ads

Bukan Kaleng-kaleng, Saat Musisi Daerah Bikin Isyana Sarasvati Terpukau

Novita Sari - Jumat, 09 Januari 2026
Gabriella Stefani Wijaya, salah satu musisi daerah Surabaya yang berhasil menunjukkan aksi memukau. Foto: Ist
Gabriella Stefani Wijaya, salah satu musisi daerah Surabaya yang berhasil menunjukkan aksi memukau. Foto: Ist
A A A

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang tak bertepi. Dari ritme vokal khas Sumatera Utara hingga harmoni nada dari Maluku dan Papua, talenta seni di tanah air lahir secara organik dari tradisi yang mengakar kuat. 

Namun, sebuah tantangan klasik "Jakarta-Sentris" terus membayangi dalam pengembangan talenta tersebut. Jarak geografis yang luas dan biaya akomodasi yang tinggi menuju pusat industri di Jakarta sering kali menjadi tembok besar yang bisa mengubur potensi emas para pemuda di daerah.

"Kami lakukan jemput bola ke daerah-daerah. Sebab, bakat besar Indonesia tidak hanya berada di bawah lampu sorot Jakarta, melainkan tersebar di setiap sudut Nusantara yang menunggu panggungnya dihidupkan," kata Sylvana Zhong, Senior Brand Manager Aice Group dalam gelaran akhir roadshow 5 kota Aice Got You! Panggung Crispymu! di Surabaya, Jawa Timur.

Surabaya kota terakhir dalam roadshow 5 kota Aice Got You! Panggung Crispymu!. Foto: Ist
Surabaya kota terakhir dalam roadshow 5 kota Aice Got You! Panggung Crispymu!. Foto: Ist

Surabaya berhasil menunjukkan bagaimana panggung lokal mampu menyerap energi kreatif secara masif. Menjadi bukti "kehausan" generasi muda akan ruang ekspresi profesional yang hadir langsung di depan pintu rumah mereka.

Penyanyi sekaligus musisi dan penulis lagu nasional, Isyana Sarasvati, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas yang ia temukan. Menurutnya, talenta di daerah memiliki karakter yang jujur dan teknik yang matang.

"Ini menjadi pengalaman yang sangat magis buat para peserta. Semoga nantinya mereka terus berkarya dengan sejujur-jujurnya!" ujar Isyana.

Pentingnya Ekosistem Kompetisi Reguler

Kompetisi di tingkat daerah berfungsi sebagai inkubator mental bagi Gen Z. Tanpa harus terbebani biaya perjalanan mahal ke Jakarta, talenta muda Surabaya dan sekitar dapat menguji mentalitas panggung mereka di hadapan publik dan juri ahli seperti Brandon De Angelo dan Boiyen.

Ki-ka: Boiyen, Isyana Sarasvati, dan Brandon De Angelo. Foto: Ist
Ki-ka: Boiyen, Isyana Sarasvati, dan Brandon De Angelo. Foto: Ist

Brandon De Angelo menekankan bahwa pengalaman di panggung lokal adalah investasi berharga. “Masing-masing tampil dengan karakter yang kuat. Harapannya, mereka tetap berkarya dan jangan cepat puas. Karena selain gelar, pengalaman yang mereka dapat di sini jauh lebih berharga,” jelas Brandon.

Sementara itu, Boiyen menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan bakat tersebut. "Jika menang, tetap rendah hati dan jika kalah, jangan berhenti mencoba karena masih banyak kesempatan untuk menyalurkan talenta," ucapnya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
A Tale of Tomorrow: Saat Etika Bertemu Estetika dalam Sehelai Busana
img
Dari Gaya Sehari-hari ke Lintasan Runway Mode: Prediksi Tren Denim Indonesia di 2026
img
Nabung Sampah jadi Saldo, Begini Cara Asyik Lawan Masalah Sampah
img
Bukan Kaleng-kaleng, Saat Musisi Daerah Bikin Isyana Sarasvati Terpukau