ads

Salah Pilih Deterjen Bisa Sebabkan Masalah Kulit, Dokter Tirta Sarankan Pilih Deterjen yang Bebas SLS dan Paraben

Dwi Retno - Kamis, 30 April 2026
Pencegahan masalah kesehatan kulit menjadi hal yang penting bagi Deterjen Sayang, sehingga terus membuat kampanye untuk mengedukasi masyarakat pentingnya memilih produk deterjen yang wangi, bersih serta aman terhadap kulit (Foto : Ist)
Pencegahan masalah kesehatan kulit menjadi hal yang penting bagi Deterjen Sayang, sehingga terus membuat kampanye untuk mengedukasi masyarakat pentingnya memilih produk deterjen yang wangi, bersih serta aman terhadap kulit (Foto : Ist)
A A A

Masalah kesehatan kulit, kerap timbul di masyarakat Indonesia saat ini. Di antaranya seperti infeksi jamur (panu, kurap), kudis (scabies) akibat kelembaban tinggi, serta jerawat dan dermatitis. Bahkan, masalah kulit bruntusan ini pun, sempat ramai dikeluhkan oleh para pengguna hijab di media sosial. Mereka merasa, sudah sangat baik menjaga kebersihan hijab yang digunakannya tapi tetap saja masalah kulit seperti bruntusan dan jerawat terus muncul.

Perempuan yang bermasalah dengan kulit itu pun, mulai menerka-nerka penyebab kulit mereka menjadi timbul bruntusan itu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan masalah kesehatan kulit tersebut. Di antaranya, iklim tropis, kurangnya kebersihan lingkungan, dan penggunaan produk detergen yang tak tepat. Selama ini, hampir semua perempuan yang merasa sudah sangat menjaga kebersihan lingkungannya. Tapi, kadang ada yang luput dari perhatian mereka yaitu salah memilih detergen. Padahal, pemilihan detergen ini sangat penting karena kalau salah menggunakan detergen, berbagai masalah kesehatan kulit akan mengancam keluarganya.

Masalah kesehatan kulit ini pun, tak luput dari perhatian dokter yang juga seorang influencer kesehatan, dokter Tirta. Ia menjelaskan, penyebab bruntusan salah satunya bisa karena pakaian yang dicuci menggunakan detergen yang salah. Sehingga, menimbulkan alergi terutama pada kulit sensitif. “Bruntusan, bisa timbul karena penggunaan detergen yang tak cocok. Sehingga muncul kemerahan dan gatal-gatal. Ini, biasanya terjadi karena sensitif pada detergen yang mengandung SLS dan Paraben,” ujar dokter Tirta yang dikutip dari Media Sosialnya.

Agar tak bruntusan, solusinya harus memilih detergen yang tak mengandung dua zat tersebut, yaitu SLS dan Paraben. Dokter Tirta pun, memberikan tips bagaimana mengecek kandungan detergen tersebut aman untuk kulit atau tidak. Yakni, dengan memasukkan tangan ke dalam air yang telah dicampur detergen. “Ngeceknya gampang, masukan tangan ke detergen kalau gatal berarti kulit hyper sensitif harus cari detergen yang aman,” katanya.

Sebagai BA Detergen Sayang Hijab, ia pun aktif mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan pakaian serta pentingnya memilih detergen yang aman untuk kulit. Sebagai runner untuk menjaga kebersihan jerseynya, ia selalu mencuci jersey sendiri. “Saya benar-benar nyuci sendiri, karena pernah ke laundry, disterika malah brudul-brudul. Bagi pelari pemula agar memperhatikan kebersihan jerseynya. Agar, saat berolahraga tak sampai bau badan semua baju harus dirawat dengan baik. Kalau tak memperhatikan kebersihan pakaian, biasanya baju akan bau apek dan saat lari baunya tak enak,” jelasnya.

Tak hanya dokter Tirta, di media sosialnya Youtuber Ria Ricis pun membagikan pengalamannya soal kulitnya yang sensitif. Saat awal-awal berhijab, Ricis mengaku sempat mengalami break out parah. Padahal, hijab yang digunakannya sudah dicuci dengan baik. “Hijab yang saya pakai padahal sudah dicuci bersih tapi muka bisa break out. Ternyata, pemilihan detergen ini sangat ngaruh,” katanya.

Namun, setelah tahu ada Detergen Sayang Hijab ia pun tak memiliki masalah dengan kulit lagi. Jadi, ia sangat merekomendasikan produk detergen ini pada semua perempuan berhijab yang ingin terhindar dari masalah kulit. Pencegahan masalah kesehatan kulit ini pun menjadi hal yang penting. Sehingga, brand ini terus membuat kampanye untuk mengedukasi masyarakat pentingnya memilih produk deterjen yang wangi, bersih serta aman terhadap kulit.

Menurut Brand Manager Deterjen Sayang, Brigitta D Pricillia, pihaknya telah menggelar kampanye soal penggunaan deterjen yang aman terhadap masalah kulit itu sejak 2025 lalu. Kampanye berbentuk talk show tersebut, menyasar semua perempuan. Termasuk, perempuan yang menggunakan hijab. Mereka, diedukasi bagaimana memilih detergen yang tepat. Sehingga, para hijabers tersebut akan terhindar dari masalah kulit seperti jerawat yang kerap muncul di area tertutup hijab. Karena, jerawat tersebut kerap muncul, akibat kurangnya memperhatikan kebersihan hijab dan pakaian. “Kami ingin semua mengerti, bahwa merawat kebersihan adalah bentuk rasa sayang terhadap diri sendiri dan keluarga. Jadi, jangan salah pilih deterjen. Berikut tips memilih detergen yang aman untuk hijab dan pakaian; pilih deterjen yang adem di tangan, pilih deterjen yang memiliki teknologi busa salju. Karena, teknologinya akan membersihkan sekaligus wangi harumnya tahan lama dan tetap terjaga tapi aman untuk kulit, detergen yang aman untuk kulit itu, kandungannya tanpa SLS dan paraben,” tutupnya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Pentingnya Edukasi dan Manajemen Kebersihan Menstruasi Bagi Remaja Putri di Sekolah
img
Perkuat Tujuan dan Komitmen dalam Kesehatan Perempuan Lewat Program Her Health Grant
img
100.000 Ibu Indonesia Peluk Hangat Gerakan TULUS HATI, Terampil Pijat Bayi Mandiri, Perkuat Bonding dengan Buah Hati
img
Kolaborasi Lintas Generasi untuk Menjadikan Jakarta Kota Global yang Hangat dan Ramah untuk Warganya