Ajarkan Anak Bicara Bahasa Inggris dengan Lebih Percaya Diri dengan Kurikulum High Flyers 4.0
Dunia terus berubah, dan tuntutan terhadap kemampuan bahasa Inggris anak pun semakin tinggi. Berangkat dari kesadaran itu, perusahaan jaringan sekolah bahasa Inggris, English 1, resmi meluncurkan High Flyers 4.0, kurikulum bahasa Inggris yang dirancang khusus untuk anak usia 7 hingga 9 tahun.
Menjadi pembaruan terbesar, kurikulum ini melatih anak untuk langsung bisa memakai bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. “High Flyers 4.0 bukan sekadar pembaruan buku teks. Kami meredefinisi secara menyeluruh bagaimana anak-anak Indonesia belajar bahasa Inggris. Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas harus mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kemampuan praktis; dan itulah yang kami wujudkan dalam kurikulum ini. Kami sudah hadir di Indonesia lebih dari 30 tahun, dan peluncuran ini adalah bentuk komitmen kami bahwa inovasi tidak akan pernah berhenti,” ungkap President Director English 1, Matthew Kenley.
Academic Operations Manager, Kurniasari Anindita menjelaskan, kurikulum ini melatih murid untuk langsung bercakap-cakap dalam situasi nyata. Misalnya, bagaimana cara memesan makanan di kafe, bagaimana berbicara dengan dokter saat sakit, atau bagaimana memperkenalkan diri di hadapan teman baru. Setiap pelajaran juga kini punya target yang jelas dan terukur. Misalnya, setelah menyelesaikan satu unit, siswa diharapkan mampu memenuhi target seperti “saya bisa memperkenalkan diri" atau “saya bisa menulis atau menyampaikan cerita pendek”.
“Pendekatan ini mengacu pada standar internasional Common European Framework of Reference (CEFR) dan ujian Cambridge English: Young Learners (YLE), sehingga murid sekaligus siap menghadapi sertifikasi bahasa Inggris internasional. Kami membangun High Flyers 4.0 dengan satu pertanyaan sederhana: apakah anak-anak ini benar-benar siap berbicara bahasa Inggris di dunia nyata? Kami ingin jawabannya selalu 'ya',” ungkap Anindita.
Ia menambahkan, peluncuran ini juga disertai dengan pengembangan aplikasi High Flyers, aplikasi khusus untuk murid kategori tersebut, yang menghubungkan guru, murid dan orang tua dalam satu ekosistem belajar. Guru dapat memberikan tugas secara digital, papan interaktif di kelas langsung tersinkronisasi dengan aplikasi, dan orang tua bisa melihat laporan perkembangan anak secara langsung dari ponsel mereka, kapan saja dan di mana saja.
“Sistem ini juga menghasilkan umpan balik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing murid secara otomatis. Hasilnya, murid lebih mandiri dalam belajar. Guru tidak lagi menghabiskan waktu untuk pekerjaan administratif, sehingga lebih banyak waktu bisa dicurahkan untuk mendampingi setiap murid secara langsung,” tutup Anindita.