Mengatasi Hidden Hunger sebagai Fondasi Generasi Emas Indonesia 2045
Di balik keinginan semua orang tua untuk anak tumbuh sehat dan cerdas, ternyata satu dari dua anak Indonesia mengalami hidden hunger, kondisi kekurangan mikronutrien penting yang tidak terlihat dan berdampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak, seperti rendahnya energi dan fokus anak, risiko pertumbuhan terhambat, serta potensi gangguan kecerdasan dan imunitas dalam jangka panjang.
Menurut dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH, fenomena hidden hunger masih menjadi isu krusial dalam kesehatan anak Indonesia. Data menunjukkan bahwa satu dari dua anak usia 0,5 hingga 12 tahun di Indonesia belum mencukupi asupan mikronutrien penting, seperti zinc, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin D yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh, metabolisme energi, fungsi kognitif, serta proses tumbuh kembang anak. Bahkan, kekurangan vitamin D juga masih menjadi perhatian serius, di mana satu dari empat anak Indonesia tercatat mengalami insufisiensi dan defisiensi vitamin D, nutrisi esensial yang berperan penting dalam menjaga imunitas serta mendukung pertumbuhan dan kekuatan tulang anak. Data juga menunjukkan bahwa hampir 1 dari 5 balita di Indonesia masih mengalami stunting, kondisi yang berisiko menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesiapan anak menghadapi masa depan.
Tingginya kasus hidden hunger menunjukkan perhatian yang masih rendah terhadap kelengkapan nutrisi anak di Indonesia. Padahal, pemenuhan nutrisi yang cukup dan seimbang merupakan fondasi krusial bagi tumbuh kembang optimal anak, serta penentu lahirnya generasi tangguh yang akan membangun masa depan bangsa. “Setiap orang tua, pasti ingin anaknya cerdas dan sehat. Kita semua pasti ingin negara Indonesia maju. Nutrisi anak yang tercukupi adalah modal dari otak yang cerdas dan generasi negara yang berkualitas,” ujar CEO Tentang Anak.
Menjawab urgensi pemenuhan nutrisi anak, Expert Boost menghadirkan Boostopia, The 1st Intelligent Squishy Playground for Kids, destinasi bermain edukatif pertama di Indonesia yang mengedukasi peran vitamin dan mineral dalam mendukung fokus, energi, dan daya tahan tubuh anak.
Sebagai seorang ibu, Nikita Willy mengakui bahwa isu nutrisi anak kerap menjadi sumber kecemasan tersendiri.“Sebagai seorang ibu, aku menyadari bahwa isu nutrisi anak sering kali menjadi perhatian dan kekhawatiran banyak orang tua dalam memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Dari perjalanan itu, aku memilih untuk mempercayakan pemenuhan nutrisi anak pada pendekatan yang berbasis riset dan rekomendasi para ahli. Melalui kolaborasiku bersama Expert Boost, aku turut mendukung upaya edukasi nutrisi anak sebagai bagian dari komitmen untuk membangun fondasi tumbuh kembang yang optimal sejak dini.”
Vitamin gummy yang dikembangkan oleh dokter anak ini, menghadirkan gummy vitamin D 600 IU sesuai rekomendasi IDAI dan AAP, serta VitKids Multi Gummy dengan 15 vitamin dan mineral. Dengan kandungan gula rendah serta tanpa pengawet dan pewarna sintetik, vitamin gummy ini aman untuk dikonsumsi harian dan lebih mudah dicerna oleh anak. Melalui formulasi berbasis sains, vitamin khusus anak ini berkomitmen menemani para orang tua Indonesia dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal melalui nutrisi seimbang sejak dini.