Gen Z Ingin Glass Skin Tanpa Ribet? Ini Cara Memilih Skincare Sesuai Kebutuhan Kulit
Bagi remaja yang baru mulai mengenal skincare, punya kulit yang terlihat sehat dan glowing tidak harus berarti mengikuti rutinitas panjang dengan banyak produk. Apalagi, di tengah aktivitas sekolah, membuat konten, hingga berbagai kegiatan lainnya, konsistensi justru sering menjadi tantangan.
Hal serupa dialami Nicole Rossi. Di usia 16 tahun, aktris dan content creator ini memiliki aktivitas yang cukup padat. Ia pun memilih rutinitas perawatan kulit yang praktis dan nyaman digunakan sehari-hari agar tetap bisa merawat kulit tanpa merasa terbebani oleh banyak tahapan.
“Aku selalu ingin tampil skin-ready, tapi jujur aku nggak selalu punya waktu untuk menjalani rutinitas skincare yang panjang. Aku juga pernah ada di fase bingung memilih skincare yang benar-benar cocok buat kebutuhan kulitku,” ujar Nicole Rossi yang juga merupakan Brand Anbassador Glow & Lovely di acara GlassBright Ultra Light Range Press Conference di Kota Kasablanka, Jakarta (11/8).
Pengalaman Nicole sekaligus menjadi gambaran bahwa bagi remaja, mengenal skincare sebaiknya bukan soal mengejar kulit sempurna seperti yang terlihat di media sosial. Yang lebih penting adalah memahami kebutuhan kulit dan membangun rutinitas sederhana yang bisa dilakukan secara konsisten.
Glass Skin Bukan Berarti Kulit Harus Sempurna
Tren glass skin semakin populer di kalangan generasi muda. Istilah ini umumnya digunakan untuk menggambarkan tampilan kulit yang terlihat sehat, lembap, halus, bening, dan bercahaya.
Namun, mengejar tampilan tersebut tidak berarti seseorang harus memiliki kulit yang benar-benar tanpa pori, noda, atau ketidaksempurnaan. Kondisi kulit setiap orang berbeda sehingga kebutuhan perawatannya pun tidak bisa disamaratakan.
Brand Lead Glow & Lovely, Ita Karo Karo, mengatakan setiap orang memiliki perjalanan kulit yang berbeda. Karena itu, rutinitas menuju tampilan kulit glowing sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
“Setiap orang memiliki perjalanan kulit yang berbeda. Di tengah gaya hidup generasi muda, khususnya Gen Z, yang semakin dinamis, journey menuju glass skin sering kali terasa rumit karena banyaknya langkah skincare, pilihan produk, hingga berbagai macam kebutuhan kulit,” ujar Ita.
Pesan tersebut relevan bagi remaja yang baru mulai menggunakan skincare. Alih-alih mengikuti rutinitas orang lain secara mentah, mengenali kondisi kulit menjadi langkah awal yang lebih penting.
Kenali Skin Concern Sebelum Memilih Produk
Kebutuhan kulit dapat berbeda dari satu orang ke orang lain. Ada yang merasa kulitnya kusam, ada yang lebih membutuhkan hidrasi, sementara sebagian lainnya memiliki concern berupa noda hitam.
Pendekatan tersebut diterapkan dalam Glass Bright Ultralight Range yang hadir dalam dua format, yaitu Gel Cleanser dan Gel Moisturizer, dengan tiga pilihan berdasarkan skin concern: GlassBright, GlassHydra, dan GlassClear.
GlassBright ditujukan untuk membantu kulit tampak lebih cerah. Gel Cleanser-nya memiliki formula low pH, sedangkan Gel Moisturizer-nya mengombinasikan Niacinamide dan Hyaluronic untuk membantu mencerahkan sekaligus memberikan hidrasi.
Sementara itu, GlassHydra ditujukan bagi kulit yang membutuhkan kelembapan. Gel Cleanser-nya memiliki pH netral, sedangkan Gel Moisturizer-nya dilengkapi Pro-Ceramide dan Niacinamide untuk membantu menjaga kelembapan serta skin barrier. Teknologi tersebut disebut membantu produksi ceramide alami kulit.
Untuk kulit dengan masalah noda hitam, GlassClear hadir dalam bentuk Gel Cleanser dan Ultralight Gel Moisturizer yang ditujukan untuk membantu merawat kulit dan menyamarkan tampilan noda hitam. GlassClear dan GlassBright juga diperkaya Gluta Boost, teknologi yang diklaim membantu kulit tampak lebih cerah dan bercahaya.
“Setiap kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada satu solusi yang bisa berlaku untuk semua orang,” ujar Zulfa Hudaya, Research and Development Manager Glow & Lovely.
Menurut Zulfa, masing-masing formula menggunakan kombinasi bahan yang dipilih berdasarkan kebutuhan kulit, seperti Niacinamide dan Hyaluronic untuk membantu mencerahkan dan menghidrasi, Pro-Ceramide untuk membantu menjaga skin barrier, serta Vitamin C untuk membantu menyamarkan noda hitam.
Skincare Remaja Tak Harus Berlapis-lapis
Bagi remaja yang baru mulai merawat kulit, rutinitas sederhana dapat menjadi pilihan yang lebih mudah dijalankan secara konsisten. Produk yang digunakan pun sebaiknya tidak semata-mata dipilih karena sedang viral, tetapi berdasarkan kebutuhan kulit dan kenyamanan saat digunakan.
Rangkaian ini ditujukan untuk generasi muda, termasuk pengguna remaja. Seluruh Gel Cleanser dalam rangkaian ini memiliki formula lembut, 0 persen alkohol, dan telah teruji secara dermatologi. Sementara Gel Moisturizer-nya memiliki tekstur ultralight yang dirancang cepat menyerap dan nyaman digunakan sehari-hari.
Meski demikian, penggunaan skincare tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Jika muncul reaksi yang tidak nyaman atau masalah kulit yang menetap, sebaiknya hentikan penggunaan produk yang dicurigai dan konsultasikan dengan dokter kulit.
Bagi Nicole, Glass Skin Bukan Soal Kulit Sempurna
Setelah mengenal produk tersebut melalui Make Up Artis-nya, Nicole mengatakan pemakaiannya yang praktis menjadi salah satu hal yang sesuai dengan kesehariannya.
“Waktu pertama kali kenal Glass Bright dari MUA-ku, aku merasa akhirnya menemukan produk yang pas, ditambah pemakaiannya praktis dan nyaman dipakai setiap hari,” kata Nicole.
Bagi Nicole, tren glass skin juga tidak harus dimaknai sebagai tuntutan untuk memiliki kulit tanpa cela. Ia melihatnya sebagai bagian dari perjalanan untuk merasa lebih percaya diri dengan diri sendiri.
“Buat aku, #NoFilterGlassSkin bukan tentang punya kulit yang sempurna, tapi tentang merasa lebih percaya diri menjadi diri sendiri,” lanjutnya.
Pada akhirnya, tren glass skin bisa menjadi momentum bagi generasi muda untuk lebih mengenal kulit sendiri, bukan justru mengejar standar tertentu. Rutinitas skincare yang sederhana, sesuai kebutuhan, dan realistis dilakukan setiap hari dapat menjadi langkah awal untuk merawat kulit dengan lebih bijak.
Untuk memperkenalkan rangkaian terbarunya, Glow & Lovely menghadirkan GLASSMAZE 2.0 Experience di Main Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, pada 11–16 Agustus 2026. Pengunjung dapat mengenal lebih jauh berbagai kebutuhan kulit sekaligus inovasi dan bahan di balik setiap varian melalui sejumlah instalasi, seperti The Reflection Room, The Hydra Wave, dan The Removal Wall.
Ita Karo Karo berharap rangkaian tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan generasi muda dalam merawat kulit dengan cara yang lebih sederhana dan sesuai gaya hidup mereka.
“Karena pada akhirnya, setiap perjalanan kulit itu berbeda. Namun, semua orang berhak meraih #NoFilterGlassSkin dengan cara yang lebih effortless,” tutup Ita.