Jelajah SAPA Hari Anak Nasional 2026 Soroti Pemenuhan Gizi dalam Mendukung Hak Anak
Pemenuhan gizi menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung hak anak untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Jelajah SAPA yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Rusunawa Cakung Barat, Jakarta Timur, Kamis (16/7), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Pada kegiatan tersebut, Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) turut berpartisipasi melalui dialog bersama anak-anak dan penyerahan bantuan simbolis. Kehadiran APPNIA menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemenuhan hak anak, khususnya melalui pemenuhan gizi yang memadai sejak dini.
Direktur Eksekutif APPNIA, Poppy Kumala mengatakan, Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
"Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya. Selain perlindungan dan ruang yang aman untuk belajar maupun bermain, pemenuhan gizi juga menjadi fondasi penting agar anak dapat tumbuh sehat, berkembang optimal, dan memiliki kesempatan meraih cita-citanya. Karena itu, APPNIA terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pemenuhan hak anak secara menyeluruh," ujar Poppy.

Menurutnya, asosiasi juga terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak. Selain itu, juga mendorong perusahaan-perusahaan anggotanya untuk terus menghadirkan inovasi berbasis riset agar kebutuhan nutrisi anak dapat dipenuhi sesuai setiap tahapan tumbuh kembang.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan menekankan bahwa anak-anak membutuhkan dukungan yang lebih luas agar dapat mengembangkan potensi dan meraih cita-citanya.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan anak sebenarnya sangat sederhana. "Kebutuhan anak sebenarnya sangat sederhana, yaitu ruang bermain, ruang yang aman, dan ruang untuk berekspresi,” katanya.
Veronica juga menyampaikan bahwa aspirasi anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat, termasuk kebutuhan akan ruang bermain dan lapangan futsal, akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat penyediaan ruang yang aman dan ramah anak.
Jelajah SAPA sendiri merupakan salah satu rangkaian Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan." SAPA merupakan akronim dari Sambang, Ajak, Pantau, dan Apresiasi, yaitu inisiatif Kemen PPPA yang menghadirkan dialog langsung dengan anak-anak di berbagai daerah untuk mendengar aspirasi mereka sekaligus memantau pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Di Rusunawa Cakung Barat, Veronica Tan berdialog dengan sekitar 90 anak mengenai berbagai isu yang dekat dengan kehidupan mereka, mulai dari akses pendidikan, ketersediaan ruang bermain, hingga layanan perlindungan anak di lingkungan tempat tinggal.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, APPNIA juga menyerahkan 200 paket bantuan kepada anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat. Paket tersebut berisi alat tulis sekolah, kaus anak, camilan bernutrisi, serta lunch box sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Kegiatan Jelajah SAPA di Rusunawa Cakung Barat menjadi salah satu agenda menuju puncak peringatan Hari Anak Nasional yang akan berlangsung pada 23 Juli 2026. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, peringatan Hari Anak Nasional diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ekosistem yang mendukung setiap anak Indonesia tumbuh sehat, terlindungi, dan mampu mengembangkan potensinya secara optimal menuju Indonesia Emas 2045.