ads

Catat ya Moms, Tidur Lebih Awal Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Tinggi!

Dwi Retno - Senin, 27 Juli 2026
Alasan utama anak tidur jam 9 malam adalah puncak pelepasan hormon terjadi saat tidur lelap (deep sleep) pukul 23.00 hingga 02.00 dini hari, sehingga anak perlu tidur pukul 21.00 agar masuk fase tersebut (Foto : Ist)
Alasan utama anak tidur jam 9 malam adalah puncak pelepasan hormon terjadi saat tidur lelap (deep sleep) pukul 23.00 hingga 02.00 dini hari, sehingga anak perlu tidur pukul 21.00 agar masuk fase tersebut (Foto : Ist)
A A A

Tak sedikit orang tua mengizinkan sang buah hati tidur lebih larut saat libur sekolah. Menurut Dokter Spesialis Anak Subspesialis Endokrinologi RS Pondok Indah – Pondok Indah, Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A., Subsp.End(K)., FAAP, FRCPI (Hon.), jam tidur anak itu tidak boleh didiskon. Karena, deep sleep sangat penting untuk hormon pertumbuhan. Maka dari itu, menjaga rutinitas tidur menjadi salah satu investasi penting selama masa pertumbuhan anak. Penetapan waktu tidur anak yang konsisten akan mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Mungkin Moms bertanya–tanya kenapa dokter menyarankan anak-anak harus sudah tidur mulai jam 21.00.  Menurut Prof. Aman, anak harus tidur jam 21.00 agar puncak hormon pertumbuhan bekerja maksimal, otak memproses informasi, dan daya tahan tubuh kuat. Alasan utama tidur jam 9 malam adalah puncak pelepasan hormon terjadi saat tidur lelap (deep sleep) pukul 23.00 hingga 02.00 dini hari, sehingga anak perlu tidur pukul 21.00 agar masuk fase tersebut. Jam tidur yang cukup membantu otak anak menyerap pelajaran dan mempertajam ingatan. Anak yang cukup istirahat tidak mudah marah, rewel, atau tantrum keesokan harinya. Selain itu, saat tidur tubuh memperbaiki sel yang rusak dan memperkuat sistem imun melawan penyakit.

Pertumbuhan tinggi badan pada anak-anak adalah proses kompleks yang membutuhkan aktivitas berbagai hormon untuk merangsang berbagai perubahan biologis dalam darah, termasuk yang berkaitan dengan organ internal dan sistem muskuloskeletal. Salah satu hormon yang disekresikan oleh kelenjar pituitari, yang dikenal sebagai hormon pertumbuhan, adalah faktor utama yang mendukung peningkatan tinggi badan pada anak-anak. Beberapa faktor memengaruhi produksi hormon pertumbuhan dalam tubuh anak, termasuk nutrisi, stres, dan aktivitas fisik. Namun, bagi anak-anak, faktor terpenting tetaplah tidur.

Hormon pertumbuhan diproduksi oleh kelenjar pituitari sepanjang hari. Namun, pada anak-anak, pelepasan hormon terkuat terjadi tepat setelah dimulainya tidur nyenyak. Dengan kata lain, anak-anak yang tidur lebih awal mendapat manfaat dari produksi hormon pertumbuhan tubuh, yang berkontribusi pada peningkatan tinggi badan.

Prof Aman menegaskan tinggi badan anak sangat dipengaruhi oleh faktor keturunan, tetapi gizi, infeksi, dan kondisi sosial-ekonomi sama pentingnya dalam menentukan apakah anak mencapai potensi tinggi maksimalnya. Evaluasi gangguan pertumbuhan perlu mencakup riwayat keluarga, hormon, hingga kromosom, bukan hanya faktor gizi semata.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Catat ya Moms, Tidur Lebih Awal Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Tinggi!
img
Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih: Minim Sayatan dan Berbasis Teknologi Modern
img
Mengapa Anak Zaman Sekarang Rentan GERD? Ternyata, Ini Kebiasaan Kecil yang Kerap Dilakukan
img
Keren! Inovasi AI Karya Dokter Indonesia, Bantu Deteksi Dini Pasien Gagal Jantung Berisiko Tinggi