ads

Anak Usia Sekolah dan Pilihan Minuman: Mengapa Asupan DHA Perlu Diperhatikan?

Efa Trapulina - Jumat, 21 Agustus 2026
Usia 7–12 tahun merupakan periode emas kedua perkembangan otak anak, di mana DHA menjadi komponen kunci untuk kemampuan belajar, konsentrasi, dan daya ingat (Foto: Ist)
Usia 7–12 tahun merupakan periode emas kedua perkembangan otak anak, di mana DHA menjadi komponen kunci untuk kemampuan belajar, konsentrasi, dan daya ingat (Foto: Ist)
A A A

Memasuki usia sekolah dasar, selera anak bisa berubah. Salah satunya soal minuman. Anak usia 7–12 tahun bisa mulai enggan mengonsumsi susu dan lebih memilih minuman yang terasa “lebih seru”, seperti minuman cokelat.

Bagi ibu, kondisi ini tentu bisa menjadi dilema. Di satu sisi, anak mulai memiliki pilihan sendiri. Di sisi lain, kebutuhan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembangnya tetap perlu diperhatikan, termasuk DHA yang berperan penting dalam perkembangan otak serta mendukung kemampuan belajar, konsentrasi, dan daya ingat.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Riset yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016 menunjukkan sekitar 8 dari 10 anak Indonesia usia 4–12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO. Padahal, usia 7–12 tahun merupakan periode emas kedua perkembangan otak anak, di mana DHA menjadi komponen kunci untuk kemampuan belajar, konsentrasi, dan daya ingat.

Ketika yang Disukai Anak Bertemu Kebutuhan Nutrisi

Lantas, apakah orang tua harus terus memaksa anak mengonsumsi minuman yang tidak disukainya? Menurut Haruman Rustandi, Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, memaksa anak justru dapat menciptakan konflik di rumah.

“Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Tapi memaksa anak minum sesuatu yang tidak mereka suka hanya menciptakan konflik di rumah,” ujarnya.

Berangkat dari tantangan tersebut, Champion, merek minuman cokelat dari PT Mayora Indah Tbk, resmi hadir sebagai minuman cokelat pertama di Indonesia yang diperkaya dengan DHA.

Champion minuman cokelat

Produk ini memadukan cita rasa cokelat malt dengan kandungan DHA serta nutrisi lengkap yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang optimal. DHA ditujukan untuk mendukung fungsi otak dan kecerdasan anak, sementara nutrisi lainnya mendukung pertumbuhan fisik anak yang aktif.

“Champion lahir dari pemahaman mendalam tentang tantangan ini,” kata Haruman. Dengan minuman cokelat ini, ibu tidak perlu lagi memilih antara “yang anak suka” dan “yang anak butuhkan” — karena keduanya kini hadir dalam satu gelas.

Pemenuhan kebutuhan nutrisi anak memang menjadi tantangan tersendiri ketika selera mereka mulai berubah. Karena itu, pilihan makanan dan minuman yang disukai anak sekaligus memiliki kandungan nutrisi dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya.
“Kami percaya bahwa minuman yang enak dan minuman yang bernutrisi tidak harus menjadi dua hal yang berbeda,” tutup Haruman. 

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Menjawab Kecemasan Orang Tua, Baterai Litium Koin Dilengkapi Bitter Coating dan Kemasan Child Resistant Hadir untuk Keamanan Anak
img
Siswa Preschool di Tangerang Selatan Bawa Nama Indonesia ke Jepang, Raih Silver Medal di World Mathematics Invitational (WMI) 2026
img
Anak Usia Sekolah dan Pilihan Minuman: Mengapa Asupan DHA Perlu Diperhatikan?
img
Bikin Warga Heboh! Intip Tren Lomba Kemerdekaan Kekinian dan Unik