perjalanan Natasha Wilona menuju kulit sehat dan berseri, bisa diambil pelajaran yang relevan bagi mereka yang sedang mengalami masalah jerawat ataupun memiliki kulit sensitif, yakni:
- Pilih yang ringan dan natural. Kulit sensitif membutuhkan bahan alami yang minim risiko iritasi
- Perhatikan faktor etis. Untuk Moms yang peduli hewan dan lingkungan, animal cruelty-free yang diterapkan pada produk bisa jadi pertimbangan
- Jangan berlebihan. Layering atau mengaplikasi produk berlapis-lapis yang terlalu banyak justru bisa membuat kulit stres.
- Konsisten. Jika sudah menemukan skincare yang cocok, lanjutkan. Kulit sensitif butuh stabilitas
- Basic is powerful. Agar fondasi kulit sehat, jangan lupakan double cleansing agar wajah benar-benar bersih dan selalu gunakan sunscreen saat beraktivitas.
Buat Moms yang sedang di fase jerawat atau kulit sensitif, kisah Wilona mengingatkan bahwa tidak semuanya bisa instan. Kadang prosesnya panjang, melelahkan, bahkan bisa bikin menangis. Tapi dengan pendekatan yang lembut, minimalis, dan konsisten, kulit bisa kembali pulih.
Pop-Up Experience yang telah berlangsung sejak 19 November di Mall Kota Kasablanka Jakarta ini akan berakhir pada Minggu, 30 November 2025. Di sini pengunjung dapat mencoba langsung produk dan konsultasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Siapa tahu, di acara pop-up ini, Moms juga bisa menemukan “soulmate skincare” versi Moms sendiri.