ads

Perempuan sebagai Jantung Keluarga dan Komunitas, Hadirkan Kehangatan Berbuka Puasa

Novita Sari - Rabu, 11 Maret 2026
Teh Celup Sosro kembali menghadirkan program Hidupkan Ramadanmu (THR) di tahun 2026 dengan jangkauan yang lebih luas. Foto: Ist
Teh Celup Sosro kembali menghadirkan program Hidupkan Ramadanmu (THR) di tahun 2026 dengan jangkauan yang lebih luas. Foto: Ist
A A A

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang merayakan hangatnya kebersamaan dan berbagi kebaikan. 

Melanjutkan program yang mendapat sambutan positif dan menghadirkan dampak baik bagi masyarakat pada tahun sebelumnya, Teh Celup Sosro kembali menghadirkan program Hidupkan Ramadanmu (THR) di tahun 2026 dengan jangkauan yang lebih luas. 

Menjangkau lebih banyak wilayah dan komunitas, menghadirkan kehangatan berbuka puasa bagi masyarakat di 26 kota dan kabupaten di 6 provinsi di Indonesia.

Program yang berlangsung sejak 21 Februari hingga 15 Maret 2026 ini mengikutsertakan 186 masjid sebagai pusat kegiatan komunitas dan kebersamaan, sekaligus menghadirkan hidangan berbuka puasa yang dilengkapi dengan seduhan teh manis hangat bagi masyarakat.

Berkolaborasi dengan FoodBank of Indonesia (FOI), menyiapkan 60.000 paket hidangan makanan berbuka puasa lengkap dengan seduhan teh manis hangat. Menggerakkan lebih dari 2.000 ibu-ibu relawan, setiap paket makanan dan minuman yang tersaji merupakan sebuah jembatan yang menghantarkan cerita, tawa, dan kehangatan kepedulian masyarakat.

Indi Raisa Girsang, Brand Manager Teh Celup Sosro menyampaikan bahwa program ini merupakan gerakan yang berkesinambungan yang telah dijalankan sejak 2025. “Ramadan merupakan momen yang sangat berarti dan besar bagi setiap keluarga di Indonesia, sehingga kami memilih hadir untuk membagikan kehangatan dan kebaikan dalam kebersamaan yang nyata. Kami ingin berbagi kehangatan dan kebersamaan bagi setiap orang yang menerima sehingga setiap seduhan Teh bukan sekadar pelengkap, melainkan jembatan kebersamaan dan kebaikan yang tulus dari hati,” ujarnya.

Lebih dari 2.000 ibu relawan terlibat aktif mulai dari proses persiapan hingga pendistribusian sajian berbuka puasa. Dengan semangat gotong royong di dapur masjid, mereka berkontribusi untuk memasak hidangan khas wilayah masing-masing untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kontribusi para ibu ini melampaui sekadar mengulurkan bantuan, mereka adalah jantung yang menggerakkan kepedulian serta memperkuat ikatan kekeluargaan pada komunitas di setiap wilayah.

“Ramadan yang hangat sejatinya bermula dari sebuah keluarga yang digerakkan oleh para ibu. Peran perempuan atau ibu di keluarga dan masyarakat sangat krusial dalam menjaga tradisi yang memastikan setiap hidangan menghadirkan kenyamanan bagi keluarga. Melalui dedikasi para ibu-ibu relawan ini, kita melihat bagaimana esensi kehangatan Ramadan dibangun dari keseharian yang sederhana namun penuh kepedulian dan makna,” tambah Indi.

“Sebagai ibu, kami memasak dengan sepenuh hati. Hidangan berbuka ini kami siapkan menggunakan bahan makanan terbaik dan rempah-rempah asli Indonesia. Saat paket makanan dibagikan, yang kami bagikan bukan hanya makanan, tetapi juga kepedulian dan rasa kebersamaan,” ungkap Dwi Hidayati, salah satu ibu relawan FOI.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas gerakan berbagi di masyarakat melalui Dapur Komunitas.

“Kami sangat bersyukur dapat kembali berkolaborasi. Selain menyediakan makanan bagi masyarakat rentan, program ini menjadi wadah gerakan ribuan ibu menyediakan kehangatan makanan berbuka puasa bagi mereka yang membutuhkan di 26 kota. Semoga ini menjadi inspirasi menolong sesama di bulan Ramadan yang baik ini,” ujarnya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Memahami Pentingnya Perlindungan Rawat Jalan, Prioritas Baru di Tengah Risiko Penyakit Saluran Pernapasan
img
Jadi Makanan Wajib saat Lebaran, Memasak Opor Kini Tak Lagi Merepotkan
img
Perempuan sebagai Jantung Keluarga dan Komunitas, Hadirkan Kehangatan Berbuka Puasa
img
Wulan Guritno Turun Langsung Renovasi Sekolah di Manggarai, Aksi Nyata Bantu Anak-anak NTT Belajar Lebih Layak