Hempas Galau, Kampanye My Kilau Time Temani Perempuan Gen Z Wujudkan Mimpi  

Efa Trapulina - Minggu, 16 Juni 2024
(ki-ka) Tiara Andini (penyanyi), Ari Astuti (Head of Hair Care Unilever Indonesia), Irma Gustiana Andriani S.Psi M.Psi (Psikolog) dalam acara peluncuran Kampanye My Kilau Time oleh Sunsilk Black Shine di Jakarta, 12 Juni 2024 (Foto: Efa)
(ki-ka) Tiara Andini (penyanyi), Ari Astuti (Head of Hair Care Unilever Indonesia), Irma Gustiana Andriani S.Psi M.Psi (Psikolog) dalam acara peluncuran Kampanye My Kilau Time oleh Sunsilk Black Shine di Jakarta, 12 Juni 2024 (Foto: Efa)
A A A

Apakah kamu lahir di antara tahun 1997 hingga 2012? Jika ya, kamu termasuk kalangan Generasi Z atau Gen-Z, nih, yakni mereka yang saat ini berusia 12 hingga 27 tahun. 

Irma Gustiana Andriani S.Psi M.Psi, Psikolog sekaligus pakar Self-Growth mengatakan, “Kalau bicara Gen-Z berarti kan usianya 12 - 27 tahun ya saat ini, berarti Gen-Z adalah generasi paling terdidik, melek banget sama teknologi. Ciri khasnya lagi mereka itu ambisi, independen, kritis terhadap situasi yang saat ini sedang terjadi. Mereka juga inklusif, artinya sangat bisa menerima keberagaman,” imbuh wanita yang biasa disapa Ayank Irma dalam acara peluncuran kampanye “MyKilauTime” yang digelar oleh Sunsilk Black Shine di Ganara Art Space, Plaza Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Meski begitu, urai Ayank Irma, kalangan Gen Z rentan rasakan kecemasan atau rasa galau. Hmm, apakah kamu salah satunya?

Irma Agustiana Psikolog
Irma Gustiana Andriani S.Psi M.Psi

“Sebenarnya di masa-masa Gen Z ini, yang sering banget kejadian itu adalah kecemasan dan rasa galau. Dan itu sebenarnya perasaan yang normal. Karena setiap kita melalui fase transisi dari remaja ke dewasa, kita pasti akan mengalami kecemasan atau ketidakamanan, dan itu normal. Yang paling penting, saat Gen Z alami masa-masa nggak enak, harus meyakini bahwa bisa melewati hal itu. Dan harus percaya diri lagi nih bisa balik lagi, dan take action,” imbuh Ayank Irma.

Sempat Ragu Bisa Raih Mimpi

Hal senada disampaikan oleh penyanyi Tiara Andini asal Jember, Jawa Timur. Sebagai salah satu kalangan Gen Z, wanita berusia 22 tahun ini mengaku juga sempat merasakan era-era kecemasan, kegalauan, bahkan ketidak percayaan diri.

“Waktu aku usia 15 tahun, masih cukup muda, sempat ikut ajang pencarian bakat. Singkat cerita aku gagal. Gak lolos-lolos. Aku sempat ngerasa, udah deh, kayaknya untuk mencapai mimpi udah sampai situ aja. Karena aku gagal padahal udah berusaha maksimal mungkin. Aku sempat meragukan mimpiku saat itu,” cerita pemenang Runner Up Indonesia Idol 2020.

Tiara Andini, Penyanyi
Tiara Andini, Penyanyi

Tapi dukungan dari keluarga, sahabat, teman membantu ia untuk bangkit kembali. “Dan akhirnya aku bisa menemukan titik cerahnya lagi bahwa aku harus bisa bangkit dan percaya diri. Dan aku kemudian ikut ajang pencarian bakat lagi, aku berjuang ikut Indonesian Idol dan alhamdulillah bisa dapat Runner Up juara 2. Di situ aku bisa membuktikan bahwa kita bisa berkilau dengan cara kita sendiri. Yang pasti kita harus punya semangat dan percaya diri,” imbuh perempuan cantik berambut panjang ini. 

Dukung Perempuan Gen Z

Walau rentan alami galau, potensi Gen Z bisa dibilang luar biasa. Lahir di era digital membuat kelompok usia ini sangat informatif dan mau mengembangkan diri. Bahkan, survei “Gen Z and Millennial Survey 2023” dari Deloitte Global menyebutkan 62% Gen Z sudah atau ingin memulai bisnisnya sendiri. Begitupun Gen Z yang masih berstatus sebagai karyawan, survei Indonesia Gen Z Report 2024 menunjukkan bahwa 36% dari mereka menghabiskan setidaknya 10% dari income-nya untuk terus mengedukasi dan mengembangkan diri. 

Ari Artuti, Head of Hair Care Unilever Indonesia
Ari Artuti, Head of Hair Care Unilever Indonesia

Ari Astuti, Head of Hair Care Unilever Indonesia yang akrab disapa Tutut mengatakan, “Di balik kehebatan mereka, perjalanan para perempuan Gen Z ini tentunya tidak mudah. Mereka menemui berbagai kendala seperti kecenderungan untuk overthinking atau rasa galau. Untuk itu, Sunsilk Black Shine mempersembahkan kampanye #MyKilauTime sebagai support system yang menemani langkah perempuan Gen Z dalam mewujudkan mimpi mereka, menemani saat mereka berani mengambil langkah untuk berkilau,” lanjut Tutut. 

Brand perawatan rambut legendaris yang hadir sejak 1952 di Indonesia itu juga menunjuk Tiara Andini sebagai brand ambassador terbarunya. 

Lagu My Kilau Time

Sebagai salah satu bentuk dukungan, kampanye #MyKilauTime ingin membentuk circle Sisterships dengan cara yang relevan dengan dunia perempuan Gen Z Indonesia yang ceria dan berwarna, yaitu melalui lagu dan music video ”My Kilau Time” yang secara khusus dikolaborasikan bersama Tiara Andini. Lirik lagu ini mengangkat berbagai afirmasi positif yang menyemangati perempuan Gen Z untuk berani melangkah dengan kilau rambut yang terawat sebagai sumber kekuatan.

Peluncuran Musik Video My Kilau Time
Peluncuran Musik Video My Kilau Time

Tiara berbagi pengalaman, “Untuk bisa berada di titik yang sekarang, aku selalu menjadikan setiap hambatan maupun keberhasilan sebagai pengalaman berharga yang memacu aku terus berani melangkah untuk berkilau. Lagu ‘My Kilau Time’ jadi caraku untuk menyebarluaskan semangat yang sama kepada sesama perempuan Gen Z supaya mereka juga berani melangkah mewujudkan mimpi. Lagu ini benar-benar jadi simbol sistership, kita saling paham tantangan yang kita hadapi, dan saling support untuk bisa berkilau bareng-bareng!”

Selanjutnya, kampanye ini bekerja sama dengan The Sounds Project 2024 akan hadir di Musicverse Stage by Sunsilk #MyKilauTime bulan Agustus 2024. Di acara ini, perempuan Gen Z bisa bersama-sama merayakan kilau diri melalui berbagai aktivitas dan instalasi menarik. 

Tak hanya itu, kampanye My Kilau Time juga akan menyelenggarakan program self-development berupa rangkaian upskilling class yang akan digelar di sejumlah kampus di beberapa kota pada bulan Agustus hingga September mendatang.

Cara Usir Galau

Tak lupa Ayank Irma selaku Psikolog membagikan tips untuk menaklukkan overthinking dan rasa galau. Sebagai langkah awal, katanya, tanamkan afirmasi positif secara rutin pada diri sendiri sebagai langkah jitu untuk membangun rasa percaya diri. 

“Lalu jangan lupa untuk merawat diri sendiri, hargai diri dengan merawat tubuh sebaik-baiknya, termasuk rambut kita agar selalu berkilau sebagai superpower yang selalu bisa diandalkan untuk menghadapi hari. Selanjutnya, lakukan self-development karena setiap orang punya ruang untuk bertumbuh, coba hal-hal baru yang bisa menambah pengetahuan dan skill kita. Yang tidak kalah penting, cari dukungan dari support system yang dapat membantu meningkatkan rasa percaya bahwa selalu ada dukungan untuk membuat kita mampu berkilau bersama-sama,” sambung Ayank Irma. 

Untuk membantu perempuan Gen Z terus merawat diri di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, kampanye #MyKilauTime memberikan resep jitu untuk mengatasi rambut yang kering dan kusam akibat terpapar kondisi eksternal seperti panas matahari dan polusi udara, yaitu melalui rangkaian produk perawatan rambut Black Shine yang memiliki kandungan Urang Aring, Vitamin C dan Collagen sehingga akan menjadikan semua jenis rambut lebih berkilau, kuat, tidak lepek, dengan harum yang menyegarkan dan tahan lama.

“Semoga seluruh rangkaian aktivitas dalam kampanye #MyKilauTime dapat mendorong rasa percaya diri perempuan Gen Z Indonesia untuk berani melangkah mewujudkan mimpi mereka,” tutup Tutut.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
JKT48 Ajak Gen-Z Cobain Era Baru Snack Keripik Kentang Nipis Pedas
img
Babak Baru Gabriel Prince di Usia 20 Tahun, Berawal Viral di TikTok Menjadi Penyanyi, Aktor, dan Pebisnis
img
Resor Bintang Lima Ini Menyatukan Para Ahli dan Komunitas untuk Mempromosikan Praktik Berkelanjutan dan Netralitas Karbon
img
657 Seniman Turut Serta dalam Pertunjukan Edukatif “Pahlawan Nusantara” yang Bertujuan Mengapresiasi Kekayaan Seni Budaya Indonesia