ads

Seni Mengatur Pos Keuangan, Wujudkan Mimpi Tanpa Siksaan

Novita Sari - Selasa, 14 Juli 2026
Bagi Gen Z, memiliki kendali penuh atas uang mereka, memberikan rasa aman sekaligus kebebasan (financial autonomy). Foto: Ist
Bagi Gen Z, memiliki kendali penuh atas uang mereka, memberikan rasa aman sekaligus kebebasan (financial autonomy). Foto: Ist
A A A

Di sebuah kedai kopi yang riuh di bilangan Jakarta Selatan. Di sudut meja, seorang gadis berusia 24 tahun, tampak serius memandangi layar ponselnya. Ia tidak sedang berselancar di media sosial atau berburu diskon belanja. Ia sedang memindahkan beberapa digit angka ke dalam pos-pos digital kecil yang dinamainya secara spesifik: “Konser Westlife 2027”, “Dana Darurat”, dan “Liburan Labuan Bajo”.

Gadis itu bernama Rhea. Sebagai bagian dari Generasi Z yang kerap dituding sebagai generasi FOMO (Fear of Missing Out) dan gemar doom spending, Rhea justru penganut frugal living generasi baru. Bagi generasi sebelum mereka, frugal living sering kali diidentikkan dengan gaya hidup super-irit yang menyiksa, seperti makan mi instan setiap akhir bulan, memangkas semua hiburan, dan menahan diri dari segala kesenangan duniawi.

Namun, bagi Gen Z masa kini, konsep frugal living itu mengalami pergeseran makna. Bukan lagi soal bersikap pelit pada diri sendiri, melainkan sebuah seni mengalokasikan dana secara cerdas, agar gaya hidup dan masa depan bisa berjalan beriringan. Mereka tetap bisa ngopi, tetap bisa traveling, tetapi dengan perhitungan yang tepat.

"Kuncinya ada pada kedisiplinan memisahkan 'dompet', bukan menahan lapar," cerita Rhea sembari tersenyum. Sebagai pekerja kreatif dengan mobilitas tinggi, tantangan terbesar Rhea awalnya adalah bocornya anggaran harian untuk hal-hal impulsif. Namun, semuanya berubah sejak ia mengenal ekosistem digital banking.

Rhea memanfaatkan inovasi dari blu by BCA Digital untuk mempraktikkan metode enveloping modern (metode pos anggaran) secara digital. Melalui fitur seperti bluSaving, Rhea tidak lagi memiliki satu rekening penampung yang membingungkan. Ia memecah pendapatannya ke dalam pos-pos tabungan virtual tanpa biaya admin tambahan. Ada pos untuk kebutuhan esensial seperti kos dan makan, ada pula pos khusus untuk memanjakan diri.

Transformasi perilaku ini menjadi bukti bagaimana literasi dan inklusi keuangan tidak lagi menjadi materi seminar yang membosankan di ruang-ruang kuliah. Lewat aplikasi yang ramah di genggaman, anak-anak muda ini belajar mengelola risiko, memahami skala prioritas, dan menavigasi masa depan finansial mereka dengan cara yang menyenangkan.

Ya, kehadiran perbankan digital telah meruntuhkan stigma bahwa mengelola keuangan itu rumit dan kaku. Proses menabung kini bertransformasi menjadi sebuah pengalaman yang interaktif dan adaptif terhadap dinamika anak muda.

Ketika sebuah platform perbankan mampu membaca kebutuhan generasi ini, di sanalah tercipta ikatan yang lebih erat dari sekadar penyedia jasa keuangan. Semangat untuk berjalan beriringan ini tercermin jelas dalam komitmen Tumbuh Bareng Kamu. Ini adalah sebuah manifesto bahwa bank digital hadir bukan sebagai pengawas yang mendikte, melainkan sebagai sahabat yang mengawal setiap jengkal langkah dan mimpi penggunanya.

Bagi generasi yang baru memasuki dunia kerja atau sedang menempuh bangku perkuliahan, pengelolaan keuangan sering kali menjadi tantangan. Kehadiran bank digital tanpa biaya admin bulanan dan integrasi ekosistem yang kuat, menjadi daya tarik utama yang membuat Gen Z betah bermigrasi ke layanan digital sepenuhnya.

Lanny Budiati, Direktur Utama BCA Digital (kiri depan). Foto: Novi
Lanny Budiati, Direktur Utama BCA Digital (kiri depan) saat perayaan ulangtahun blu by BCA Digital ke-empat pada Juli 2025. Foto: Novi

Dalam sebuah kesempatan, Lanny Budiati, Direktur Utama BCA Digital mengatakan, “Hampir 90% nasabah blu merupakan generasi Milenial dan Gen Z yang menginginkan solusi finansial yang praktis dan terintegrasi dengan gaya hidup mereka.”

"Sejak awal diluncurkan tahun 2021, kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang tidak hanya aman dan andal, tetapi juga relevan dengan cara hidup generasi muda. Kami memahami bahwa Gen Z membutuhkan kebebasan dalam mengelola finansial mereka tanpa keribetan birokrasi. Kami terus berinovasi agar dapat membantu mereka mencapai berbagai tujuan hidup, mulai dari menabung untuk konser, investasi masa depan, hingga membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini," papar Lanny.

Melangkah ke depan, tantangan industri bank digital tentu akan semakin kompetitif. Namun, dengan basis pengguna Gen Z yang kuat dan loyalitas yang terjaga, mereka berada di jalur yang tepat untuk terus memimpin pasar bank digital di Indonesia.

Melalui konsistensi dalam memperluas ekosistem digital dan mempertahankan pendekatan yang user-centric, perjalanan lima tahun pertama ini barulah sebuah awal dari revolusi perbankan yang digerakkan oleh anak muda.

Bagi Gen Z, memiliki kendali penuh atas uang mereka, memberikan rasa aman sekaligus kebebasan (financial autonomy). Mereka sadar bahwa ketidakpastian ekonomi masa depan tidak bisa dihindari, namun bisa dimitigasi dengan perencanaan yang matang sejak dini.

Sore itu, setelah menyesap sesendok terakhir caffe latte-nya, Rhea menutup ponsel dengan senyum puas. Seluruh pos keuangannya bulan ini sudah terisi rapi. Baginya, frugal living bukanlah sebuah kekangan, melainkan sebuah bentuk kebebasan yang hakiki. Sebuah pembuktian bahwa generasi muda hari ini selalu punya 1001 cara kreatif untuk menaklukkan mimpi-mimpi mereka, tanpa harus kehilangan kegembiraan masa muda.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Seni Mengatur Pos Keuangan, Wujudkan Mimpi Tanpa Siksaan
img
Less Steps, More Care: Tren Beauty Routine yang Lebih Sederhana di 2026
img
Rumah Sakit Jiwa Kembali ke Panggung, Lakon Teater Koma yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun
img
Dapat Pesan Manis dari BTS, Keseruan Baru Menikmati Perpaduan Jajanan Tradisional Korea Bersama Si Kecil di Rumah