Nyaman dengan Udara Bersih di Rumah, Air Treatment Kini Tampil Estetik dan Menyatu dengan Interior
Memilih perangkat rumah tangga kini tidak lagi sekadar soal harga. Di tengah berkembangnya tren home living dan meningkatnya perhatian terhadap kenyamanan rumah, masyarakat urban mulai mengutamakan fungsi sekaligus tampilan visual dalam memilih produk untuk hunian mereka.
Ya, banyak orang ingin rumah terasa personal, nyaman, sekaligus merepresentasikan gaya hidup penghuninya. Fenomena ini makin terasa setelah pandemi COVID-19 yang mengubah cara orang menjalani hidup di rumah. Aktivitas yang dulunya banyak dilakukan di luar kini berpindah ke rumah. Rumah bukan lagi sekadar tempat tinggal, tetapi ruang kerja, tempat beristirahat, tempat berkumpul keluarga hingga area healing.
Perubahan pola aktivitas ini membuat masyarakat semakin memerhatikan kualitas udara di rumah sebab berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kenyamanan. Sayangnya, ancaman udara kotor ternyata bukan hanya di luar rumah, melainkan juga di dalam rumah. Bagi warga kota besar, langit biru cerah terasa jadi “kemewahan”. Jalanan padat, kendaraan yang terus bertambah, hingga kawasan industri yang semakin dekat dengan pemukiman membuat isu polusi udara makin sulit dihindari.
Polusi Udara yang Berdampak pada Kesehatan Pernapasan
Dan yang lebih parah, masalah polusi udara tidak berhenti di luar rumah saja. Banyak orang merasa sudah aman ketika berada di dalam rumah. Padahal Moms, debu, bulu hewan peliharaan, jamur, aroma masakan, hingga sirkulasi udara yang buruk bisa membuat kualitas udara indoor sama bermasalahnya dengan outdoor. Duh!
Perlu diingat, polusi udara baik di dalam maupun di luar ruangan, sebenarnya sama-sama bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam jangka pendek, paparan polutan bisa menyebabkan sakit kepala, pusing, tenggorokan terasa sakit, sesak napas, bersin-bersin seperti flu, hingga mata iritasi. Gejala ini biasanya lebih mudah muncul pada orang yang punya alergi atau asma. Kalau terus terpapar dalam waktu lama, polusi bisa merusak saluran pernapasan dan paru-paru, melemahkan daya tahan tubuh, serta menurunkan kemampuan darah membawa oksigen.
Kondisi ini dipertegas oleh penelitian yang dipublikasikan BMJ Open Respiratory Research pada 2026 yang menunjukkan bahwa kualitas udara dalam ruang yang tidak terjaga dapat meningkatkan paparan partikel polutan yang berisiko mempengaruhi kesehatan pernapasan.
Perhatian tersebut menjadi semakin relevan seiring tingginya tingkat polusi udara di berbagai kota besar di Indonesia. Berdasarkan laporan IQAir 2025, sejumlah kota (Tangerang Selatan, Cikande, Cikarang, Depok, Bandung) masih mendominasi daftar dengan tingkat polusi udara tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2025, dengan kadar PM2.5 lebih tinggi di atas ambang batas aman yang ditetapkan WHO.
“Sekarang tren rumah itu menjadi tempat yang multifungsi, tempat untuk berbagai aktivitas. Mungkin habit ini dimulai sejak COVID-19 dan kini justru makin meningkat. Karena orang mulai menyadari, sebenarnya rumah adalah investasi. Jadi bukan tempat untuk numpang tidur saja tapi untuk melakukan berbagai aktivitas,” ujar Teresa Wibowo, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk dalam media gathering peluncuran air treatment di Central Park Mall 2 Jakarta, baru-baru ini.
Menurut Teresa, perubahan gaya hidup ini membuat masyarakat mulai lebih sadar terhadap kualitas udara yang mereka hirup setiap hari. “Bayangkan kita tidur di rumah rata-rata 10–12 jam. Jadi alangkah baiknya, jika kita banyak beraktivitas di luar rumah setidaknya setengah dari udara yang kita hirup sepanjang hari adalah udara bersih,” katanya.
Namun, kondisi rumah urban saat ini tidak selalu ideal. Banyak hunian memiliki ukuran yang semakin compact, sementara jumlah penghuni dan aktivitas di dalamnya terus bertambah. “Rumah kita padahal kan tidak bertambah besar ya secara umum. Jadi rumah itu makin compact, lalu banyak juga yang masih tinggal dengan extended family. Aktivitasnya sangat banyak,” lanjut Teresa. Di sisi lain, memperbaiki ventilasi rumah tidak selalu mudah dilakukan. Tidak semua orang bisa menambah jendela atau mengubah struktur rumah demi sirkulasi udara yang lebih baik. “Untuk menambah jendela, menambah ventilasi, menambah bukaan supaya airflow-nya lebih baik, itu sesungguhnya lebih susah. Akhirnya air treatment menjadi essential item. Penting untuk mempunyai barang-barang yang bisa membuat kualitas udara lebih baik,” ujarnya.
Solusi Udara Buruk
Pentingnya kualitas udara yang baik di dalam rumah juga dirasakan Content Creator Wulan Wu yang sehari-hari hidup bersama empat anjing peliharaan dan memiliki riwayat asma bersama suaminya. “Kalau aku di rumah, rasanya kalau tidak ada air purifier itu gelisah. Kayak ada sesuatu yang kurang menurutku,” kata Wulan. Menurutnya, udara di rumah tidak hanya soal debu yang terlihat mata. Aroma, bulu hewan, hingga udara pengap juga memengaruhi kenyamanan tinggal di rumah.
Wulan mengaku kini semakin sadar bahwa kualitas udara turut memengaruhi kondisi tubuh dan mood sehari-hari. “Kalau rumah nyaman dan udaranya sehat, tanpa sadar kita menjadi lebih jarang sakit. Dan kalau sakit pun, sembuhnya lebih cepat,” ujarnya.
Kesadaran terhadap healthy living inilah yang kemudian membuat perangkat air treatment mulai dilihat bukan lagi sebagai barang tambahan, melainkan bagian dari kebutuhan rumah modern.
Melihat perubahan gaya hidup tersebut, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) melalui merek usahanya AZKO, menghadirkan NORIUM, home brand terbaru pada kategori air treatment untuk solusi modern home living yang memadukan kualitas udara, desain premium, dan multifungsi produk dalam satu pengalaman yang menyeluruh.
Air treatment adalah perangkat atau teknologi yang berfungsi mengelola dan meningkatkan kualitas di dalam ruangan. “Air treatment bisa membuat sirkulasi udara lebih baik, menyaring debu-debu dan polutan lebih baik juga sehingga udara di rumah jauh lebih sehat,” imbuh Teresa.
Banyak keluarga kini semakin mindful dalam memilih produk rumah tangga, tidak hanya dari sisi fungsi tetapi juga kualitas dan desain yang mendukung kenyamanan hidup sehari-hari. Untuk itu, mengusung semangat “The Art of Clean Air”, produk ini hadir untuk mendukung gaya hidup yang lebih mindful melalui kualitas udara yang lebih sehat, fungsi yang relevan, dan desain yang menyatu dengan estetika rumah modern.
Harga Bukan Faktor Utama
Teresa mengatakan, saat ini masyarakat tidak lagi hanya mencari perangkat yang berfungsi baik, tetapi juga mampu menyatu dengan interior rumah. “Sekarang appliance-appliance itu kadang bulky. Jadi misalnya ruangannya sudah cantik, estetik, tapi air purifier-nya besar dan kotak begitu saja, jadinya kurang estetik,” katanya.
Fenomena perilaku konsumen yang kini lebih mempertimbangkan fungsi serta desain maupun visual yang modern dan estetik ini diamati langsung oleh Miranti Andi Kasim, Co-Founder Living Loving, platform yang banyak membahas inspirasi home living di Indonesia. “Ketika konsumen memilih produk untuk rumah, baik furniture maupun appliances, ternyata harga bukan faktor pertama,” ujar Miranti.
Menurutnya, masyarakat kini lebih memperhatikan fitur, kualitas, hingga desain produk agar selaras dengan konsep interior rumah yang sudah dibangun. “Mereka justru melihat fiturnya dulu, kualitas produknya seperti apa, lalu desainnya seperti apa. Karena rumah sudah ditata bagus-bagus, kalau produknya bentuknya kurang oke, jadi tidak masuk secara estetika,” katanya.
Karena itu, banyak orang mulai mencari perangkat rumah yang bukan hanya fungsional, tetapi juga mendukung suasana rumah agar terasa lebih nyaman. “Rumah sekarang harus jadi tempat yang bikin kita excited untuk pulang,” imbuh Wulan Wu.
Performa Optimal dan Desain Modern
Untuk itulah, NORIUM hadir dengan menggabungkan performa optimal dan desain modern yang clean, elegan, serta calming, sehingga mudah menyatu dengan berbagai konsep interior rumah. Seluruh produknya dirancang multifungsi untuk membantu meningkatkan kualitas sirkulasi udara di dalam ruang.
Diterangkan oleh Tanty, Product Manager NORIUM, rangkaian produk air treatment terbaru ini hadir eksklusif di AZKO (ritel perlengkapan rumah tangga, perkakas, dan gaya hidup dari Kawan Lama Group) yang meliputi: 2 in 1 Dehumidifier yang menggabungkan fungsi dehumidifier dan air purifier untuk membantu mengurangi kelembapan dan mencegah jamur, Pet Air Purifier dengan electrostatic pre-filter untuk menangkap bulu hewan lebih efektif sekaligus berfungsi sebagai meja dengan desain yang menyatu dengan estetika ruangan, serta Air Purifier with Table yang dilengkapi essential oil tray untuk menciptakan suasana ruang lebih relaxing, cocok ditempatkan di ruang keluarga maupun kamar tidur.
“Untuk ruang yang lebih compact, tersedia Ceiling Air Purifier yang menggabungkan fungsi sterilizer, purifier, dan lampu LED dalam satu perangkat praktis. Selain itu, hadir juga Tower Air Sterilizer dengan teknologi ion plasma untuk membantu menjaga udara tetap higienis dari virus dan bakteri sekaligus memberikan kesejukan ruangan,” katanya.
Ke depan, perusahaan juga akan menghadirkan Bladeless Air Purifier yang menggabungkan fungsi purifier dan kipas tanpa baling-baling, sehingga lebih aman untuk keluarga dengan anak, dilengkapi ambient light untuk menciptakan suasana ruang yang nyaman dan menenangkan.
Miranti menegaskan bahwa rumah yang nyaman bukan hanya ditentukan oleh penataan yang indah, namun juga sirkulasi udara yang baik. “Karena kenyataannya, tidak semua rumah sekarang bisa direnovasi atau didesain ulang. Kadang ya sudah, kondisi rumahnya memang seperti itu. Jadi yang bisa kita lakukan adalah bagaimana membuat kualitas udaranya lebih baik, salah satunya dengan air purifier, supaya lebih nyaman, apalagi kalau ada anak-anak dan lansia,” imbuhnya.
Tak lupa Miranti memberi tips agar memilih produk air treatment sesuai kebutuhan dan gaya hidup keluarga. “Misalnya rumahnya bergaya Mediterania dan punya hewan peliharaan, bisa pakai yang Pet Air Purifier, jadi saat ditaruh juga tidak mengganggu estetika interiornya. Kalau walk-in closet (ruang khusus untuk menyimpan pakaian, sepatu, tas, dan aksesoti) bisa pakai 2 in 1 Dehumidifier supaya barang-barang di dalam tidak gampang lembap, tapi tetap estetik. Lalu untuk kamar anak atau kamar remaja, bisa pakai Ceiling Air Purifier, jadi sekalian jadi lampu tidur. Tetap dapat kualitas udara yang bagus, tapi secara estetika juga tetap masuk dengan dekor rumah,” sarannya.
Nah, Moms, yuk pastikan rumah yang menjadi pusat kehidupan keluarga tak hanya indah dipandang namun juga memiliki sirkulasi udara yang sehat.
“Jadi sebetulnya kenyamanan di rumah biasanya bermula dari hal-hal sederhana. Kualitas udara yang bersih membuat orang-orang di rumah merasa nyaman, sehingga kualitas hidup di rumah lebih baik. Kami berharap produk air treatment ini bisa menjadi solusi yang mudah digunakan dan nyaman digunakan dalam jangka panjang, sehingga membuat suasana rumah lebih sehat dan nyaman, dan kualitas hidup kita semua menjadi lebih baik,” tutup Teresa.