ads

Cantikmu, Ceritamu: Saatnya Perempuan Indonesia Berani Merayakan Keberagaman dan Menemukan Versi Terbaik Diri Sendiri

Novita Sari - Senin, 15 Juni 2026
Ki-ka: Naila Dinillah (kreator kecantikan); Ghea Indrawari (musisi dan creator); Stella Ryani Gunawan (Chief Marketing Officer NPURE); dan Sitaresti Astarini (Head of Business Marketing TikTok Indonesia). Foto: Dok. TikTok Indonesia
Ki-ka: Naila Dinillah (kreator kecantikan); Ghea Indrawari (musisi dan creator); Stella Ryani Gunawan (Chief Marketing Officer NPURE); dan Sitaresti Astarini (Head of Business Marketing TikTok Indonesia). Foto: Dok. TikTok Indonesia
A A A

Di balik setiap konten, produk, dan ekspresi kecantikan yang hadir di TikTok, selalu ada cerita tentang bagaimana setiap orang memaknai kecantikan dengan caranya masing-masing.

Di platform ini, kreator dapat berbagi perjalanan autentik mereka, brand lokal dapat membantu pengguna menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan pribadi, dan sesama pengguna dapat saling terhubung untuk bertukar inspirasi.

Didukung oleh sistem rekomendasi yang terpersonalisasi serta berbagai fitur interaktif, platform ini sukses mengubah cara masyarakat Indonesia dalam mencari dan menemukan inspirasi kecantikan. Tak heran kalau minat terhadap konten kecantikan di platform ini pun terus tumbuh pesat di Indonesia.

Hal itu tercermin dari peningkatan konten kecantikan dan perawatan diri sebesar 57% secara tahunan (YoY), dengan lebih dari 19 million unggahan konten kecantikan sepanjang tahun 2025.

Semangat untuk menemukan dan mengekspresikan kecantikan dengan cara masing-masing inilah yang menjadi inspirasi utama dari perhelatan TikTok ForYouBeauty 2026. Mengusung tema #TemukanCantikmu, festival ini hadir sebagai ruang bagi perempuan Indonesia untuk merayakan kecantikan yang personal, beragam, dan relevan dengan diri mereka.

Foto: Ist
Berbagi inspirasi mengenai tren kecantikan yang berkembang di TikTok, bagaimana peran kreator, brand, dan komunitas dalam menyampaikan semangat #TemukanCantikmu. Foto: Ist

Tiga narasumber utama yang berpartisipasi yaitu musisi Ghea Indrawari, dokter sekaligus beauty creator Naila Dinillah, dan brand kecantikan lokal—turut membagikan perspektif unik mereka tentang arti menjadi cantik versi diri sendiri.

Dari Indonesia, Untuk Indonesia

Sebagai salah satu brand kecantikan lokal, NPURE percaya bahwa kecantikan Indonesia layak dirayakan melalui produk yang dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat. Berangkat dari keyakinan tersebut, mereka konsisten menghadirkan produk berbahan alami (natural ingredients) yang dipadukan dengan hasil uji klinis (clinically proven).

"Kami menjadikan label dermatologically tested sebagai standar wajib dari awal hingga akhir proses produksi, bukan sekadar klaim marketing biasa. Tujuannya agar produk kami benar-benar aman menjadi solusi bagi berbagai skin concern perempuan Indonesia," ujar Stella Ryani Gunawan, Chief Marketing Officer NPURE saat konferensi pers, Jumat 12 Juni 2026 di Senayan City, Jakarta.

Produk kecantikan ini tidak hanya hadir sebagai merek yang berjualan, melainkan sebagai bagian dari komunitas yang aktif membagikan edukasi dan mendengarkan feedback langsung dari pengguna untuk pengembangan produk. Melalui solusi periklanan dan aktivitas commerce by Tokopedia, mereka berhasil menjangkau konsumen dari tahap pencarian (discovery) hingga pembelian (purchase) secara mulus.

Sinergi ini berdampak luar biasa pada performa bisnis mereka. Secara year-on-year (YoY), pertumbuhan reach dan impression meningkat hingga 2,1 kali lipat. Dengan pertumbuhan yang konsisten ini, bisnis keseluruhan diproyeksikan tumbuh lebih dari dua kali lipat pada akhir tahun 2026.

Foto: Ist
Stella Ryani Gunawan, Chief Marketing Officer NPURE (kiri) dan Sitaresti Astarini, Head
of Business Marketing, TikTok Indonesia (kanan), berkunjung ke booth NPURE yang hadir
di TikTok ForYouBeauty 2026. Foto: Ist

Naila Dinillah: Cantikmu Tidak Harus Sesuai Ekspektasi Siapa pun

Sebagai seorang dokter sekaligus kreator konten kecantikan, Naila Dinillah memiliki jalan karier yang unik. Tumbuh di tengah keluarga yang seluruh anggotanya berprofesi sebagai dokter, Naila sempat merasa jenuh dengan rutinitas belajar yang monoton. Didorong oleh sahabatnya, ia memberanikan diri memanfaatkan platform ini untuk menyalurkan passion-nya di bidang berdandan dan berbagi cerita.

Sebelum menjadi dokter, Naila ternyata pernah bekerja sebagai seorang Makeup Artist (MUA). Latar belakang inilah yang membuatnya jago memadukan ilmu medis kedokteran dengan tips kecantikan yang praktis.

"Awalnya saya ingin menjadi kreator yang terlihat keren dan dingin. Namun, saya sadar menjadi diri sendiri adalah kunci. Dari interaksi dengan komunitas di platform, saya belajar bahwa banyak orang yang sedang berjuang untuk menerima diri apa adanya. Hal itulah yang menginspirasi saya untuk terus berbagi konten yang jujur dan dekat dengan keseharian," ungkap Naila.

Bagi Naila, pergeseran industri kecantikan saat ini sangat dipengaruhi oleh TikTok. Dulu, standar kecantikan di layar kaca cenderung seragam: putih, kurus, dan berambut lurus. Kini, segala bentuk fisik, jenis rambut, dan warna kulit mendapatkan ruang yang sama untuk diapresiasi sebagai keunikan, bukan kekurangan.

Bernyanyi, Berdandan, dan Menjadi Diri Sendiri: Dunia Ghea Indrawari

Bagi penyanyi Ghea Indrawari, menemukan cantik versi diri sendiri adalah tentang keberanian untuk mengekspresikan diri secara autentik. Sebagai musisi yang tumbuh bersama platform ini, Ghea tidak hanya memanfaatkannya untuk membagikan karya musik, tetapi juga untuk menunjukkan sisi personalnya yang apa adanya.

Keunikan Ghea terletak pada caranya memadukan musik dan kecantikan dalam satu ruang. Ia kerap mengunggah konten tutorial makeup interaktif sambil bernyanyi, menjadikan keduanya sebagai medium bercerita yang hangat.

"Platform ini memberikan saya kebebasan untuk bereksperimen dengan berbagai bentuk konten untuk menunjukkan 'cantiknya' saya. Dari situ, saya menemukan bahwa hal-hal yang paling autentik justru sering kali menjadi yang paling dekat dan mudah diterima oleh komunitas," jelas Ghea.

Pengaruh positif Ghea pun meluas di platform ini. Salah satu lagu hits miliknya, "1000x", telah digunakan oleh lebih dari 934.000 pengguna sebagai latar musik video mereka. Melalui musik dan kontennya, Ghea menginspirasi banyak orang untuk bangga pada keunikan diri mereka sendiri, termasuk dalam menerima bentuk fisik yang tidak selalu harus mengikuti standar konvensional masyarakat.

Tips Merawat Kulit dan Makeup Tahan Lama dari Para Pakar

Dalam sesi konferensi pers, para narasumber juga membagikan tips praktis yang sangat relevan bagi kebutuhan perempuan modern saat ini:

  • Pintar Membaca Kebutuhan Kulit: Ghea Indrawari menekankan pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dengan meriset kandungan produk (ingredients) yang sesuai dengan kondisi kulit sendiri, terutama saat menghadapi fase hormonal seperti jerawat menstruasi.
  • Sederhanakan Tahapan (Skip-care): Naila Dinillah dan Stella Gunawan sepakat bahwa tren perawatan kulit kini bergeser ke arah yang lebih simpel namun efektif. Menjawab kesibukan perempuan modern dan para ibu muda, Stella pun kini menghadirkan produk multifungsi yang memangkas tahapan perawatan tanpa mengurangi efektivitasnya.
  • Ubah Mindset tentang Makeup: Naila mengingatkan bahwa kosmetik menempel pada jaringan kulit hidup. Oleh karena itu, wajar jika terjadi sedikit kerutan (crack) di area ekspresi seperti smile line atau dahi.
  • Tips Hadapi Cuaca Panas: Untuk menjaga riasan tetap awet di cuaca terik, lakukan skin prep yang matang menggunakan pelembap dan sunscreen. Gunakan primer berbahan dasar silikon di area T-zone yang mudah berminyak, kunci riasan dengan bedak secara optimal untuk menahan minyak, semprotkan setting spray dengan hasil akhir matte, serta kurangi penggunaan highlighter yang berlebihan agar wajah tidak terkesan mengilap karena minyak.
Foto: Ist
Pengunjung bisa menikmati berbagai pengalaman interaktif seperti Beauty Salon,
Beauty Bar, Beauty Surprise, dan Photo Wall. Foto: Ist

Merayakan Cantik Versimu

Semangat #TemukanCantikmu ini dibawa langsung ke dunia nyata melalui festival  ForYouBeauty 2026 yang berlangsung pada 12-14 Juni 2026 di TPH & The Space Area, Senayan City, Jakarta. Festival ini dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh pengunjung dan menghadirkan berbagai keseruan:

1. Pameran Brand Kecantikan Lokal & Internasional

Lebih dari 60 gerai merek kecantikan terkemuka, menghadirkan pengalaman berbelanja interaktif, promo eksklusif, serta aktivitas menarik.

2. Penampilan Spesial Musisi Tanah Air

Panggung utama festival dimeriahkan selama tiga hari penuh oleh musisi ternama Indonesia yang karyanya populer seperti:

  • 12 Juni: Sal Priadi dan Ghea Indrawari
  • 13 Juni: Naykilla dan Indahkus
  • 14 Juni: Reality Club dan Nadhif Basalamah

3. Program & Aktivitas Interaktif

  • Beauty Salon: Area terpadu yang dilengkapi dengan teknologi AI-driven filter untuk memberikan rekomendasi produk kecantikan yang paling sesuai dengan jenis kulit pengunjung.
  • Beauty Bar: Tempat untuk mengabadikan momen, mendapatkan suvenir gantungan kunci photobooth, serta melakukan personalisasi pada produk dan dompet.
  • Beauty Surprise: Kesempatan mendapatkan produk kecantikan eksklusif dan terbatas dalam bentuk kotak misteri (mystery box).

Melalui kombinasi antara kreativitas kreator, dukungan komunitas yang inklusif, serta inovasi dari brand lokal, festival ini sukses membuktikan bahwa kecantikan tidak lagi memiliki satu standar tunggal. Kecantikan sejati adalah tentang kenyamanan, kesehatan, dan keberanian untuk merayakan cerita unik diri sendiri.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Self Love Tak Harus Rumit, Kepercayaan Diri Bisa Dimulai dari Rutinitas Mandi
img
Cantikmu, Ceritamu: Saatnya Perempuan Indonesia Berani Merayakan Keberagaman dan Menemukan Versi Terbaik Diri Sendiri
img
Kembali Hadir, Eco Echo Trail Run 2026 Ajak 1.000 Pelari Menjaga “Rumah Terakhir” Gajah Sumatra
img
Menolak Menyerah Sejak Usia Sebelas Tahun, Rafa Jafar Konsisten Mengawal Isu Limbah Elektronik