Jaga Imun Tubuh Saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Dwi Retno - Senin, 22 Januari 2024
Foto : Ist
Foto : Ist
A A A

Perubahan cuaca ekstrem dapat berdampak pada sistem imun tubuh, yakni menurunkannya. Sedangkan sistem imun merupakan bentuk pertahanan dalam tubuh manusia untuk menangkal mikroorganisme penyebab penyakit. “Ketika ada mikroorganisme asing yang masuk, sistem imun bawaan akan menjadi garda pertama untuk melawan. Jika mikroorganisme asing ini bisa menembus sistem pertahanan pertama, maka sistem imun adaptif akan membantu dengan mengenali mikroorganisme asing atau antigen ini oleh sel limfosit B dan kemudian sel limfosit B akan mebentuk suatu antibodi,” ujar dr. Kristia Avi A., Medical Officer PT Kalbe Farma Tbk.

“Setelah dikenali, antigen ini akan dihancurkan oleh sel limfosit T dan sel-sel pertahan tubuh lain seperti fagosit. Antigen yang tadi sudah dikenali akan bertahan di tubuh kita, sehingga jika sewaktu-waktu mikroorganisme serupa menyerang kembali, tubuh kita sudah memiliki antibodi dan siap untuk melawan infeksi yang ditimbulkan,” tambahnya.

Namun, tubuh rentan terhadap penyakit jika terdapat virus dan mikroorganisme penyebab flu yang menyerang. Dalam hal ini, apabila ternyata sistem imun tubuh tidak mampu beradaptasi dengan perubahan cuaca yang ekstrem. “Kadang-kadang cuaca tiba-tiba panas, lalu tiba-tiba hujan. Hal ini yang menjadi salah satu faktor untuk menyebabkan bakteri dan virus berkembang ketika daya tahan tubuh kita sedang menurun. Jadi sering muncul berbagai penyakit, seperti batuk, pilek, demam,” tutur dr. Kristia Avi.

Cuaca lainnya, angin kencang, debu, kemudian hujan, juga berisiko membuat tubuh mudah sakit. Pada perubahan cuaca yang ekstrem tersebut, untuk membantu meningkatkan sistem imun tubuh dibutuhkan asupan nutrisi tambahan seperti vitamin C.

Johanes Rizky H, Associate Brand Manager Vitamin XonCe menjelaskan vitamin C dengan kandungan 500 mg ini cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian, mulai dari usia 12 tahun hingga dewasa. Apabila usia kurang dari 12 tahun ingin mengonsumsi XonCe, bisa dibelah menjadi dua untuk mengurangi dosisnya. “Sama seperti vitamin lainnya, ini aman dikonsumsi sebelum memulai hari, tepatnya setelah sarapan. Mengonsumsi vitamin sebelum memulai hari, membantu tubuh memiliki daya tahan yang terjaga,” ucap Johanes.

Selain dibantu dengan suplementasi vitamin, menerapkan pola makan sehat juga perlu sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh tetap baik. Kemudian, rutin olahraga atau aktivitas fisik, dan istirahat yang cukup. “Penting juga untuk kelola stres, minum air putih yang cukup, dan menggunakan masker apabila sedang sakit atau berada di kerumunan supaya tidak tertular maupun menularkan penyakit,” tutup dr. Kristia Avi.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Bantuan Kemanusiaan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Korban Terdampak Banjir dan Longsor di Padang
img
Rahasia Anti Tepar Saat Mudik Lebaran: Jangan Sepelekan Khasiat Minyak Angin Aromatherapy
img
Dukung Anak Capai Potensi Maksimal dan Terhindar dari Risiko Stunting dengan Protein
img
Dukung Lansia Rayakan Sucinya Lebaran Tanpa Keluhan Sendi, PEROSI Bagikan Akses Susu Bernutrisi