Donasi Buku dan Kegiatan Membaca Bersama Perkuat Literasi Anak di Karawang
Membiasakan anak gemar membaca sejak dini sangat penting sebagai bekal bagi anak untuk memperluas wawasan sekaligus membangun cara berpikir kritis. Semangat itulah yang dihadirkan dalam peringatan Hari Anak Nasional di Desa Gombongsari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melalui kegiatan yang memadukan donasi buku, membaca bersama anak-anak PAUD, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Heinz ABC Indonesia menyerahkan buku bacaan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang serta Pemerintah Desa Gombongsari. Donasi buku diserahkan oleh Mira Buanawati, General Counsel and Head of Corporate Affairs bersama Agung Zenithya, Head of Plant Karawang kepada Wiwiek Krisnawati, Kepala DP3A Kabupaten Karawang dan Warjo, Kepala Desa Gombongsari.
Setelah seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan membaca buku cerita bersama anak-anak PAUD yang melibatkan karyawan perusahaan.
Tak hanya itu, ibu-ibu PKK juga berpartisipasi menyiapkan makan siang berupa nasi goreng menggunakan Kecap Hitam Manis ABC.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung literasi anak sekaligus pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Karawang.
Mira Buanawati, General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan komitmen perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi membangun Taman Ramah Anak di Desa Gombongsari pada 2024. Tahun ini, dukungan dilanjutkan melalui donasi buku bacaan sebagai upaya memperkuat literasi anak.
"Kami percaya bahwa literasi berperan penting dalam memperluas wawasan dan membangun cara berpikir generasi muda. Hari ini kami berbagi buku untuk menanamkan budaya membaca pada anak-anak sedari dini," ujar Mira.
Program tersebut merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) yang diinisiasi DP3A Kabupaten Karawang.
Program nasional yang telah berjalan di Karawang sejak 2017 ini bertujuan meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan sekaligus mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas.
Kepala DP3A Kabupaten Karawang, Wiwiek Krisnawati, mengatakan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi bentuk kemitraan strategis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan implementasi pentahelix untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai koordinator pelaksana, DP3A mengoordinasikan berbagai kegiatan P2WKSS, mulai dari pembinaan perempuan dan Tim Penggerak PKK, pelatihan keterampilan, pengembangan usaha ekonomi produktif, penyuluhan kesehatan keluarga, gizi, pola asuh anak, perlindungan perempuan dan anak, pembinaan Forum Anak, hingga monitoring dan evaluasi di desa sasaran.
Sejak 2017, program ini telah menjangkau delapan desa di Kabupaten Karawang, yaitu Mulyasejati, Mekarjati, Puspasari, Tirtasari, Kutamakmur, Gombongsari, Sumurgede, dan Pajaten.
Melalui kolaborasi lintas sektor dalam P2WKSS, diharapkan kualitas hidup masyarakat terus meningkat melalui pembangunan yang terintegrasi pada aspek sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta pemberdayaan perempuan. Upaya ini juga diharapkan mendukung terwujudnya Kabupaten Karawang sebagai daerah yang maju, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.