ads

Anak Kelihatannya Sehat, Padahal Kurang Gizi? Waspada Hidden Hunger, ya, Moms!

Novita Sari - Jumat, 23 Januari 2026
Cek piring si Kecil sekarang, apakah isinya cuma karbo? Waspada triple burden gizi, ya, Moms. Foto: Primaya Hospital
Cek piring si Kecil sekarang, apakah isinya cuma karbo? Waspada triple burden gizi, ya, Moms. Foto: Primaya Hospital
A A A

Hai, Moms! Pernah nggak sih merasa tenang karena si Kecil makannya lahap, anaknya aktif, dan badannya kelihatan berisi? Ternyata, tampilan luar yang "oke" belum menjamin nutrisi di dalamnya terpenuhi sempurna, lho.

Menurut dr. Monique Carolina Widjaja, M. Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi dari Primaya Hospital Tangerang, saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan gizi yang cukup kompleks, atau istilah kerennya triple burden. Mulai dari stunting, obesitas, sampai yang paling sering nggak ketahuan: defisiensi mikronutrien alias kekurangan zat gizi mikro.

Apa Itu "Hidden Hunger"?

Moms, hidden hunger atau "kelaparan tersembunyi" itu kondisi dimana anak secara fisik terlihat kenyang dan sehat, tapi sebenarnya tubuhnya "teriak" karena kekurangan zat besi, zinc, dan vitamin D.

Kenapa bisa terjadi? dr. Monique menjelaskan kalau kita sering sekali terjebak fokus pada "yang penting anak kenyang" atau "yang penting anak mau makan". Akhirnya, piring si Kecil lebih banyak isinya karbohidrat, tapi minim protein hewani dan vitamin.

dr. Monique Carolina Widjaja, Dokter Spesialis Gizi di Primaya Hospital Tangerang. Foto: Primaya
dr. Monique Carolina Widjaja, Dokter Spesialis Gizi di Primaya Hospital Tangerang. Foto: Primaya

Bahaya Makanan Instan dan Ultra-Proses

Jujur ya Moms, sosis, nugget, atau sereal manis itu memang "penyelamat" di kala sibuk. Tapi, dr. Monique mengingatkan kalau makanan ultra-processed food (UPF) ini minim gizi. "Rasanya memang enak dan praktis, tapi kalau keseringan, bisa merusak sinyal kenyang alami anak dan memicu obesitas serta penyakit di masa depan," jelasnya.

Kenali Tanda-Tandanya, Yuk!

Karena namanya "tersembunyi", gejalanya sering dianggap sepele. Coba cek, apakah si Kecil mengalami ini:

  • Gampang capek dan susah fokus saat main/belajar.
  • Sering sariawan atau gusi gampang berdarah.
  • Rambut kelihatan kusam, mudah rontok, atau kuku rapuh.
  • Gampang banget tertular batuk pilek (imun rendah).

Pentingnya Skrining Gizi dan Imunisasi

Jangan tunggu anak sakit baru ke dokter, ya, Moms. dr. Monique menyarankan kita untuk rutin melakukan skrining gizi. Tujuannya supaya kita tahu status pertumbuhan anak secara akurat lewat pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga evaluasi pola makan harian.

"Apa yang masuk ke piring anak hari ini menentukan masa depannya. Nutrisi itu investasi, Moms. Jadi, skrining gizi itu harusnya selevel pentingnya dengan imunisasi," tutup dr. Monique.

Yuk, mulai lebih teliti lagi susun menu buat si Kecil. Semangat terus ya, Moms, dalam memberikan nutrisi terbaik!

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Anak Kelihatannya Sehat, Padahal Kurang Gizi? Waspada Hidden Hunger, ya, Moms!
img
Rahasia Sehat dan Glowing dengan Cara Praktis: Inspirasi Nutrisi & Aktivitas Fisik Ala Gen-Z
img
Food Genomics Mulai Dilirik, Pola Makan Kini Lebih Personal Berbasis DNA
img
Si Kecil Tumbuh Maksimal Lewat Inovasi Nutrisi dan Sains, Seperti Apa?