ads

Imlek Hingga Lebaran, Ini Trik Bikin Rumah Auto Lega Tanpa Harus Renovasi

Novita Sari - Kamis, 29 Januari 2026
Rayakan berbagai momen perayaan, mulai dari rumah. Foto: Ist
Rayakan berbagai momen perayaan, mulai dari rumah. Foto: Ist
A A A

Hai, Moms! Awal tahun 2026 ini jadwal kumpul keluarga lagi padat-padatnya, ya? Mulai dari Imlek, lanjut persiapan Ramadan, sampai nanti puncaknya di Idul Fitri. Biasanya, rumah langsung berubah jadi "markas" masak-masak dan tempat ngumpul bocil-bocil sampai saudara jauh.

Nah, tantangannya adalah gimana caranya rumah kita yang segitu-gitu saja ukurannya, bisa muat banyak orang tapi tetap kelihatan estetik dan nggak sumpek? 

"Tantangan terbesar saat menata rumah untuk momen perayaan adalah menyesuaikan atau mengatur ulang ruang yang sudah ada dan sudah terisi perabot sehari-hari. Prinsip utamanya, ruangan harus dapat beradaptasi dengan berbagai kegiatan, baik saat perayaan maupun dalam keseharian,” ujar Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia.

Alfinda juga punya tipsnya nih, Moms! Kuncinya adalah fleksibilitas.

Yuk, contek 5 cara cerdas tata rumah biar siap sambut perayaan:

1. Area Makan yang Bisa "Melebar" 

Makan bersama itu wajib, tapi nggak mungkin kan kita beli meja makan raksasa yang menuh-menuhin dapur tiap hari? Moms bisa pakai meja yang ukurannya bisa diatur sesuai jumlah orang. Agar praktis, bisa menggunakan kursi yang ringan dan bisa ditumpuk. Kalau acara beres, tinggal tumpuk di pojokan, deh!

Pilih furnitur yang tidak hanya bagus saat acara saja, tapi juga nyaman untuk harian. Foto: Ist
Pilih furnitur yang tidak hanya bagus saat acara saja, tapi juga nyaman untuk harian. Foto: Ist

2. Ruang Tamu yang Serbaguna 

Saat tamu banyak, ruang tamu harus bisa jadi tempat ngobrol sekaligus tempat rebahan. Moms bisa pakai sofa-bed multifungsi, siang buat duduk-duduk, malam bisa disulap jadi kasur tambahan. Tambahkan juga meja susun yang gampang digeser-geser agar ruangan tetap terasa luas.

3. Dekorasi Tipis-Tipis Tapi Manis 

Nggak perlu renovasi total kok, Moms. Cukup ganti sarung bantal, pasang tirai baru, atau taruh bunga dan lilin buat suasana beda. Agar mudah dalam menyuguhkan kue pada tamu, gunakan meja baki atau troli yang bisa didorong ke mana saja, praktis banget buat naruh sirup atau camilan!

Meja baki atau troli yang bisa didorong ke mana saja. foto: Ist
Meja baki atau troli yang bisa didorong ke mana saja. Foto: Ist

4. Siap Sedia Buat Tamu yang Menginap 

Punya keluarga dari luar kota? Tenang, Moms nggak perlu punya kamar tamu permanen. Kasur lipat dan kursi lipat bisa jadi penyelamat. Kalau mereka sudah pulang, tinggal lipat dan simpan di balik lemari atau bawah kasur. Kamar pun rapi lagi dalam sekejap!

5. Investasi Perabot yang Kepakai Terus

Pilih furnitur yang tidak hanya bagus saat acara saja, tapi juga nyaman untuk harian. Contohnya, kursi POÄNG yang legendaris itu. Buat tamu oke, buat kita santai sambil baca buku atau drakoran juga mantap. Atau sofa-bed NYKIL yang bisa buat lesehan bareng anak-anak.

Berangkat dari berbagai kebutuhan tersebut, solusi yang fleksibel dan relevan untuk keseharian menjadi kunci agar rumah tetap terasa nyaman, tidak hanya selama musim perayaan, tetapi juga setelahnya.

“Melalui berbagai solusi rumah yang terjangkau dan mudah diterapkan, kami ingin mendukung masyarakat dalam menciptakan hunian yang siap menyambut berbagai momen perayaan, sekaligus tetap nyaman untuk keseharian,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Mengajarkan Anak Bersyukur Lewat Kisah Persahabatan antara Remaja Pemberontak dan Lansia di Panti Asuhan
img
Imlek Hingga Lebaran, Ini Trik Bikin Rumah Auto Lega Tanpa Harus Renovasi
img
Bikin Malas Mikir, Tips Biar Nggak Kena Jebakan Shortcut AI: Kerja Lebih Cepat, Mikir Tetap Hebat
img
Menjawab Kebingungan Moms di Era Digital Lewat Ekosistem Motherhood