ads

Musim Pancaroba Datang, ISPA Mengintai! Yuk, Jadi Garda Terdepan Kesehatan Keluarga

Novita Sari - Kamis, 16 April 2026
Combiphar menghadirkan penyuluhan dan pengobatan gratis yang didukung Comtusi guna mendorong penanganan batuk yang tepat. Foto: Ist
Combiphar menghadirkan penyuluhan dan pengobatan gratis yang didukung Comtusi guna mendorong penanganan batuk yang tepat. Foto: Ist
A A A

Belakangan ini cuaca lagi nggak menentu banget ya, Moms? Sebentar panas terik, tiba-tiba hujan deras. Perubahan cuaca ekstrem ini ternyata bukan cuma bikin jemuran nggak kering, tapi juga memicu lonjakan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

Bayangkan saja, data dari Dinkes DKI Jakarta mencatat ada sekitar 2,5 juta kasus ISPA sepanjang tahun lalu. Angka yang cukup bikin kita sebagai orangtua harus ekstra waspada, nih!

Menjawab keresahan para Moms, Combiphar melalui program Combi Hope hadir dengan aksi nyata. Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-55 dengan tema "Sehatkan Kini, Menangkan Esok", mereka berkolaborasi dengan Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, mengadakan edukasi bertajuk “Waspada ISPA di Musim Pancaroba: Jaga Kesehatan Pernapasan Keluarga”.

Edukasi untuk Para 'Wonder Woman' Lingkungan

Acara yang digelar pada Rabu, 15 April 2026 ini nggak cuma soal bagi-bagi obat gratis, tapi juga membekali para kader PKK, Posyandu, dan Dasa Wisma dengan pengetahuan penting. Kenapa mereka? Karena para Ibu hebat inilah garda terdepan yang paling tahu kondisi kesehatan di lingkungan sekitar.

Weitarsa Hendarto, Direktur Combiphar (tengah, sedang berbicara). Foto: Ist
Weitarsa Hendarto, Direktur Combiphar (tengah, sedang berbicara). Foto: Ist

Weitarsa Hendarto, Direktur Combiphar, menegaskan kalau aksi ini adalah langkah konkret untuk memperkuat pertahanan kesehatan keluarga mulai dari lini terkecil. Hal ini pun diapresiasi oleh Debi Intan Suri, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang mengingatkan bahwa menjaga kesehatan itu harus dimulai dari diri sendiri, lalu ke keluarga, baru ke lingkungan.

Batuk Bukan Masalah Sepele

Moms setuju nggak, kalau ada anggota keluarga yang batuk, satu rumah rasanya jadi ikut "pusing"? Sandi Wijaya, GM Marketing Combiphar mengingatkan kalau batuk itu punya hidden cost. Mulai dari istirahat yang terganggu, fokus kerja hilang, sampai produktivitas yang menurun. Kalau nggak ditangani dengan tepat, dampaknya bisa merugikan banget buat keseharian kita.

Apalagi menurut Rudy Cahyadi, Wakil Camat Pancoran, kunjungan pasien ISPA di wilayahnya sempat memuncak di awal tahun 2026. Ini jadi reminder buat kita semua untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Combiphar edukasi para kader PKK, Posyandu, dan Dasa Wisma. Foto: Ist
Combiphar edukasi para kader PKK, Posyandu, dan Dasa Wisma. Foto: Ist

Nah, supaya nggak salah langkah, dr. Clavelina Astriani menjelaskan kalau suhu dan kelembapan di musim pancaroba memang memudahkan virus menyebar. Kuncinya adalah penanganan yang cepat dan tepat sejak awal.

Untuk urusan obat, sekarang ada kabar gembira! Obat batuk yang sudah lebih dari 30 tahun dipercaya dokter, kini hadir dengan varian baru: Comtusi Batuk Kering dan Batuk Berdahak.

"Menjaga kesehatan adalah investasi untuk masa depan," tutup Weitarsa. Jadi, jangan tunggu sampai drop ya, Moms. Yuk, lebih peka dengan gejala batuk di rumah dan sedia obat batuk yang tepat sebelum badai ISPA datang!

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
6 dari 10 Anak Muda Urban Indonesia Lebih Memilih Swadiagnostik Saat Sakit
img
Kunyit dan Temulawak, Dari Dapur Tradisional Menuju Solusi Kesehatan Dunia
img
Kembangkan Sistem Transport Neonatal Kritis untuk Keselamatan Bayi Baru Lahir
img
Inovasi Penutupan Kelainan Jantung Bawaan yang Lebih Aman dengan Teknik Zero Fluoroscopy ASD & VSD Closure