ads

Terus Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Dorong Kesejahteraan Pengusaha Toko Kelontong

Novita Sari - Sabtu, 23 Mei 2026
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Kamis, (21/05) diikuti oleh sekitar 500 pemilik Toko SRC di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Foto: Ist
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Kamis, (21/05) diikuti oleh sekitar 500 pemilik Toko SRC di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Foto: Ist
A A A

Kesejahteraan para pelaku usaha tentu tidak hanya diukur dari angka pendapatan atau omzet semata, melainkan juga dari kualitas hidup dan kesehatan mereka. Menyadari pentingnya aspek fundamental tersebut, Sampoerna Retail Community (SRC) nyata menunjukkan kepeduliannya melalui aksi konkret.

Gelaran program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Kamis, 21 Mei 2026, yang merangkul sekitar 500 pemilik Toko SRC di wilayah Jabodetabek, menjadi bukti nyata bagaimana sinergi komunitas dapat hadir untuk menjaga garda terdepan ekonomi kita agar tetap sehat dan produktif.

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, mereka kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi dan akselerasi UMKM Indonesia melalui pendekatan yang menyeluruh. Mereka meyakini bahwa pemberdayaan UMKM tidak hanya berfokus pada penguatan bisnis, namun juga kesejahteraan hidup para pengusaha UMKM sebagai fondasi utama untuk tumbuh secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Indah Kurnia, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, serta Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mengapresiasi inisiatif dalam menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis bagi pemilik toko kelontong. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dunia usaha terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi yang positif antara sektor swasta dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengucapkan terima kasih atas kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan kami mendoakan agar terus maju dan berkembang sehingga kegiatan positif seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Jakarta maupun di wilayah lainnya,” ujar Uus.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Indah Kurnia, menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. “Hari ini, kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai keputusan yang sangat bijak. Semoga semuanya sehat dan bahagia, serta bisa memberikan manfaat untuk bangsa dan negara melalui kesehatan masing-masing,” ungkap Indah.

Indah juga menyoroti besarnya kontribusi perempuan, khususnya para ibu yang tergabung dalam ekosistem. Menurutnya, peran perempuan memiliki arti penting dalam mendukung ketahanan keluarga sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional sehingga kesehatan para ibu perlu menjadi perhatian bersama. “Jadi berbanggalah, berbahagialah, bersemangatlah, bahwa kontribusi para ibu sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga ibu-ibu pemilik toko kelontong harus tetap sehat,” kata Indah.

Sejalan dengan hal tersebut, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Ivan Cahyadi, menyampaikan bahwa HUT ke-18 menjadi momentum perayaan sekaligus menegaskan komitmen dalam mendampingi dan memperkuat UMKM di Indonesia. Sepanjang perjalanannya, mereka terus tumbuh bersama pengusaha UMKM, mendorong pengembangan kapasitas untuk naik kelas dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi nasional.

”Dimulai dari 57 toko di tahun 2008, kini telah tumbuh dengan memiliki lebih dari 250.000 toko, yang didukung oleh lebih dari 6.300 mitra, serta terhubung melalui 10.000 paguyuban di seluruh Indonesia. Melalui perjalanan selama 18 tahun ini, menunjukkan bahwa dampak yang berkelanjutan lahir dari inisiatif yang konsisten dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Ivan.

Berawal dari pendampingan sederhana bagi toko kelontong, terus berkembang hingga menjadi gerakan retail tradisional terbesar di Indonesia. Pertumbuhan didorong oleh pendekatan yang menyeluruh, mulai dari penguatan keterampilan bisnis, manajemen usaha, serta pemanfaatan teknologi digital melalui ekosistem AYO, yang memungkinkan pengusaha UMKM beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen di era digital.

Berdasarkan hasil riset, total omzet ekosistem saat ini mencapai sebesar Rp251 triliun per tahun, atau setara 9,5% Produk Domestik Bruto (PDB) retail nasional tahun 2025, naik Rp15 triliun dibandingkan kontribusi Rp236 triliun per tahun pada 2023.

Sejalan dengan hal tersebut, omzet toko meningkat 42% setelah bergabung dengan ekosistem. Bahkan di tengah dinamika ekonomi saat ini, toko konsisten menunjukkan pertumbuhan positif melalui pendampingan berkelanjutan, dengan kenaikan omzet hingga 27,5% dalam tiga tahun terakhir. Capaian ini menjadi #BuktiNyata bahwa pembinaan yang diberikan mampu mendorong toko untuk terus bertumbuh dan #JadiLebihBaik.

Pertumbuhan ini juga didukung oleh transformasi digital yang semakin kuat, dengan 98,8% toko telah terdigitalisasi, dan 46% toko berhasil memperluas lini usaha, mulai dari produk digital hingga layanan pembayaran.

Di tingkat komunitas, toko juga berperan sebagai saluran distribusi bagi produk UMKM sekitar toko melalui inisiatif Pojok Lokal. Program ini turut menunjukkan dampak yang signifikan, dengan pertumbuhan omzet mencapai 128%, dari Rp5,65 triliun per tahun pada 2023 menjadi Rp12,9 triliun per tahun pada 2026, sehingga semakin memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ivan menambahkan, UMKM yang tangguh lahir dari pengusaha yang produktif, adaptif, dan sejahtera. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar berbagai manfaat dari program pemerintah, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG), dapat dirasakan lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui pendekatan yang menyeluruh dan konsisten selama 18 tahun, mereka terus membuktikan bahwa pemberdayaan UMKM tidak hanya tentang memperkuat usaha, tetapi juga membangun ekosistem yang mendorong pengusaha untuk naik kelas dan berdaya saing. Ke depannya, mereka akan terus memperluas dampaknya agar UMKM Indonesia tumbuh semakin tangguh dalam mewujudkan kemandirian ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Menjalani Hari-Hari Pertama sebagai Ibu, Aurelie Moeremans Belajar Menemukan Ritme Baru
img
Terus Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Dorong Kesejahteraan Pengusaha Toko Kelontong
img
Brew Takeover with Mikael Jasin, Mengubah Kesan Rumit Menyeduh Kopi Menjadi Rutinitas Nyaman di Rumah
img
Saat Tubuh Ringkih Mengajari Kita Arti Keteguhan: Kidung Pantang Menyerah dari Panggung Gita Citra Cita