ads

BKGN 2026 Dorong Pemahaman Baru: Menjaga Keseimbangan Microbiome Mulut untuk Perlindungan Ekstra

Efa Trapulina - Jumat, 18 September 2026
BKGN 2026 dorong paradigma baru kesehatan gigi dan mulut: perlindungan ekstra dimulai dari microbiome mulut yang seimbang (Foto: Efa)
BKGN 2026 dorong paradigma baru kesehatan gigi dan mulut: perlindungan ekstra dimulai dari microbiome mulut yang seimbang (Foto: Efa)
A A A

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak hanya berkaitan dengan kebersihan gigi, tetapi juga keseimbangan mikroorganisme yang hidup di dalam rongga mulut. Pesan tersebut menjadi fokus Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 yang kembali digelar oleh Unilever Indonesia melalui Pepsodent untuk memperluas akses edukasi dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

Program yang terlaksana sejak 2010 bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) ini mengangkat pentingnya menjaga keseimbangan microbiome mulut sebagai bagian dari perlindungan kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.

BKGN 2026 dibuka melalui edukasi dan pemeriksaan gigi bagi 384 siswa SDN Menteng 01 Jakarta pada Kamis (17/9). Selanjutnya, program berlangsung Oktober-Desember 2026 di 29 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) di berbagai wilayah Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D. mengatakan pemeriksaan gigi kini masuk dalam program Cek Kesehatan Gratis dan perlu dimanfaatkan oleh anak sekolah.

“Berita baiknya, pemeriksaan gigi sudah masuk ke dalam program Cek Kesehatan Gratis, dan pemeriksaan ini harus diikuti oleh semua anak sekolah. Lalu berita kurang baiknya, dari hasil pemeriksaan, 4 dari 10 anak Indonesia yang ada di sekolah giginya berlubang,” ujar Prof. Dante.

Ia mengingatkan pemeriksaan sebaiknya tidak menunggu sakit gigi, melainkan dilakukan rutin setiap enam bulan. Prof. Dante juga mendorong siswa yang bertugas di UKS menjadi “detektif gigi berlubang” untuk membantu mengenali tanda-tanda masalah gigi pada teman mereka.

“Masalah gigi bukan hanya masalah kesehatan di dalam mulut saja, tapi juga berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan, contohnya ada penyakit di katup jantung yang disebabkan oleh kuman Streptococcus beta-hemolyticus grup A yang ada di dalam gigi berlubang,” katanya.

Personal Care Community Lead Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., mengatakan BKGN terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat dan perkembangan sains terkini.

“Di BKGN 2026, kami ingin mengangkat paradigma baru mengenai pentingnya perlindungan ekstra dalam merawat kesehatan gigi dan mulut, yaitu dengan menjaga keseimbangan microbiome mulut sebagai awal dari kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh,” ujar drg. Mirah.

Menurut data, 47,5% masyarakat Indonesia mengonsumsi minuman manis lebih dari sekali sehari. Meski 95,6% masyarakat menyikat gigi setiap hari, hanya 6,2% yang melakukannya pada waktu yang tepat. Sementara itu, hanya 11,2% yang mencari tenaga medis gigi dalam satu tahun saat mengalami masalah gigi dan mulut. Berbagai faktor ini antara lain menyebabkan 57% penduduk Indonesia usia tiga tahun ke atas masih mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut.

Ketua AFDOKGI Prof. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D. menjelaskan, rongga mulut merupakan komunitas mikroba terbesar kedua dalam tubuh manusia dan dihuni lebih dari 700 spesies mikroorganisme.

“Tujuan perawatan yang lebih tepat bukanlah menghilangkan sebanyak mungkin bakteri, melainkan menjaga keseimbangan microbiome mulut. Karena ketika keseimbangannya terganggu atau mengalami dysbiosis, bakteri merugikan dapat berkembang lebih dominan dan memicu berbagai permasalahan gigi dan mulut,” jelasnya.

Keseimbangan tersebut dapat terganggu antara lain akibat konsumsi gula yang terlalu sering, yang membuat bakteri menghasilkan asam secara berulang dan menyebabkan lingkungan rongga mulut semakin asam hingga terbentuk karies. Perubahan komunitas bakteri di sekitar garis gusi juga dapat memicu radang gusi, sementara aktivitas bakteri tertentu berkaitan dengan bau mulut.

Ketua ARSGMPI Dr. drg. A. Tajrin, M.Kes., Sp.B.M.M., Subsp.C.O.M(K), mengatakan keseimbangan microbiome dapat dijaga melalui kebersihan gigi dan mulut, membatasi gula, memperbanyak makanan bergizi dan kaya serat, mencukupi cairan, menghindari rokok, mengelola stres, serta cukup tidur.

“Tidak kalah penting, rutin konsultasi ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali agar berbagai permasalahan yang dapat mengganggu keseimbangan microbiome mulut dapat dideteksi dan ditangani sejak dini,” ujarnya.

BKGN 2026 juga memperluas edukasi ke pesantren dan komunitas ibu. Bersama PB PDGI, program menyasar enam kota/kabupaten di Jawa Barat serta daerah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Wakil Ketua Pengurus Besar PDGI drg. Tari Tritarayati, SH., MH.Kes. mengatakan 63,4% masyarakat Jawa Barat mengalami masalah gigi dan mulut, sementara 89,9% tidak mengunjungi dokter gigi selama setahun terakhir. Di NTT dan Papua, masing-masing 55,6% dan 49,4% masyarakat masih mengalami masalah gigi dan mulut.

“Hal ini disebabkan oleh akses geografis, jauhnya jarak tempat tinggal dengan puskesmas/klinik/dokter gigi, terutama di daerah kepulauan, pegunungan, dan wilayah terpencil,” kata drg. Tari.

Sebagai bagian dari perawatan sehari-hari, Pepsodent menghadirkan Pepsodent Pro.Care dengan teknologi Microbiome Active yang menggunakan One Trillion Active Ions untuk menekan pertumbuhan bakteri yang merugikan sekaligus mendukung pertumbuhan bakteri baik. Teknologi tersebut telah teruji secara klinis dan dirancang untuk memberikan perlindungan hingga 24 jam.

“Kami harap seluruh rangkaian kegiatan BKGN 2026 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keseimbangan microbiome mulut, yang kemudian bertransformasi menjadi rutinitas menyikat gigi sehari-hari yang mampu memberikan perlindungan ekstra bagi senyum keluarga Indonesia,” tutup drg. Mirah.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
BKGN 2026 Dorong Pemahaman Baru: Menjaga Keseimbangan Microbiome Mulut untuk Perlindungan Ekstra
img
First Aid Conference 2026 Perkenalkan Inovasi Spray Plaster untuk Perlindungan Luka yang Praktis
img
Terlihat Sehat Belum Tentu Bebas Risiko, Cara Kenali Sejak Dini Bahaya Hipertensi, Gangguan Irama Jantung, dan Stroke
img
Saat Para Ahli dari Lintas Disiplin Ilmu Berkumpul dalam Gut and Immunity Council: Ingatkan Orang Tua Tentang Pentingnya Kesehatan Saluran Cerna