Mau Punya Kucing dan Anjing Panjang Umur? Ini Caranya!
Bagi banyak orang, kucing dan anjing bukan sekadar hewan peliharaan. Mereka adalah teman di rumah yang bisa membuat hari terasa lebih menyenangkan. Setelah lelah beraktivitas, tingkah lucu kucing atau sambutan hangat anjing, bisa menjadi momen sederhana yang membuat hati kembali ceria.
Karena itu, menjaga kesehatan hewan kesayangan seharusnya tidak hanya dilakukan ketika mereka jatuh sakit. Justru, perhatian terhadap nutrisi, pemeriksaan rutin, dan aktivitas sehari-hari, menjadi bagian penting agar mereka dapat hidup sehat lebih lama.
Pesan inilah yang diangkat melalui kampanye “Sehat Bersama Royal Canin” dalam ajang Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di ICE BSD, Tangerang. Kampanye ini mengajak pet owners untuk lebih proaktif memahami kebutuhan kesehatan kucing dan anjing melalui edukasi, konsultasi dokter hewan, serta pemahaman mengenai nutrisi yang tepat.
Setiap Hewan Punya Kebutuhan Berbeda
Salah satu hal penting yang perlu dipahami pemilik hewan adalah bahwa kebutuhan nutrisi setiap kucing dan anjing tidak selalu sama. Usia, ukuran tubuh, ras, gaya hidup, tingkat aktivitas, hingga kondisi Kesehatan, dapat memengaruhi kebutuhan mereka.
Karena itu, pendekatan nutrisi presisi menjadi salah satu hal yang ditekankan. Untuk anak kucing, misalnya, kebutuhan nutrisinya berbeda dengan kucing dewasa. Begitu pula kucing yang banyak beraktivitas di luar ruangan, tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan kucing yang sebagian besar waktunya berada di dalam rumah.
Oleh karena itu, disediakan berbagai pilihan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut, antara lain Kitten, Indoor, dan Hair & Skin. Untuk hewan dengan kondisi kesehatan tertentu, tersedia pula rangkaian Veterinary Nutrition yang penggunaannya berdasarkan rekomendasi dokter hewan.
Menurut Mohamad Yusuf Hasanudin, Country Head Royal Canin Indonesia, menjaga kesehatan hewan bukan sekadar merawat ketika sakit, melainkan memahami kebutuhannya sejak dini.
“Menjaga kesehatan hewan bukan hanya tentang merawat saat sakit, tetapi memahami dan memenuhi kebutuhan mereka sejak dini,” kata Yusuf saat konferensi pers, Jumat, 04 September 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Ia menegaskan bahwa nutrisi yang tepat, edukasi, serta dukungan dokter hewan merupakan bagian penting untuk membantu kucing dan anjing hidup sehat dan berkualitas di setiap tahap kehidupannya.
Jangan Tunggu Sakit untuk ke Dokter Hewan
Salah satu kebiasaan yang perlu mulai diterapkan para pet owners adalah membawa hewan kesayangan melakukan pemeriksaan secara rutin. Sama seperti manusia yang melakukan medical check-up, pemeriksaan berkala dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan hewan sejak lebih awal.
Dalam sesi edukasi di IIPE 2026, Iga Ismaya, Health Affairs Manager for Royal Canin Indonesia menekankan bahwa pemeriksaan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika hewan sudah menunjukkan gejala sakit. “Pemeriksaan rutin membantu pemilik mengetahui perkembangan kondisi hewan dan mendeteksi kemungkinan gangguan kesehatan lebih dini,” kata Iga.
Selain itu, aktivitas fisik juga tidak boleh dilupakan. Kucing membutuhkan lingkungan yang memungkinkan mereka bermain, bergerak, dan memanjat, sementara anjing juga membutuhkan aktivitas yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.
Dengan demikian, setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan pemilik hewan: memberikan nutrisi yang tepat, melakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan, serta memastikan hewan tetap aktif.
Belajar Merawat Hewan Sambil Bermain
Pesan tersebut dibuat lebih menyenangkan melalui berbagai aktivitas interaktif di ajang IIPE 2026. Mengikuti tema olahraga IIPE 2026, booth “Sehat Bersama Royal Canin” dirancang menyerupai lintasan lari.
Pengunjung bersama hewan kesayangannya dapat mengikuti sejumlah checkpoint sambil mempelajari berbagai informasi mengenai kesehatan, nutrisi, dan perawatan hewan. Untuk mengikuti aktivitas tersebut, pengunjung dapat bergabung dengan menjadi member di platform digital yang memungkinkan pemilik hewan mendapatkan informasi sekaligus terhubung dengan berbagai aktivitas edukasi.
Ada pula program #AyoKeDokterHewan, yang menghadirkan sesi konsultasi gratis bersama dokter hewan selama IIPE 2026. Selain itu, pengunjung dapat mengikuti sesi Ask the Vet, aktivitas komunitas, hingga TikTok Live bersama dokter hewan.
Menariknya, edukasi juga dikemas melalui pengalaman para pet owners. Public figure Raditya Dika dan Sheila Dara turut berbagi cerita mengenai kehidupan mereka bersama hewan kesayangan. Keduanya menunjukkan bahwa menjadi pet parent bukan hanya soal memiliki hewan di rumah, tetapi juga memahami kebutuhan dan menjadikannya bagian dari keluarga.
Peduli Hewan, Peduli Lingkungan
Menjaga kesehatan hewan ternyata juga dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui program #AyoDaurUlang, masyarakat diajak untuk memanfaatkan kembali kemasan non-organik menjadi produk seperti tas dan pouch.
Program ini dilakukan bersama sejumlah pegiat lingkungan dan komunitas, sebagai upaya mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak sekaligus mengurangi limbah.
Pada akhirnya, menjadi pemilik hewan adalah sebuah perjalanan untuk terus belajar. Kita belajar mengenali kebiasaan mereka, memahami perubahan perilaku, memilih makanan yang sesuai, serta memberikan perhatian dan kasih sayang.
Sebab, bagi seekor kucing atau anjing, pemiliknya bukan hanya orang yang memberikan makanan. Pemilik adalah bagian penting dari kehidupan mereka.
Seperti pesan Yusuf, menjadi pet owner berarti terus tumbuh dan belajar memahami apa yang terbaik bagi hewan kesayangan. Dengan perhatian yang tepat, setiap momen bersama mereka pun dapat menjadi perjalanan yang lebih sehat dan bermakna.