Dorong Anak dan Praremaja Bergerak, Berpikir, dan Bereksplorasi Lewat Destinasi Bermain Imersif
Mens sana in corpore sano — jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat. Ungkapan Latin berusia ribuan tahun ini terasa lebih relevan dari sebelumnya di tengah dunia yang terus bergerak semakin cepat. Di era persaingan akademik yang semakin ketat, perhatian orang tua dan anak sebagian besar tertuju pada prestasi di sekolah, les privat, dan pengembangan kemampuan kognitif. Pengembangan pikiran dianggap prioritas utama — dan seringkali, satu-satunya prioritas. Namun di tengah semua itu, perkembangan fisik justru semakin terpinggirkan, padahal perannya sama pentingnya dalam membentuk karakter dan kemampuan anak menghadapi dunia nyata.
Perkembangan fisik bukan sekadar soal kesehatan tubuh — ini juga fondasi tumbuhnya mental yang kuat pada anak. Bergerak, mencoba hal baru, menghadapi tantangan, jatuh, dan bangkit kembali adalah cara praremaja membangun keberanian, ketangguhan, rasa percaya diri, kemampuan mengambil keputusan, dan daya adaptasi. Setiap kali seorang anak memberanikan diri melewati batasnya dan belajar bangkit dari kegagalan, di situlah karakter yang tangguh dan mental yang sehat benar-benar terbentuk — bukan di ruang kelas, tetapi melalui pengalaman nyata dan langsung.
Berangkat dari keyakinan inilah, Wonderlab lahir. Tempat bermain imersif ini resmi dibuka di Senayan City, lantai 6, Jakarta, sebagai destinasi pertama di Indonesia yang menggabungkan permainan dan edukasi fisik berbasis teknologi mekatronik bagi anak, praremaja, dan keluarga — menjawab kebutuhan yang selama ini ada, namun belum terpenuhi.
Dengan area seluas 1.405 meter persegi, Wonderlab menghadirkan mechatronic play – permainan yang memadukan sistem mekanik, elektronik, dan interaktif yang merespons gerakan secara langsung. Didukung dengan projection mapping, tata cahaya dinamis, dan permainan berbasis tantangan, menggabungkan aktivitas fisik dengan stimulasi kognitif untuk mendorong eksplorasi, rasa percaya diri, kemampuan memecahkan masalah, dan daya adaptasi praremaja.
"Kami terinspirasi dari prinsip mens sana in corpore sano, bahwa jiwa dan raga harus tumbuh bersama. Hari ini, terlalu banyak fokus diberikan pada perkembangan akademik, sementara perkembangan fisik yang membentuk ketangguhan dan karakter anak justru sering diabaikan. Kami hadir untuk mengembalikan keseimbangan itu –sebuah ruang di mana anak dan praremaja bisa bergerak, berpikir, mencoba, bahkan gagal lalu mencoba lagi, dan tumbuh menjadi pribadi yang berani, tangguh, adaptif, dengan rasa ingin tahu yang tinggi," ujar Belinda Luis, Co-Founder & President Director of Wonderlab.
Area bermain utama mencakup zona petualangan imersif seluas sekitar 460 meter persegi, dilengkapi dengan peralatan mekatronik interaktif, projection mapping, serta kolam bola berisi 320.000 bola, menjadikannya salah satu yang terbesar di Jakarta.
Wonder Class juga hadir untuk melengkapi area bermain sebagai kelas multidisiplin dengan luas sekitar 200 meter persegi. Wonder Class menawarkan berbagai program bersama instruktur profesional untuk anak-anak berusia 1–8 tahun, termasuk senam, balet, tari, olahraga campuran, dan kegiatan kreatif yang dirancang untuk mendorong gerakan, kreativitas, dan ekspresi diri.
"Setiap elemen dirancang dengan tujuan. Pencahayaan diatur untuk mempertajam fokus, lingkungan merespons gerakan, dan tantangan fisik mendorong eksplorasi serta kemampuan beradaptasi. Kami ingin menciptakan tempat di mana anak dan praremaja menjadi peserta aktif dalam lingkungannya," tutup Christian Melvin, Co-Founder & Creative Director Wonderlab.