Dari 192 Ribu Siswa, Tim SD Asal Bandar Lampung Jadi Juara Indonesia Cerdas Season 2
Teman-teman, siapa bilang belajar harus selalu duduk manis di dalam kelas? Belajar juga bisa terasa seru lewat permainan, tantangan, dan kerja sama dengan teman.
Hal itu terlihat dalam rangkaian kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Season 2. Kompetisi edukatif ini didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Season 2 yang dimulai sejak awal 2026 ini diikuti 192.000 siswa dari 2.168 sekolah di 40 kota dan 15 provinsi, menjadikannya sebagai ajang kompetisi terbesar bagi siswa Sekolah Dasar di Indonesia.
Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi, SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung berhasil menjadi juara pertama. Tim yang terdiri dari Jeselyne, Bagas, dan Nicho berhasil mengungguli para finalis dari 14 provinsi lainnya pada babak final.
Bukan Sekadar Menjawab Soal
Kompetisi ini dirancang selaras dengan kurikulum nasional. Teman-teman yang ikut kompetisi ini menghadapi berbagai soal dan permainan yang bertujuan mengasah literasi, numerasi, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, hingga kerja sama tim.
Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, para siswa tidak hanya belajar mencari jawaban. Mereka juga belajar berpikir, mencoba, berdiskusi, dan bekerja sama.
Bagi tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, proses tersebut menjadi pengalaman yang berkesan. “Mengikuti Indonesia Cerdas Season 2 bersama Jeselyne dan Bagas menjadi pengalaman yang sangat seru dan berkesan bagi kami bertiga. Dari awal kompetisi hingga berhasil masuk ke tingkat nasional, kami banyak belajar, berlatih, dan saling menyemangati,” kata Nicho.
Setelah menjadi juara provinsi, mereka semakin semangat mempersiapkan diri karena akan bertemu dengan tim-tim dari berbagai provinsi.
Saat diumumkan sebagai Juara 1, mereka merasa sangat senang dan bangga.
“Akhirnya, semua perjuangan dan usaha kami membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Kami bersyukur mendapat dukungan dari Suster Kepala Sekolah, guru, orang tua, dan teman-teman di sekolah,” ujar Nicho.
Ia juga mengatakan bahwa pengalaman tersebut akan selalu diingat dan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.
Belajar Kerja Keras dan Kerja Sama
Bagi sekolah, menjadi juara bukan satu-satunya hal penting dari kompetisi ini. Sr. M. Paulis FSGM. M.Pd., Kepala SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, mengatakan keikutsertaan dalam kompetisi menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi siswa, sekolah, dan orang tua.
Dukungan orang tua dan pendampingan dari sekolah membantu membentuk siswa menjadi lebih percaya diri, kompak, dan berani menghadapi setiap tantangan.
“Menjadi Juara 1 tentu suatu kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah mereka belajar bahwa prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, kerja sama, dan keberanian untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi para siswa untuk terus belajar, percaya pada kemampuan diri, berani meraih cita-cita, serta semakin menjadi pribadi yang cakap, cerdas unggul dan berkarakter.
Hiburan dan Edukasi
Babak final kompetisi ini kembali digelar dalam format edutainment. Tayangan tersebut hadir di salah satu stasiun televisi nasional dan berbagai platform digital sepanjang Juli–Agustus 2026.
Dengan format tersebut, kegiatan belajar dapat hadir lebih dekat dengan keseharian anak dan keluarga. Tayangan yang menghibur juga dapat membuka wawasan baru. Anak bisa diajak untuk berpikir, bereksplorasi, bertanya, dan menemukan kegembiraan dalam proses belajar.
Setiap Anak Punya Potensi
Ibu Yohana Yose Gunawan, Category Marketing Manager DANCOW, mengatakan pihaknya percaya setiap anak Indonesia memiliki potensi luar biasa ketika mendapatkan dukungan gizi yang tepat serta kesempatan belajar yang berkualitas.
Kompetisi edukatif ini telah diselenggarakan sejak 2025 sebagai upaya berkelanjutan untuk menstimulasi lahirnya generasi masa depan yang cerdas secara akademis, sosial, maupun emosional.
“Setelah rangkaian tahapan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, di babak final Indonesia Cerdas Season 2, SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung berhasil meraih Juara 1, disusul SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar sebagai Juara 2, dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta sebagai Juara 3,” terangnya.
Ibu Yohana berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi lebih banyak anak Indonesia untuk terus berani bermimpi, giat belajar, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Indonesia Cerdas Season 2 sendiri adalah salah satu wujud komitmen Nestlé DANCOW untuk terus mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia melalui pemberian gizi dan stimulus belajar yang tepat. Perjalanan berbagai program yang diinisiasi oleh produsen produk nutrisi anak ini bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI sendiri telah berlangsung sejak 2008.
Programnya antara lain Dokter Kecil Mahir Gizi pada 2008–2018, Kreasi Anak Indonesia pada 2019–2021, Dancow FortiGro Festival Menggambar Nasional pada 2023, serta kerja sama dalam Gerakan Kemitraan Sekolah Sehat pada 2024.
Hingga saat ini, keseluruhan program tersebut telah menjangkau lebih dari 392 ribu anak di 40 kota/kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.
Perjalanan para peserta menunjukkan bahwa proses belajar yang menyenangkan dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk berlatih, bekerja sama, menghadapi tantangan, dan mengembangkan kemampuan mereka.