ads

Sinergi Protein dan Latihan Beban: Kunci Sukses Atlet Profesional Menembus Batas

Novita Sari - Selasa, 10 Februari 2026
Kolaborasi dengan klub basket profesional Satya Wacana Salatiga, HiLo tekankan pentingnya kecukupan asupan protein yang didukung latihan beban terstruktur. Foto: Ist
Kolaborasi dengan klub basket profesional Satya Wacana Salatiga, HiLo tekankan pentingnya kecukupan asupan protein yang didukung latihan beban terstruktur. Foto: Ist
A A A

Di balik gemuruh tepuk tangan penonton dan aksi slam dunk yang memukau di lapangan Indonesian Basketball League (IBL), terdapat perjuangan fisik yang luar biasa. Basket bukan sekadar soal teknik memasukkan bola, melainkan tentang ketahanan, ledakan tenaga (power), dan kecepatan pemulihan.

Menyadari hal tersebut, klub profesional Satya Wacana Salatiga secara resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat fondasi nutrisi para pemainnya. Fokus utamanya jelas: memastikan asupan protein berkualitas tinggi untuk mendukung performa sepanjang musim kompetisi 2026.

Dalam kesempatan Press Conference kolaborasi HiLo sebagai Official Protein Partner klub Basket Satya Wacana Salatiga pada Selasa (10/02/2026) di Jakarta, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Raspati, Sp. KO, menjelaskan, protein adalah bahan bangunan utama bagi tubuh manusia.

"Protein itu ibarat semen dan pasir. Jika kita ingin membangun rumah yang kokoh, kuli dengan sertifikasi internasional pun tidak akan bisa membangun tanpa bahan yang bagus. Begitu juga atlet; sekeras apa pun latihannya, tanpa protein yang cukup, otot tidak akan terbentuk dan pemulihan akan terhambat," terang dr. Andhika.

Bagi atlet dengan intensitas latihan tinggi, kebutuhan protein bisa mencapai 1,6 hingga 2 gram per kilogram berat badan setiap harinya. Sebagai gambaran, seorang atlet dengan berat 85 kg membutuhkan sekitar 170 gram protein per hari. Jumlah ini setara dengan mengonsumsi sekitar 8-9 potong paha ayam setiap hari—sebuah tantangan besar bagi pencernaan dan manajemen nutrisi harian.

Raden Nathaniq Sardy, pemain Satya Wacana Salatiga, membagikan transformasinya. Dulu bertubuh kurus, kini Nathan tampil lebih kokoh dan konsisten di lapangan. "Saya mulai disiplin mengatur asupan protein dan latihan beban sejak SMP. Hasilnya, pemulihan setelah tanding jauh lebih cepat dan tubuh tidak mudah lelah," ungkapnya.

Seringkali atlet hanya fokus pada massage atau fisioterapi saat merasa lelah. Namun, dr. Andhika menekankan bahwa dasar dari semua pemulihan adalah tidur dan nutrisi.

  • Nutrisi Tepat: Memilih jenis protein yang cepat serap seperti Whey Protein.
  • Kalsium dan Mineral: Penting untuk kontraksi otot yang kuat, bukan hanya untuk tulang.
  • Hidrasi Berkualitas: Mencari alternatif asupan protein yang segar dan praktis untuk dikonsumsi segera setelah latihan guna menekan risiko kelelahan (fatigue).

Edukasi #NabungOtot untuk Masyarakat

Sinergi antara industri nutrisi dan klub olahraga profesional ini diharapkan dapat meningkatkan literasi gizi masyarakat Indonesia. Pesannya sederhana namun mendalam: #NabungOtot.

Apa yang kita konsumsi dan bagaimana kita melatih otot hari ini adalah investasi untuk masa tua. Dengan otot yang kuat, masa tua akan lebih mandiri, tetap aktif, dan tidak menjadi beban bagi orang lain. Melalui program seperti diskusi ilmiah dokter, edukasi ke sekolah-sekolah, hingga festival olahraga tahunan, kampanye ini mengajak semua orang untuk mulai peduli pada massa otot mereka.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan produk-produk yang tidak hanya tinggi kalsium, namun juga mengandung Whey Protein, jenis protein yang berkualitas untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian masyarakat Indonesia. Melalui beragam pilihan produk yang tinggi kalsium dan protein, mulai dari susu, granola, hingga clear water protein, kami menghadirkan variasi produk yang praktis dan relevan dengan kebutuhan serta preferensi masyarakat Indonesia masa kini,” tambah Yesaya Christian, Brand Manager HiLo.

Ki-ka: Yesaya, Revan, Nathan, dan dr. Andhika. Foto: Ist
Ki-ka: Yesaya, Revan, Nathan, dan dr. Andhika. Foto: Ist

Dari sisi tim, Revan Jonathan, Assistant Coach Satya Wacana Salatiga, menekankan pentingnya integrasi nutrisi dan latihan fisik dalam menjaga konsistensi performa, “Untuk memastikan daya tahan dan performa pemain tetap stabil sepanjang musim kompetisi, kami tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pemenuhan nutrisi, khususnya protein, proses recovery yang optimal serta program latihan yang terstruktur, termasuk latihan resistensi di dalamnya. Kami percaya kombinasi nutrisi dan latihan fisik yang konsisten membuat pemain lebih kuat, memiliki ketahanan fisik yang lebih baik, cepat pulih, dan mampu menjaga performa sepanjang musim kompetisi.”

“Sejak lebih disiplin mengatur asupan protein dan menjalani latihan resistensi, saya merasakan pemulihan yang lebih cepat dan tubuh lebih siap menghadapi pertandingan. Performa di lapangan juga jadi lebih konsisten,” aku Nathan.

Sebagai inspirasi bagi generasi muda yang ingin memiliki postur tubuh ideal, Nathan menambahkan, “Penting untuk dipahami bahwa tubuh tinggi dan kuat tidak cukup dicapai hanya dengan bermain basket. Badan kita membutuhkan dukungan nutrisi yang tepat serta latihan beban agar otot lebih kuat dan perkembangan fisik dapat tumbuh optimal.”

Nathan sudah memulai gaya hidup sehat untuk mendukung pertumbuhan fisiknya dalam menggapai cita–cita nya sebagai atlet basket sejak masih remaja di bangku sekolah menengah, dengan rutin bermain basket, latihan beban, istirahat cukup, serta memenuhi kebutuhan gizi, khususnya protein dan kalsium.

Dengan dukungan nutrisi yang berbasis ilmiah dan program latihan yang disiplin, Satya Wacana Salatiga optimis menatap babak playoff IBL 2026, sekaligus menginspirasi generasi muda bahwa tubuh yang sehat dan kuat adalah hasil dari konsistensi antara latihan dan asupan gizi yang tepat.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Takjil Segar Level Up: Rahasia Mixology Buah Tropis ala Nycta Gina dan Chef Putri Miranti
img
Sinergi Protein dan Latihan Beban: Kunci Sukses Atlet Profesional Menembus Batas
img
6 Tips Memilih Staycation yang Ramah Keluarga: dari Akses Mudah hingga Ragam Aktivitas di Satu Area
img
Mengatasi Hidden Hunger sebagai Fondasi Generasi Emas Indonesia 2045