Resmi Dibuka, Bazar Buku Internasional 24 Jam Nonstop Jadi Ajang Tepat Ajak Anak Cinta Buku
Moms, pernah tidak mengalami pengalaman kalau anak lebih memilih layar gadget dibanding buku? Atau sudah dibelikan buku, tapi hanya dibuka sebentar lalu ditinggalkan? Situasi seperti ini cukup sering dialami banyak ibu.
Di tengah gempuran gadget dan tontonan digital, menemukan cara agar anak tertarik membaca memang tidak selalu mudah. Karena itu, pengalaman menjadi kunci!
Kabar baiknya, ajang yang tepat untuk mengajak anak lebih mencintai buku sudah hadir nih! Tepat pukul 00.00 WIB, 29 April 2026, pintu ICE BSD City Hall 2–3A resmi dibuka. Di waktu yang tidak biasa yakni tengah malam, banyak pengunjung memadati lokasi untuk menghadiri pembukaan bazar buku internasional terbesar di dunia, Big Bad Wolf (BBW) Books Jakarta 2026, yang berlangsung hingga 3 Mei, selama 24 jam nonstop tanpa biaya masuk. Mereka datang dari mana saja untuk langsung memulai pengalaman berburu buku.
Asyiknya lagi, sejak awal pembukaan, 1.000 pengunjung pertama langsung mendapatkan buku gratis, dan program ini berlangsung setiap hari. Wah, kalau Moms ke sana bersama keluarga, semoga saja termasuk ke dalam 1000 pengunjung pertama, ya?
Di bazar BBW Jakarta 2026, ada jutaan buku dari berbagai kategori. 70 terdiri dari buku anak, lalu ada buku terkait pendidikan, novel, resep, komik, hingga buku pengembangan diri yang ditawarkan dengan diskon hingga 90%.
Bagi para ibu, ini bukan sekadar tempat berburu buku murah, tetapi kesempatan membangun kebiasaan membaca anak melalui pengalaman yang menyenangkan.
“BBW Jakarta 2026 bukan sekadar bazar buku. Ini adalah perayaan 10 tahun perjalanan kami bersama masyarakat Indonesia dan menjadi destinasi literasi Indonesia. Kami hadir 24 jam nonstop karena semangat membaca tidak mengenal waktu. Kami ingin menghadirkan pengalaman berburu buku yang lebih meriah, lebih besar, dan lebih berkesan dan nyaman bagi seluruh keluarga Jakarta dan sekitarnya,” ujar Marthius Wandi Budianto, Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia.
Ia juga menegaskan perjalanan BBW tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. “Saya rasa Big Bad Wolf tidak akan sampai di titik ini tanpa dukungan dari semua pihak. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya selama perjalanan kami di Indonesia,” kata ketika ditemui di sela-sela bincang santai di ICE BSD City, Rabu (29/4).
Dari sisi pengembangan, Wandi menjelaskan bahwa Indonesia menjadi pasar yang sangat penting. “Indonesia merupakan bagian yang paling penting dalam sejarah perkembangan Big Bad Wolf. Banyak sekali komitmen dan rencana penting yang sudah kami siapkan supaya semakin dekat dan semakin menyentuh seluruh pelosok Indonesia,” ujarnya.
Saat ini, mereka telah memiliki warehouse di Indonesia dan tim yang tersebar di berbagai kota. “Sekarang kami punya warehouse di Indonesia. Kami punya tim di berbagai kota, dan kami ingin terus menambah lebih banyak kota lagi karena peluangnya masih sangat luas,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan penerbit lokal dalam perjalanan BBW di Indonesia. “Selama di Indonesia, kami banyak bekerja sama dengan penerbit lokal untuk membantu mengkurasi penulis dan buku dari Indonesia agar bisa masuk ke dalam platform kami,” jelasnya.
BBW menggandeng penerbit lokal seperti Mizan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi, khususnya dalam menghadirkan lebih banyak buku karya penulis Indonesia agar semakin mudah diakses masyarakat.
Konsep 24 jam menjadi daya tarik utama. Masyarakat bisa datang kapan saja—bahkan tengah malam—untuk menikmati pengalaman berburu buku.
Tak hanya itu, berbagai promo menarik juga dihadirkan, seperti Late Night Flash Sale Rp1.000 pada pukul 02.00, 05.00, dan 07.00 WIB setiap hari, SUPER OBRAL Buy 2 Get 3 untuk buku pilihan, gratis kopi atau cokelat untuk pembelian tertentu, dan promo belanja besar untuk bulk buyer.
Puncak kemeriahan hadir melalui program Belanja Buku Berhadiah, di mana setiap transaksi berkesempatan memenangkan hadiah spektakuler, termasuk 1 unit mobil listrik (EV Car), emas eksklusif, voucher tiket penerbangan jutaan rupiah, koper premium dan hadiah menarik lainnya. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mengikuti Book Tower Challenge, menyusun buku setinggi mungkin untuk memenangkan voucher belanja hingga voucher tiket penerbangan, serta menjelajahi berbagai Experience Zone interaktif dan spot foto instagramable di area pameran.
Dii balik kemeriahan tersebut, ada pesan penting tentang akses literasi. “Selama satu dekade di Indonesia, kami melihat bagaimana buku mampu membuka wawasan, membangun mimpi, dan mengubah masa depan. Jakarta selalu memiliki energi luar biasa, dan kami bangga dapat kembali menghadirkan akses buku yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Andrew Yap, Founder Big Bad Wolf Books.
Namun di sisi lain, Andrew Yap melihat bahwa kebiasaan membaca anak di era kini menghadapi tantangan dari dunia digital. “Anak-anak lebih mudah terhubung dengan cerita dan karakter, bukan konsep abstrak. Namun, saat ini mereka memiliki banyak distraksi dari TV, layanan streaming menonton video, game, dan platform digital lainnya.”
Karena itu, membangun minat baca perlu dimulai sejak dini dan melalui pendekatan yang menyenangkan. Untuk itulah, bazar buku internasional ini menjadi kesempatan bagus untuk mengajak anak makin mencintai buku. “Anak lebih mudah tertarik jika diberi kebebasan memilih buku sendiri dan terlibat langsung dalam pengalaman membaca,” imbuh Andrew Yap.
Selain itu, peningkatan literasi juga harus disertai dengan kelancaran distribusi.
“Hanya sekitar 1% buku di dunia yang terjual lebih dari 10.000 eksemplar. Dan hanya sekitar 5% buku yang terjual menopang 95% buku lainnya. Artinya, sebagian besar buku tidak terjual, bukan karena bukunya buruk, tetapi karena orang tidak tahu bahwa buku tersebut ada. Ini adalah tantangan global, bukan hanya di Indonesia,” terang Andrew Yap menambahkan bahwa BBW akan menyambangi 15 kota di Indonesia pada tahun 2026 ini, termasuk daerah luar Jawa seperti Makassar.
Ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara luas masih menghadapi tantangan distribusi buku ke berbagai daerah. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari media, mitra, dan berbagai pihak,” tambah Wandi.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, acara ini juga didukung oleh BCA sebagai Official Bank Partner dengan berbagai promo, serta Lion Parcel sebagai Official Logistic Partner dengan diskon ongkir 20%, free packing, dan layanan sameday.
Namun pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya diskon atau jumlah buku yang dibeli, melainkan momen ketika anak memilih bukunya sendiri. Momen ketika ibu mendampingi tanpa paksaan. Momen ketika membaca menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Karena bisa jadi, dari satu kunjungan sederhana ke bazar buku internasional ini, anak menemukan buku pertamanya —dan dari situlah kebiasaan membaca mulai tumbuh.
Jadi, yuk Moms ajak keluarga berburu buku di BBW ICE BSD City, hanya 5 hari saja dan berakhir Minggu, 3 Mei 2026. Semoga menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi si kecil!