ads

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng

Novita Sari - Rabu, 18 Maret 2026
Musim mudik ke kampung halaman telah dimulai menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Foto: Ist
Musim mudik ke kampung halaman telah dimulai menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Foto: Ist
A A A

Musim mudik ke kampung halaman telah dimulai menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Tidak ketinggalan dengan yang dilakukan oleh Lina yang akan merayakan Lebaran di Ngawi, Jawa Timur.

Lina adalah satu dari 5 ribu peserta mudik yang mengikuti program Mudik Bareng Pertamina 2026 yang diberangkatkan Minggu (15/03/2026) dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Saat dijumpai di pintu 3, dia sedang menunggu waktu keberangkatan, seraya duduk sambil menikmati hiburan yang disajikan. Ia sudah hadir di tempat itu sejak pukul 03.30 WIB. Lina adalah seorang pegawai dengan gaji berstandar UMR. Ia berangkat bersama suami dan tantenya.

Dia dan suami telah berburu tiket alias ticket war gratis dan menjadi salah satu pemudik yang bisa mudik tahun ini secara gratis. Bagi Lina, ini menjadi pengalaman kali kedua. “Suami yang gigih untuk mencari tiket ini demi kami bisa berbagi kepada orangtua dan kerabat di Ngawi,” kata Lina.

Dia kemudian bercerita penghematan yang dia lakukan untuk bertiga sekali jalan bisa mencapai Rp2.100.000. “Itupun baru pengeluaran untuk tiket, belum termasuk makan dan minum. Tapi kalau ikut program Mudik Bareng ini, semuanya gratis. Alhamdulillah,” ujarnya mengucapkan syukur.

Uang sebesar itu bagi Lina dan keluarga bisa dimanfaatkan untuk keperluan menyambut Lebaran. Ia mengaku dana penghematan dari mudik gratis ini bisa digunakannya untuk memasak hidangan saat berkumpul bersama keluarga.

“Kami biasa memasak opor ayam kampung, itu menu tradisi keluarga. Selebihnya, uang itu sudah kami tukar dengan uang baru untuk mengisi ‘angpao’ Lebaran untuk anak-anak,” kata Lina.

Selain Lina, ada juga Iwan. Iwan tinggal di sekitar Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, tepatnya Jalan Bangka. Dia mengaku baru kali pertama mengikuti program mudik ini. Bagi dia, kesempatan ini menjadi peluang yang baik di tengah kondisi ekonomi dan kebutuhan hidup semakin meningkat.

Dengan gaji yang serba cukup untuk bertahan, Iwan mengaku, adanya program mudik gratis ini sangat membantu. “Dalam kondisi seperti sekarang, kita memang harus banyak berhemat. Nah kalau program Mudik Bareng ini bukan hanya hemat, saya juga tidak lelah,” katanya seraya tergelak.

Banyak hal yang telah dirindukan oleh keluarga Iwan. Segala kerinduannya akan tertunaikan saat tiba di Yogyakarta. “Kami ingin sekali menikmati soto dan sate klathak, sudah lama kami rindu kuliner Yogyakarta yang jarang kami temukan beberapa tahun terakhir. Kami mudik terakhir tiga tahun lalu,” kata Iwan.

Sedikit berkisah, Iwan yang selama ini secara ekonomi juga ditopang oleh sang istri, rupanya menemui kendala. “Tahun lalu istri saya berhenti bekerja karena memang ada perampingan. Jadi, ini juga menjadi alasan kami ikut program Mudik Bareng, tetap bisa bertemu dengan hal yang kami rindukan, meski budget mepet,” pungkas Iwan.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
ART Mudik Bikin Urusan Dapur Ribet? Teknologi Ini Justru Bisa Mempermudah
img
Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng
img
Kini Orang Tua Bisa Memantau WhatsApp Anak
img
Terapkan Prinsip Health, Safety, and Environment Produsen Nutrisi Ibu dan Anak Diganjar Penghargaan