Jadi Juri Singing Contest, Mbak Bertha Dorong Anak Berani Tampil dan Percaya Diri
Sebagai orang tua, tentu Moms setuju bahwa membangun rasa percaya diri anak bukanlah hal instan. Dibutuhkan proses, pengalaman, dan ruang yang tepat agar anak berani mencoba hal baru. Salah satu cara yang terbukti efektif adalah melalui musik.
Bernyanyi, misalnya, bukan sekadar soal nada dan suara. Saat anak tampil di depan orang lain, mereka belajar mengatasi rasa gugup, berlatih fokus, serta mengekspresikan diri. Ya, musik bisa dinikmati oleh siapa saja. Saat ini, minat anak dan generasi muda terhadap musik bukan lagi sekadar hobi namun bisa sebagai sarana pengembangan karakter dan kepercayaan diri.
Hal inilah yang melatar belakangi HOM Group untuk menghadirkan HOM Music di wilayah Alam Sutera, Tangerang Selatan. Ini adalah sekolah musik yang bisa menjadi wadah bagi anak-anak hingga orang dewasa untuk belajar dan mengembangkan bakat di bidang musik, vokal dan teater musikal.
Untuk merayakan pembukaannya, mereka menggelar ajang Singing Contest di Living World Alam Sutera pada 5 April 2026 lalu. Kompetisi vokal ini diikuti oleh 35 anak usia 7 hingga 12 tahun yang tampil menunjukkan kemampuan vokal mereka di depan publik.
Yang menarik, ajang ini menghadirkan Etta Herawati atau yang dikenal dengan Mbak Bertha sebagai juri. Sosok Mbak Bertha bukanlah nama baru di dunia musik Indonesia. Ia dikenal sebagai penyanyi sekaligus pelatih vokal berpengalaman yang telah berkarier sejak 1990-an. Selama perjalanannya, Mbak Bertha banyak terlibat sebagai juri dan mentor dalam berbagai ajang pencarian bakat di televisi, serta melatih banyak penyanyi Tanah Air. Bahkan, ia juga dikenal sebagai pelatih yang tegas dan disiplin dalam membimbing murid-muridnya.
Pengalamannya inilah yang membuat kehadirannya dalam HOM Music Singing Contest menjadi lebih dari sekadar penilai. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta yang bercita-cita menekuni dunia musik untuk berani tampil dan percaya pada kemampuan diri mereka.
Salah satu Founder HOM Group, Jeane Niode menyampaikan bahwa pengalaman tampil di depan umum menjadi bagian penting dalam proses belajar anak. “Melalui kegiatan ‘Singing Contest’ ini, para peserta diharapkan dapat merasakan pengalaman tampil di depan publik sekaligus melatih keberanian serta kepercayaan diri,” tutur Jeane.
Ia mengungkapkan, hadirnya sekolah musik tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menyediakan ruang pembelajaran musik yang tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga pada pengembangan karakter yang dimulai dari anak 2 tahun sebagai membernya.
“Musik memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan diri dan keberanian anak untuk tampil. Kami ingin sekolah musik ini menjadi wadah yang membantu mereka menemukan potensi serta berani mengekspresikan diri sejak dini,” imbuhnya.
Sebagai sekolah musik yang dirancang untuk berbagai usia dan tingkat kemampuan, mereka menghadirkan 3 proses belajar berbeda dari sekolah musik lainnya. Terdapat unlimeted class concept dimana member bisa mencoba kelas yang tersedia dari hari Senin sampai dengan Minggu sesuai kategori umur hanya dengan satu harga membership. Selain itu ada juga konsep semi private untuk 2-3 peserta dan private one on one dengan durasi waktu 45 menit per session. Sistem membership seperti ini menjadi nilai unik tersendiri dan pertama di Indonesia.
Jeane menjelaskan, selain memberikan pelatihan teknik vokal, musik dan akting, mereka juga mendorong para murid untuk memiliki pengalaman tampil di panggung sebagai bagian dari proses pembelajaran. Kehadiran sekolah musik ini di Alam Sutera juga sebagai langkah memperluas ekosistem lifestyle dan pengembangan talenta generasi muda.
“Dengan pendekatan pembelajaran yang terarah dan didampingi oleh pengajar profesional, kami berharap sekolah mampu melahirkan talenta-talenta baru yang siap berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Jeane.

Moms, kegiatan seperti lomba menyanyi bagi anak bisa menjadi langkah awal untuk melihat minat dan potensi mereka. Lebih dari sekadar lomba, pengalaman tampil di panggung membantu anak belajar berani mencoba, menerima tantangan, dan menikmati proses berkembang.
Mengikutkan anak ke dalam les atau sekolah musik yang tepat juga bisa memberikan banyak manfaat komprehensif yang meliputi peningkatan kecerdasan kognitif, daya ingat, kemampuan akademis, keterampilan motorik, serta kedisiplinan dan rasa percaya diri. Belajar musik sejak dini juga membantu perkembangan emosional dan sosial anak secara signifikan.